Krisis Lingkungan

Ingatkah anda akan aksi ‘Earth Hour’ beberapa waktu lalu? Sebenarnya apa yang mendorong teman-teman kita dari seluruh dunia untuk melakukan aksi ini? Jawabannya tentu karena faktor lingkungan. Ada apa dengan lingkungan kita saat ini? Tentu saja aksi ini tidak lahir oleh karena suatu lingkungan desa atau negara yang mulai rusak, namun lebih parah dari itu, aksi ‘Earth Hour’ merupakan buah dari kerusakan lingkungan secara universal. Universal berarti menyeluruh, kerusakan lingkungan telah terjadi di seluruh dunia tepatnya di planet kita, Bumi.

Tentu saja aksi ini bukan hanya sekedar tontonan yang menarik, namun lebih jauh lagi aksi ini ‘menyentil’ kita, manusia, sebagai pengelola Bumi yang tidak sadar akan keadaan lingkungan kita sendiri. Kondisi lingkungan kita dari hari ke hari semakin rusak, percayakah anda bahwa Bumi kita dalam keadaan sakit? Patut kita ketahui bahwa, bumi sedang menuju pada sebuah krisis besar seperti krisis energi, krisis lapisan ozon (yang semakin hari semakin menipis), krisis air bersih, krisis pangan, dan banyak lagi. Apa penyebabnya sehingga lingkungan kita menjadi rusak dan berakibat pada berbagai macam krisis yang kita sendiri yang akan menanggung akibat perbuatan ini?

Ketidakpedulian Manusia

Manusia dipercaya oleh Tuhan untuk mengelola Bumi beserta isinya, namun kenyataannya yang kita lihat sekarang banyak manusia yang tidak peduli terhadap lingkungannya sendiri. Sebagai contoh kecil, manusia bahkan tidak peduli akan kehidupannya sendiri seperti membuang sampah sembarangan, menggunakan air dengan berlebihan, menggunakan kendaraan pribadi daripada angkutan umum, dan sebagainya.

Bayangkan apabila satu orang membuang sampah sembarangan, dan kalkulasikan sampah orang tersebut dalam satu bulan. Katakanlah orang tersebut membuang sampah sebanyak tiga kilogram dalam sebulan, dan sampah tersebut dibuang sembarangan. Bayangkan apabila seratus orang dalam sebulan melakukan hal yang sama. Tentu saja malapetaka dan bencana sering mengintip kita oleh karena tindakan kita yang merugikan diri sendiri.

Bayangkan juga bagaimana apabila seseorang menggunakan air bersih dengan berlebihan, apabila satu orang menggunakan lebih dari 8 liter setiap hari untuk kebutuhannya sendiri bagaimana dengan seratus orang selama satu tahun? Seribu orang dalam satu tahun? Tentu anda bisa bayangkan bagaimana dunia ini sedang menuju pada krisis yang luar biasa akibat perbuatan tangan manusia sendiri. Sepatutnya kita memupuk rasa peduli, setidaknya peduli terhadap keberlangsungan diri kita sendiri. Awali hari-hari kita dengan menunjukkan rasa peduli terhadap lingkungan.

Regulasi Pemerintah

Di negara maju seperti Amerika Serikat maupun negara-negara maju di Eropa, pemerintah mengeluarkan regulasi yang mendukung adanya peghematan energi. Namun di negara berkembang seperti Indonesia agaknya lingkungan belum menjadi poin utama yang patut diperhatikan oleh pemerintah.

Seperti yang kita ketahui, pemerintah belum mampu menyediakan moda transportasi yang layak bagi rakyat sehingga masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan masing-masing yang menyebabkan pemborosan energi. Selain moda transportasi yang layak bagi masyarakat, pemerintah seharusnya mengeluarkan regulasi yang mendorong penggunaan energi alternatif bagi kendaraan maupun pabrik. Regulasi ini harus didukung dengan komitmen dan kesungguhan pemerintah untuk menggalakkan penggunaan energi alternatif.

Seperti yang kita ketahui saat ini pemerintah terkesan setengah hati dalam mendukung penggunaan bahan bakar alternatif seperti tanaman jarak. Pemerintah juga seharusnya memberikan regulasi yang jelas dan tegas terhadap perkantoran dan industri dalam penggunaan energi listrik, pembuangan limbah pabrik, penggunaan bahan bakar fosil, analisis dampak lingkungan, dan sebagainya. Apabila manusia menjadi lebih peduli terhadap lingkungannya serta didukung oleh regulasi pemerintah yang pro lingkungan, maka bukan tidak mungkin krisis dunia ini dapat diatasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s