Lingkung Gunung (Sampah)

Siapa yang tidak tahu ibu kota Provinsi Jawa Barat yang berjuluk kota kembang itu? Dahulu, ibukota provinsi Jawa Barat yang bernama Bandung ini sangat dikenal keindahan panoramanya, udaranya yang sejuk, lingkungan yang asri, bangunan-bangunan tua nan megah peninggalan zaman Belanda, tempat yang melahirkan banyak sekali seniman professional serta masih banyak lagi keindahan lainnya yang terdapat di kota yang berjuluk kota kembang ini.

Lingkungan yang asri dan udara sejuk yang dimiliki kota ini sejak dulu sebenarnya merupakan daya tarik terbesar yang mampu menggugah keinginan banyak sekali turis domestik maupun internasional untuk menghabiskan akhir pekannya buat plesir di kota ini.

Ibu Kota di Lingkung Gunung

Jika anda orang sunda, tentu sudah tidak asing lagi mendengar kalimat tersebut sering diucapkan di lingkungan sekitar tempat anda berada.

Banyak orang zaman dahulu yang dengan bangga mengatakan “Bandung, kota di lingkung gunung” tetapi jika anda hidup di zaman sekarang, dimana banyak sekali perumahan dan gedung pencakar langit dibangun menjulang tinggi menyesaki tanah kota Bandung, ditambah dengan jutaan kendaraan pribadi yang berlalu-lalang mengepulkan asapnya setiap detik di jalanan, mungkin beberapa dari anda tidak dapat menangkap maksud kalimat tersebut.

Jika anda penasaran dengan makna kata tersebut, tidak ada salahnya jika sesekali anda berjalan-jalan ke darah yang tidak terlalu padat penduduk, daerah Lembang atau arah ke Sumedang misalnya.

Dengan kontur tanah yang relative lebih tinggi dibandingkan dengan kontur tanah di tengah kota, anda bisa dengan mudah melihat bahwa sebenarnya, kota Bandung yang selama ini dijadikan tempat wisata adalah sebuah lingkungan hijau yang dikelilingi oleh gunung-gunung dan nyaris membentuk sebuah lingkaran dengan gunung-gunung yang berdiri megah tak tergoyahkan sebagai benteng pelindungnya.

Sangat jarang ada kota yang terbentuk di lingkungan seperti ini, memiliki kontur tanah dan iklim yang boleh dikatakan mendekati kata sempurna untuk ukuran sebuah kota besar (ibu kota) dengan jumlah penduduk yang tergolong padat hingga mencapai 2,4 juta jiwa.

Wajah Bandung Masa Kini

Namun ironisnya, kemegahan yang dulu sangat diagungkan oleh warga dan masyarakat sekitarnya bahkan banyak wisatawan asing yang menganggapnya sebagai lokasi wisata yang cukup mewah bagi mereka kini tidak lagi terasa bahkan oleh warga kota Bandung itu sendiri.

Warga Bandung kini seolah enggan menghabiskan waktu di lingkungan yang telah membesarkan mereka dari masa ke masa. Bandung seolah telah melejit dengan kecepatan tinggi meninggalkan jejak-jejak kemegahannya yang dulu pernah ada mengisi masa-masa kejayaannya.

Alih-alih dipuja sebagai “kota kembang”, kini Bandung justru memiliki julukan “kota sampah” yang bahkan diberikan oleh warganya sendiri. Sebuah julukan yang ironis bukan? Namun itu semua bukan tanpa alasan. Cobalah tengok sekeliling anda, lingkungan yang dahulu terlihat begitu asri, begitu hijau, kini telah diwarnai oleh beragam warna-warni yang ditimbulkan dari gundukan sampah yang berserakan menumpuk dimana-mana.

Bahkan di Jl. Braga dan Jl. Asia Afrika yang menurut penulis merupakan sebuah daerah paling legendaris di Bandung pun banyak sekali sampah yang berserakan di sembarang tempat. Entah karena kurangnya penyediaan tong sampah di sepanjang jalan tersebut atau memang kesadaran masyarakatnya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar juga masih rendah, namun yang jelas, wajah Bandung saat ini seolah telah tercoreng oleh rakyatnya sendiri.

Sebuah gejala sosial yang sangat disayangkan mengingat dahulu Bandung sangat tersohor sebagai kota besar yang bersih, indah, sehat, dan identik dengan kemajuan-kemajuan sumber daya alam dan manusianya itu kini justru identik dengan kota sampah yang bau, panas, dan rawan penyakit di mana-mana.

Lingkung Gunung (Sampah)

Tukang sampah Buah Batu, Bandung. Photo used under Creative Commons from Andri Suprihadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s