Keajaiban Dunia: Kota Dongeng yang Hilang

Tembok Besar Cina, Kota Petra di Yordania, Patung Yesus Kristus Sang Penebus di Brasil, Piramida Itza di Meksiko, Koloseum di Italia, Taj Mahal di India, dan Machu Picchu di Peru dinobatkan sebagai Tujuh Keajaiban Dunia Baru atau secara Internasional dikenal sebagai New 7 Wonders versi New Seven Wonders Foundation pada 2012.

Tiap-tiap situs arkeologis tersebut tentunya memiliki keunikan dan keindahan tersendiri hingga bisa menyandang status bergengsi sejagat secara historis dan arkeologikal sehingga membuat orang-orang di sepenjuru dunia berdecak kagum, bahkan berkeinginan untuk berkunjung ke masing-masing tempat itu.

Ketujuh bangunan arkeologis tersebut tidak luput dari sejarahnya yang menarik hingga membuat masyarakat dunia mencurahkan perhatian dan minatnya.

Sama pula seperti keenam situs bersejarah versi Swiss Foundation lainnya, Petra pun memiliki riwayat memukau mengenai keberadaannya.

Di balik gurun pasir yang terhampar luas dengan segala kisahnya yang eksotis, peradaban abad ke-19 mungkin tidak menyadari keberadaan kota indah yang ‘terkubur’ yang kelak menjadi salah satu keajaiban dunia.

Namun, dongeng yang mungkin diceritakan secara turun-temurun, dari mulut ke mulut itu pun akhirnya tersebar luas dan menguak misteri mengenai kota hilang yang pernah menjadi legenda tempat ‘penimbunan harta karun’.

Kota historis Petra yang terletak di Ma’an, Yordania, ini dinamakan sesuai kata dari bahasa Yunani petrae yang berarti ‘batu’.

Petra dibangun sekitar tahun 312 Sebelum Masehi dengan menggali dan memahat batu-batu setinggi empat puluh meter di lembah bercadas Wadi Araba oleh suku Arab bernama Nabatean yang untuk selanjutnya kota ini dijadikan ibu kota Kerajaan Nabatean.

Suku Nabatean sendiri sesungguhnya tersohor sebagai suku nomaden yang mengembara ke berbagai tempat. Kota Petra yang hingga kini masih dikagumi sistem pengairannya itu pun terus dihuni oleh suku Nabatean dan menjadi pusat perdagangan yang maju perekonomiannya hingga tahun 106 Masehi ketika Kekaisaran Romawi mendudukinya.

Setelah sistem hidraulik dan beberapa konstruksi utamanya hancur akibat pendudukan di tahun 700 Masehi, kota kuno ini berangsur menjadi kota hilang dan hilang sama sekali dari peta dunia setelah Perang Salib di abad ke-12 walau suku Badui di wilayah Arab tetap mengetahui legendanya.

Berkat jasa penjelajah Swis bernama Johann Ludwig Burckhardt, Petra pun ‘ditemukan kembali’ oleh peradaban pada 1812.

Kini, Kota Petra kembali megah dan disorot sebagai keajaiban dunia. Lanskap Petra yang sarat keindahan memikat banyak wisatawan dari seluruh pelosok dunia yang datang untuk menyaksikan secara langsung keajaiban dunia yang pernah hilang ditelan bumi ini.

Bagi para turis, membutuhkan empat hingga lima hari untuk menjelejahi seluruh kota dengan cermat tanpa melewatkan satu pun sudut-sudutnya.

Dari semua lanskapnya, simbol paling terkenal dari Kota Kuno Petra yang sering dijadikan latar belakang foto-foto perjalanan wisata oleh para pengunjung yang antusias adalah bangunan dengan pengaruh arsitektur Yunani-Romawi yang dikenal dengan Al Khazneh atau The Treasury.

The Treasury merupakan bangunan kuil megah menjulang tinggi yang langsung dipahat pada dinding batu dan bangunan inilah yang tersohor sebagai tempat legendaris dalam dongeng-dongeng di mana para perompak menyembunyikan hasil curiannya yang kemudian dijuluki harta karun rahasia.

Keberadaan Kota Petra dengan misteri dan sejarahnya laksana negeri yang muncul dari dalam dongeng.

Sementara juga sebaliknya, kota menakjubkan yang dibangun dengan memahat batu yang seolah hanya fiktif belaka, justru menjadi inspirasi bagi para penulis untuk menuangkan imajinasi mereka ke tulisan mereka dengan penuh kekaguman.

Keajaiban Dunia Kota Dongeng yang Hilang

Petra yang berada di gurun pasir ini konon dipercaya dulunya adalah tempat menyimpan harta karun. Photo used under Creative Commons from Maureen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s