Penduduk Myanmar dan Pakaiannya

Sama seperti negara-negara tujuan wisata lainnya di Asia, Myanmar dapat memberikan warna, suara, dan rasa yang aduhai bagi kita. Dan salah satu yang membuat negeri unik ini berbeda adalah pakaiannya. Ya, baju memiliki peranan penting bagi budaya dan tradisi Myanmar. Berikut ini adalah sedikit ulasan mengenai pakaian khas negeri cantik ini.

Kain

Sebagai negeri dari banyak suku dan komunitas, tentunya bahan baku pakaiannya juga beragam. Bagi suku Shan, kegiatan seperti pemintalan kapas, pewarnaan pakaian, dan menenun sangatlah penting. Dan untuk menopang kegiatan-kegiatan tadi, suku indies ini juga mengembangkan tanaman kapas selain padi.

Lain lagi dengan suku Chin, kain sudah menjadi bagian penting dari acara-acara besar. Sebagai contoh, pengantin baru dari suku tua ini harus menenun sebuah kain dengan simbol dan corak tertentu untuk menyambut pernikahannya.

Sementara Bamar (suku mayoritas Myanmar), menenun adalah kegiatan sehari-hari. Setiap rumah di suku ini pasti punya mesin tenun sendiri-sendiri, dan biasanya para ibu akan menenun sendiri baju keluarganya yang terbuat dari katun.

Pakaian tradisional

Bila kita tengok lebih jauh, suku Bamar memiliki berbagai macam pakaian. Umumnya yang dipakai adalah longyi atau kalau di Indonesia disebut sebagai sarung. Namun sedikit berbeda dalam pemakaiannya, sarung di sini juga dipakai oleh kaum perempuan. Longyi untuk laki-laki disebut paso dan untuk perempuan disebut htmain. Nah, htmain ini cara pakainya adalah seperti memakai sarung pada umumnya, tetapi yang dilipat adalah bagian depannya. Sebagai pelengkap htmain, perempuan lazimnya memakai blus dan selendang.

Oleh-oleh

Layaknya barang kerajinan yang lain, kain tekstil maupun pakaian khas Myanmar dapat kita beli di pasar-pasar lokal di seluruh pelosok negeri ini. Nah, salah satu tempat yang yang recommended untuk memperoleh oleh-oleh ini yaitu pasar Bogyoke di daerah Yangon. Di tempat rame ini kita bisa menemukan pedagang-pedagang yang menjual longyi dengan harga tawar-menawar.

Penduduk Myanmar dan Pakaiannya

Pakaian tradisional wanita Shan. Photo used under Creative Commons from Damien Halleux Radermecker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s