Candi Borobudur: Keajaiban Dunia yang Terlupakan

Beberapa dari kita mungkin telah dicekcoki fakta mengenai sejumlah keajaiban dunia yang dikabarkan oleh buku-buku pelajaran di sekolah. Pernahkah mendengar Candi Borobudur sebagai salah satunya?

Ya, Candi Borobudur memang kerap disebut sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Akan tetapi, kenyataannya tidak demikian. Sejumlah orang yang lain meyakini bahwa candi yang terletak di provinsi Jawa Tengah ini sudah ‘dikeluarkan’ dari daftar 7 keajaiban dunia terbaru. Faktanya, Candi Borobudur bahkan tidak pernah menjadi bagian dari urutan tersebut.

Sekilas tentang Borobudur

Candi Borobudur adalah sebuah bangunan bergaya Budha yang persisnya terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Menurut sejarah, candi yang sempat mengalami kerusakan akibat ulah manusia dan perubahan alam ini didirikan oleh raja dinasti Syailendra bersama para pengikutnya yang beragama Budha aliran Mahayana.

Candi ini mulai dibangun pada 824 Masehi saat raja Samaratungga sedang berkuasa; dan selesai pada saat putrinya, Pramodhawardhani, memimpin.

Diarsiteki oleh Gunadharma, candi ini terlihat megah dengan ratusan arca, enam teras, dan ribuan relief; masih ditambah dengan sejumlah stupa kecil serta stupa besar utama sebagai mahkota candi.

Bangunan yang disakralkan oleh penganut Budha ini keseluruhannya terbuat dari batu, yang membuatnya menjadi istimewa karena ukurannya yang luas; yaitu 123 x 123 meter pada luas dasarnya; dengan tinggi 35 meter usai pemugaran.

Pada awalnya, menurut para sejarawan, Candi Borobudur dijadikan tempat pemujaan Budha. Ada tiga tingkatan yang ada pada bangunan candi ini, yaitu tingkat hawa nafsu (Kamadhatu), berwujud (Rupadhatu), dan tak berwujud (Arupadhatu).

Jika para penganut Budha ini telah melewati ketiga fase ini, mereka akan meraih kesempurnaan, yang dilambangkan dengan stupa utama (dengan patung Budha di dalamnya) yang berada di bagian paling atas candi.

Candi Borobudur, pada perkembangannya, sempat mengalami beberapa kondisi yang membuat bangunannya terlantar. Mulai lemahnya pengaruh Hindu Budha di Pulau Jawa diiringi dengan masuknya Islam disebut sebagai penyebab mulai terabaikannya candi yang berada 40 kilometer di barat laut kota Yogyakarta ini.

Saat Indonesia dijajah Inggris, Borobudur kembali diselamatkan. Sejumlah agenda pemugaran telah dilakukan demi menjaga keberlangsungannya.

Situs bersejarah umat Budha ini sempat dimasukkan dalam kategori World Heritage oleh UNESCO, berdasarkan usaha dari pemerintah Indonesia. Mungkin hal inilah yang ditafsirkan oleh sebagian orang sebagai keajaiban dunia.

Borobudur Tak (Sepenuhnya) Terlupakan

Selain Candi Borobudur, sebenarnya masih ada beberapa bangunan istimewa di muka bumi yang keberadaannya tidak diakui sebagai keajaiban dunia, misalnya Angkor Wat yang berada di negara Kamboja. Tentu saja masih banyak keajaiban-keajaiban lain yang bahkan mungkin belum terjamah tangan manusia di berbagai belahan bumi ini; karena sejatinya Tuhan tidak hanya menciptakan tujuh keajaiban saja.

Meskipun tergilas oleh ketujuh keajaiban yang telah ditetapkan, Borobudur tetap menjadi primadona wisata di Indonesia; khususnya untuk wisatawan domestik. Masih banyak turis-turis dalam negeri yang tertarik mengetahui sejarah Borobudur ataupun sekedar menikmati pemandangan dan mengagumi karya anak bangsa ini. Selain itu, turis dari mancanegara pun menjadikan Borobudur sebagai salah satu tujuan wisata utamanya.

Bagi umat Budha, Candi Borobudur juga masih merupakan bangunan berharga tempat mereka melakukan ibadah harian berupa pemujaan, ataupun merayakan hari besar agamanya seperti Waisak. Setiap tahun, umat Budha dari seluruh pelosok Indonesia bahkan luar negeri meramaikan candi ini untuk memperingati sejumlah hari besar keagamaan.

Candi Borobudur Keajaiban Dunia yang Terlupakan

Mempelajari relief candi Borobudur. Photo used under Creative Commons from Ronald Tagra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s