Sepotong Kisah Dari Hanoi

Traffic! Ya traffic adalah salah satu hal yang akan terlintas dalam pikiran kita saat pertama kali kesini, dengan sepeda motor sebagai moda transportasi utama di Hanoi. Terkadang bisa kita lihat 3, 4, bahkan 5 orang sekaligus melaju diatas sepeda motor.

Di Hanoi sepeda motor tidak hanya diperuntukan bagi manusia saja, tetapi juga untuk membawa barang-barang seperti makanan, tumpukan jerami, bahkan hewan ternak. Sebenarnya Hanoi merupakan intinya Vietnam, semua yang ada di kota ini begitu eksentrik. Gang-gang sempit yang dipenuhi sepeda motor, baik yang sedang diparkir maupun dikendarai, pedagang dimana-mana, kafe-kafe, restauran, dan hotel-hotelnya ikut mewarnai kota ini. Bila kita ingin menyeberang jalan di Hanoi, insting kita akan langsung berkata tidak! namun tenang saja, mulailah berjalan dengan kecepatan pelan dan detik berikutnya adalah puluhan sepeda motor akan melewati anda begitu saja.

Danau Hoan Kiem adalah hubnya Hanoi dan merupakan lokasi terbaik untuk memulai ekspedisi kita di kota ini. Pertama, Danau Hoan Kiem sendiri adalah sebuah obyek wisata yang menarik, mengalir melewati jembatan merah Huc dan menyapa kuil Ngoc Son di ujung Utara danau. Sementara itu di arah berlawanan dari kuil Ngoc Son, terdapat sebuah pulau kecil yaitu Thap Rua yang berarti tower kura-kura. Ada cerita yang sudah melegenda mengenai danau Hoan Kiem dan kura-kura pemalu yang hidup di danau ini dan harus anda tau.

Obyek wisata lain yang wajib dilihat adalah Ho Chi Minh’s Mausoleum, sebuah lokasi spiritual bagi penduduk Vietnam. Disini terdapat tubuh Ho Chi Minh yang telah menjadi mumi, Ho Chi Minh’s Mausoleum dibuka untuk umum antara bulan Desember sampai September pada hari selasa, rabu, kamis, dan minggu pagi. Selama tiga bulan Mausoleum ini ditutup, selama itu juga mumi Ho Chi Minh dikirim ke Rusia untuk dirawat disana. Mausoleum Ho Chi Minh sebenarnya merupakan bagian dari sebuah komplek tempat Pagoda Satu Pilar berada. Dibangun tahun 1049, pagoda ini merupakan simbol terimakasih Kaisar Ly Thai Tong yang bermimpi akan mempunyai seorang anak, dan mimpi itu kemudian menjadi kenyataan. Sayangnya Pagoda Satu Pilar yang sekarang tidak original karena merupakan replika dari aslinya yang telah dihancurkan oleh pasukan Prancis pada tahun 1954.

Kuil Sastra atau Temple of Literature, didirikan untuk menghormati para sarjana beserta segala prestasinya. Awalnya kuil ini mempunyai fungsi sebagai Universitas pertama di Vietnam sebelum ditutup tahun 1779. Taman yang ada di kuil ini begitu indahnya, dan bisa jadi tempat untuk bersantai dari sibuknya kota Hanoi.

Tepat di depan Kuil Sastra kita akan menemukan restauran yang bernama Koto. Meskipun diperuntukan bagi para turis, menunya penuh dengan pilihan lezat mulai dari makanan lokal sampai yang berbau Barat. Selain itu Koto yang merupakan kependekan dari “Know One, Teach One” menyediakan pelatihan bagi anak-anak jalanan untuk memperoleh keahlian di bidang pariwisata, setidaknya restauran ini telah berbuat baik kepada penduduk lokal.

Hanoi juga memiliki banyak museum untuk dikunjungi, dan mayoritas museum-museum ini selalu tutup pada hari senin. Jika anda memiliki kesempatan, coba pergilah ke penjara Hoa Lo (penduduk lokal menyebutnya Hanoi Hilton). Tempat ini sebenarnya hanyalah sisa-sisa dari penjara yang telah menjadi sebuah museum, sebuah ironi karena para napinya adalah orang-orang Vietnam yang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan dari Prancis.

Bila anda mengunjungi Old Quarternya Hanoi, berhentilah di Memorial House, sebuah rumah kuno dengan gaya tradisional Cina yang telah direstorasi kembali menjadi seperti aslinya. Kemudian akhirilah hari anda dengan menonton pertunjukan wayang air di Municipal Water Puppet Theatre, jika kita mau menonton pertunjukan disini harus membeli tiket jauh sebelum pertunjukan berlangsung karena biasanya tiket telah habis saat awal digelarnya acara. Berdasarkan sejarah, Seni pertunjukan wayang air berawal dari wilayah Utara Vietnam pada abad ke 11, biasanya pertunjukan ini mengambil ide dari cerita-cerita rakyat yang dikisahkan kembali melalui boneka-boneka kayu yang beradegan di atas air dengan alunan musik orkestra tradisional Vietnam.

Salah satu petualangan terbaik yang bisa kita dapat dari perjalanan di kota ini adalah berjalan kaki, beberapa obyek wisata di kota ini mudah kita jangkau karena berada tepat di sisi jalan. Terakhir, bila anda telah lelah berjalan kaki mengeksplorasi Hanoi CIty, anda dapat menyewa tuk-tuk ataupun taksi untuk melanjutkan perjalanan.

Sepotong Kisah Dari Hanoi

Sepeda motor menjadi moda transportasi utama di Hanoi, Photo used under Creative Commons from emilio labrador

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s