Cantiknya Sevilla

Terkenal akan reputasinya sebagai kota yang sepi, Sevilla menampakkan wajah lebih tua daripada kota-kota lainnya di Spanyol. Tidak segemerlap Madrid, namun Sevilla mempunyai auranya sendiri yang layak kita kunjungi. Salah satu hal menarik yang akan kita rasakan saat mengunjungi kota ini adalah berjalan-jalan tanpa tujuan.

Jalan-jalan di sini begitu sempit dan terdiri dari banyak gang, terkadang memendek terkadang lagi  memanjang dan tiba-tiba saja berujung di sebuah plaza. Beberapa plaza di kota ini begitu terbuka luas dan sebagian lainnya menawarkan lebih dari sekedar bangku taman, yaitu pancuran-pancuran air dan beberapa pohon jeruk dengan kanopinya untuk melindungi siapapun yang melaluinya dari terik matahari Spanyol.

Pohon-pohon jeruk Sevilla sudah sangat terkenal oleh para traveller karena rasanya yang unik. Bila kita berada di perkebunan jeruk di Sevilla akan kita rasakan aroma fresh jeruk dari pohon ini memenuhi seluruh udara di sekitar kita. Sebenarnya rasa jeruk disini lebih mirip lemon karena rasa kecutnya. Dan penduduk lokal disini mempunyai cara cerdik merubah rasa kecut jeruk-jeruk ini menjadi selai-selai jeruk nan manis. Meskipun rasanya yang kecut dan masam namun jeruk-jeruk tersebut begitu memikat kita untuk memetik langsung dari pohon dan langsung mencobanya. Tentunya pengalaman memetik jeruk langsung dari pohon di Sevilla ini akan memberikan kenangan indah tersendiri saat anda mengunjungi kota ini.

Awalnya akan sangat membingungkan dan membuat kita hampir frustasi bila berjalan-jalan di Sevilla karena jalan-jalannya yang sempit dan berkelok-kelok. Tetapi hanya akan dibutuhkan sekitar satu sampai dua jam untuk bisa beradaptasi terhadap kondisi di sini sambil menikmati semua keindahan bangunan-bangunannya. Hal yang sama tidak akan bisa kita rasakan bila berjalan-jalan di kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Sevilla begitu ramah terhadap pejalan kaki, tanpa polusi udara dan kemacetan yang sangat.

Kota kuno seperti Sevilla memang dirancang untuk manusia tanpa mengindahkan kebutuhannya akan kehidupan modern. Secara keseluruhan, kota ini dibentuk dan dibangun dengan tetap mempertahankan kebutuhan akan lingkungan dan manusianya secara serasi.

Obyek kota

Catedral de Santa María de la Sede, St. Mary Cathedral, atau Sevilla Cathedral adalah katedral terbesar ketiga di dunia karena ukurannya yang menakjubkan. Membuatnya lebih mengagumkan lagi bila dibandingkan dengan bangunan-bangunan lain yang ada di kota ini. Bangunan ini dulunya adalah mesjid, kemudian berubah fungsi menjadi katedral, lalu diperluas dengan tujuan untuk memperlihatkan kekayaan dan kemegahan kota Sevilla.

Reales Alcázares de Sevilla yang terkenal atau Alcázar of Seville, merupakan bangunan yang tidak kalah luas dan tuanya. Awalnya merupakan benteng bangsa Moor (orang-orang Muslim yang tinggal di Al-Andalus) yang kemudian diubah fungsinya menjadi istana. Keluarga kerajaan di Sevilla sampai saat ini masih tinggal di bagian atas Alcázar ini, sementara bagian bawahnya dibuka untuk publik dengan sedikit biaya masuk.

Taman-taman yang luas sangat umum kita temui di Sevilla, karena iklimnya hampir mirip dengan iklim tropis membuatnya bagus untuk tanaman-tanaman eksotik untuk tumbuh serta flora yang mirip flora di Afrika Utara.

Parque de María Luisa, taman Maria Luisa, merupakan taman termegah di Sevilla dengan monumen-monumennya, kolam-kolam dengan air mancurnya. Dilengkapi dengan jalan setapak, paviliun-paviliun, dan hangatnya cahaya matahari akan membuat kita seperti berada di dongeng-dongeng bila menikmati taman ini di sore hari. Sebelah Utara taman ini terdapat Plaza de España yang juga luas.

Plaza de España, Plazanya Spanyol, hampir tak bisa dilukiskan keindahan dari plaza ini dengan gaya arsitektur, kanal air, dan cat terang bagian depan bangunannya yang mengingatkan betapa dekatnya kota Sevilla di Spanyol ini dengan bagian ujung Afrika Utara. Plaza de España dibangun sekitar tahun 1928 sebagai bagian dari Ibero-American Exposition. Keseluruhan komplek plaza beserta bangunannya dibangun membentuk setengah lingkaran, selain itu setiap bagian bangunannya bisa diakses melalui jembatan yang berdiri diatas saluran air. Bila kita menuju kebagian tengah plaza akan kita temui pancuran air yang besar. Jika diperhatikan lebih teliti, setiap dinding-dinding plaza terdapat ruangan kecil yang menjorok ke dalam, ruangan-ruangan kecil tersebut sebenarnya melambangkan provinsi-provinsi yang ada di Spanyol. Sebagai tambahan info, plaza ini pernah dipakai dalam dua film Star Wars Trilogy.

Metropol Parasol, salah satu bangunan yang konstruksinya baru selesai tahun 2011. Hanya ada satu kata untuk bisa menggambarkan bangunan ini, Indah dan Unik! ok, itu dua kata bila tidak termasuk kata dan. Metropol Parasol berdiri melengkung dan menyebar, laksana pohon-pohon besar yang berhubungan. kita dapat naik ke bagian atas bangunan ini dan menikmati indahnya kota Sevilla, apalagi bila kita ke sini waktu malam, akan kita rasakan daya tarik gaya kunonya kota ini dalam balutan kemoderenan. Di bagian dasar Metropol Parasol terdapat pasar modern yang menyediakan kebutuhan rumah tangga. Sementara itu di basement terdapat Antiquarium, sebuah museum yang diperuntukkan memamerkan benda-benda antik yang ditemukan semasa konstruksi Metropol Parasol. Penduduk lokal mengenal bangunan ini dengan nama Las Setas de la Encarnación atau jamur Encarnación.

Cantiknya Sevilla

Plaza de España di waktu malam, Photo used under Creative Commons from Josemaría

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s