Dimana Banyak Fosil Dinosaurus Ditemukan?

Para peneliti Cina mengklaim Shandong adalah situs terbesar fosil dinosaurus

Tahun 2008 buat Cina merupakan tahun terbaik karena Cina dianggap telah memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dunia serta banyak Bank-bank Cina sekarang telah memberikan bantuan terhadap institusi-institusi keuangan Amerika. Penyelenggaraan Olimpiade Beijing merupakan prestasi terbesar Cina pada tahun tersebut bila dibandingkan dengan penyelenggaraan Olimpiade London tahun 2012.

Dari segi Paleontologi (ilmu yang mempelajari sejarah bumi serta fosil hewan dan tumbuhan) para peneliti Cina terus-menerus mempublikasikan penemuan-penmuan mengagumkan dari seluruh negara mereka yang luas. Selain itu pemerintahan Cina telah mengklaim bahwa lokasi penggalian fosil di bagian Timur Cina adalah situs fosil dinosaurus terbesar di dunia.

Kota Zhucheng – Rumah Dinosauria

Situs yang terletak di dekat kota Zhucheng provinsi Shandong sampai saat ini telah menghasilkan lebih dari 7.600 fosil. Angka tersebut akan terus bertambah dikarenakan eksplorasi situs masih berlangsung. Sebagian besar peneliti yang bekerja di situs tersebut berasal dari Institute of Vertebrate Palaeontology and Palaeoanthropology Beijing. Institut tersebut didirikan pada tahun 1957. Walaupun menyandang status sebagai istitut termuda daripada museum-museum di Barat, Institute of Vertebrate Palaeontology and Palaeoanthropology telah memiliki koleksi fosil dinosaurus terbesar di dunia. Koleksi fosil yang dimiliki oleh Institute of Vertebrate Palaeontology and Palaeoanthropology tersebut diperkirakan lebih dari 200.000 spesimen vertebrata dan akan terus bertambah berdasarkan hasil eksplorasi di Shandong.

Dr Zhao Xijin sebagai orang yang mempelajari tentang fosil (alias paleontologis) serta penanggung jawab penggalian fosil di situs Shandong mengatakan eksplorasi fosil dinosaurus akan terus dilakukan terutama pada musim semi dan musim panas serta kemungkinan besar genera (bentuk jamak dari genus) dinosaurus baru akan diumumkan.

Berdasarkan stratigrafi (ilmu yang mempelajari sejarah bumi) dari penemuan-penemuan di situs Shandong bisa ditarik kesimpulan bahwa strata (lapisan bumi) daerah tersebut berasal dari akhir zaman reptil atau pada akhir zaman kapur (a.k.a. cretaceous period). Diharapkan dari penemuan-penemuan di situs Shandong dapat menyaingi penemuan dinosaurus berparuh bebek dari Amerika Utara.

Eksplorasi fosil dinosaurus di provinsi Shandong

Provinsi Shandong terletak di daerah Pesisir Timur Cina. Bagian Timur negara Cina memang terkenal dengan penemuan fosilnya dan banyak dari provinsi-provinsi di daerah tersebut memiliki museum sejarah sendiri. Beberapa dari museum di Negara Cina memiliki koleksi fosil lebih banyak daripada museum sejarah di Amerika.

Lokasi fosil (a.k.a fossil bed) baru ditemukan sebagai strata (lapisan tanah yang menunjukkan sejarah) oleh sebuah perusahaan pertambangan. Satu lokasi mempunyai luas 300 m x 10 meter dan kedalaman 5 meter ke bawah tanah. Lebih dari 3.000 fosil telah ditemukan hanya dari satu lokasi ini. Tim peneliti mengklaim banyak dari fosil-fosil tersebut merupakan genera (bentuk jamak dari genus) baru.

Penemuan genera baru hewan prasejarah

Fosil berupa tengkorak sepanjang 2 meter ceratopsian (dinosaurus bertanduk seperti triceratop) di daerah Shandong berhasil digali bersamaan dengan fosil tyrannosaurus, ankylosaurus, dan theropoda. Penemuan ini merupakan penemuan terbesar pertama untuk dinosaurus bertanduk di wilayah Asia.

Tampaknya wilayah dengan vegetasi subur serta dilengkapi banyak danau dan sungai ini pada akhir zaman Kapur adalah habitat ideal buat dinosaurus. Salah satu penjelasan para ilmuan untuk menjelaskan banyaknya konsentrasi fosil di situs tersebut adalah adanya sebuah gunung berapi meletus sehingga menyebabkan tewasnya hewan dan tumbuhan. Selanjutnya banjir telah membawa bangkai-bangkai hewan dan tumbuhan ketempat peristirahatan terakhir mereka.

Penemuan situs fosil terbaru dikarenakan eksplorasi pertambangan

Saat ini kegiatan eksplorasi pertambangan didaerah penemuan fosil Shandong telah dihentikan sampai cuaca yang lebih bersahabat yaitu di musim semi. Pemerintah daerah tersebut telah mengomentari kemungkinan akan dibangunnya museum fosil dan taman di situs Shandong. Sementara museum serupa telah dibangun di kota Dashanpu provinsi Sichuan tempat situs fosil dengan kepadatan tinggi lainnya ditemukan, hanya saja fosil-fosil di kota Dashanpu berasal dari zaman Jurassic pertengahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s