Catatan Fosil, Sebuah Sejarah Kehidupan

Ketika kita berpikir untuk menyimpan sejumlah besar catatan maka yang terlintas dalam pikiran kita adalah mengisi lemari arsip dengan sejumlah data pajak maupun catatan transaksi bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Sebenarnya catatan fosil merupakan evolusi kehidupan yang mengisi lemari-lemari arsip dengan sejarah gen untuk memberitahu kita tentang bagaimana cerita hidup dan mati pada planet bumi ini sesuai dengan seleksi alam.

Jika anda pernah pergi ke Grand Canyon di Amerika Serikat maka anda akan menemukan lemari arsip penuh dengan catatan fosil di tebing dan sisi bukitnya. Apa yang terlihat disana pada masa sekarang ini dulunya adalah danau, sungai, dan bisa juga dasar lautan dari jutaan tahun lalu. Ketika kita berada di puncak pegunungan Rocky Amerika Serikat maka sebenarnya kita berada di atas dasar lautan dari 2 milyar tahun lalu yang terdorong ke atas ketika lempeng-lempeng benua terbagi dan menyatu membentuk formasi baru. Saat proses tektonik subduksi menyebabkan benua untuk terangkat secara paksa di atas lempeng samudra maka formasi baru dari pegunungan pun terbentuk.

Peristiwa tektonik ini dalam jangka waktu sangat lama dapat memaksa sejumlah gunung-gunung besar di daratan dan lautan seperti pegunungan Appalachian di daerah Amerika tergerus dan hilang. Pada beberapa lempeng tektonik, satu lempeng naik ke atas dari asalnya di dasar lautan menjadi puncak dari sebuah gunung dan lempeng lainnya terdorong ke bawah kembali menyatu dengan dasar bumi. Peristiwa terbentuknya pegunungan seperti pegunungan Rocky di Amerika sebenarnya terjadi di daerah lain bumi ini sekitar 85 juta tahun lalu ketika kehidupan baru dimulai di planet bumi dan belum ada satu vertebrata pun bisa ditemukan diatasnya.

Beberapa dari laporan ekspedisi telah menemukan fosil terdahulu berada di puncak gunung dan fosil-fosil tersebut berusia jauh sebelum makhluk mamalia dan dinosaurus menjelajahi bumi ini. Pegunungan Rocky merupakan pegunungan utama yang berderet di barat laut Amerika, selain itu pegunungan Rocky juga merentang sepanjang 4,830 km mulai dari bagian utara British Columbia, bagian barat Kanada, sampai daerah New Mexico. Dalam pengertian tertentu catatan tentang fosil ada di sekitar kita tetapi sampai fosil-fosil tersebut di gali, ditemukan, dan di data maka hal tersebut belum bisa dikatakan catatan fosil. Catatan fosil tentang kehidupan ini merupakan kumpulan dari artefak oleh tangan-tangan para ahli dan profesional di lapangan yang meletakkannya dan mengkategorikan berdasarkan bagian-bagian ataupun istilah-istilah ilmu pengetahuan tertentu dengan mencatat apapun yang mereka temukan dan teliti. Tanpa bantuan pikiran dan tangan manusia maka fosil-fosil tersebut hanyalah merupakan tumpukan tulang tua, cangkang kerang, maupun batuan kuno yang terbaring ataupun tertumpuk di dalam peti sebuah ruang bawah tanah museum. Hanya karena manusia yang mengurutkan dan mengkategorikan dalam katalog-katalog setiap bagian dari fosil-fosil tersebut barulah kita mendapatkan gambaran bagaimana kehidupan berevolusi dalam waktu ribuan tahun.

Kata fosil sebenarnya berasal dari bahasa latin yaitu “fossus” yang berarti “sudah pernah digali”. Sisa-sisa dari hewan dan tumbuhan juga dikenal dengan nama “zeolit”. Mempelajari dan mengamati proses terbentuknya fosil secara periodik sepanjang waktu geologis seperti melihat perjalanan dari evolusi planet telah membuat ilmu paleontologi terus berkembang. Pergantian dan perpindahan kerak bumi secara terus menerus dengan fungsi dari kerak bumi ini yaitu sebagai pembungkus inti bumi dan sebagai permukaan bumi tempat manusia hidup serta sebagai dasar lautan dan kehidupan di dalamnya ada terus menerus berubah selama jutaan tahun.

Jikalah dimungkinkan membalik halaman dari catatan fosil sehingga membentuk seperti gambar bergerak ataupun film maka manusia akan dapat melihat pergerakan dan arus dari kehidupan selama lebih dari 4 milyar tahun berlalunya waktu geologi. Sebagaimana para ilmuan mencatat dan mengumpulkan satu demi satu potongan sejarah dan penelitian sehingga membentuk sebuah gambaran besar supaya lebih jelas dan bisa dimengerti. Tetapi pekerjaan pertama yang harus dilakukan oleh manusia adalah mengumpulkan setiap potongan batu dan jejak semua kehidupan pada masa lalu untuk dirangkai menjadi sebuah urutan kronologi peristiwa.

Fosil sebagai bentuk tertua dari kehidupan sebenarnya tidak berbentuk seperti awalnya tetapi hanyalah merupakan fotokopi dari aslinya. Jika anda dapat membayangkan supaya binatang bisa menjadi sebuah fosil setelah mengalami kematian pertama-tama haruslah binatang tersebut berada didaerah perairan, debu vulkanik, atau pasir untuk menutupi tubuhnya dan karena hal inilah tidak setiap tumbuhan ataupun hewan dapat menjadi fosil.

Manakala hewan terkubur sepenuhnya maka terjadilah proses pembusukan, tetapi proses pembusukan ini akan membutuhkan waktu sangat lama dikarenakan tidak adanya udara disekitar binatang tersebut. Pada saat kandungan organik hilang dari binatang tersebut maka pada bagian itu akan diisi oleh pasir ataupun abu diatasnya. Selang beberapa lama kemudian semua kandungan organik tergantikan oleh pasir maupun debu dan ketika mengeras barulah terbentuk fosil.

Fosil termuda berasal pada kala Holosen (antara 9,560 SM hingga 9,300 SM) dan fosil tertua yang pernah tercatat berasal pada era Archean atau sekitar 3,4 juta tahun lalu. Sepanjang sejarah manusia para ilmuan berusaha menjelaskan apakah fosil itu, darimana fosil tersebut berasal, dan bagaimana mereka bisa ditemukan pada tempat tersebut. Banyak dari penjelasan tersebut hanyalah merupakan mitos dan cerita rakyat sehingga hanya memberikan sedikit kontribusi bagi kemajuan di masa sekarang.

Masyarakat di Cina menduga fosil tulang itu berasal dari naga dan menjadikan fosil tersebut sesuatu sesembahan dan juga menjadikannya bahan pengobatan. Sementara itu orang-orang Yunani kuno lah yang pertama kali menyadari kemungkinan fosil berasal dari makhluk laut. Kemudian sejarah manusia mencatat Leonardo Da Vinci pernah mengklaim bahwa fosil berasal dari sisa-makhluk hidup di masa lalu. Setelah itu barulah para ilmuan hayati mulai mempelajari dan mengembangkan cara untuk mendefinisikan serta mengkatalogkan fosil. Ilmu tentang fosil ini setelah masa itu mulai dilanjutkan oleh Darwin dan rekan-rekannya sehingga kita pada saat ini mendapatkan gambaran lebih jelas tentang evolusi. Darwin menjelaskan terjadinya perubahan keturunan karena modifikasi disebabkan oleh evolusi. Sejalan dengan hal itu juga Darwin menjelaskan bahwa evolusi merupakan adaptasi dari semua makhluk hidup terhadap tekanan lingkungan.

Sejak masanya Darwin sampai saat sekarang ini telah banyak penelitian dilakukan sehingga kita bisa mengetahui kehidupan zaman dulu sampai 2,3 milyar tahun dan 3,5 milyar tahun lalu; hampir sejak terbentuknya bumi dan catatan geologinya. Sekarang ini para Arkeolog telah menemukan adanya fakta-fakta baru bahwa catatan fosil menunjukkan adanya beberapa spesies tetap tidak berubah atau hanya mengalami perubahan sedikit dan tidak mendasar sejak jutaan tahun. Spesies hanya akan mengalami evolusi apabila terjadi perubahan besar pada lingkungan tempat ia tinggal dan adaptasi harus dilakukan apabila spesies tersebut ingin melanjutkan hidup dan meneruskan keturunannya.

Sebagian besar temuan fosil pada Zaman Prekambrium (Precambrian Period) merupakan bakteri mikroskopik ataupun mikro fosil. Namun pada masa sekarang fosil makroskopik diketahui berasal dari Kurun (eon) Proterozoic akhir. Hal ini memberikan kepada kita sedikit gambaran bahwa pada saat itu tidak ada binatang mamalia ataupun ikan hidup di planet bumi ini. Sebuah catatan menunjukkan setelah evolusi kehidupan mikroskopik ada peningkatan tanaman hidup dalam jumlah besar berkembang pesat di lautan dan mungkin juga di daratan selama ribuan tahun sebelum ada binatang ataupun hewan berjalan maupun berenang di planet bumi ini.

Kemungkinan tidak semua hal yang diungkapkan oleh catatan fosil sudah dimiliki penjelasannya oleh ilmu pengetahuan, tetapi sekali lagi mungkin suatu saat nanti akan ada jawaban atas semua hal yang akan membuat manusia bisa mengerti secara sempurna bagaimana kehidupan dimulai pada awal mulanya. Jawaban ini tentunya akan dapat menolong manusia untuk menghindari kepunahan seluruh makhluk hidup. Hari ini rekaman fosil merupakan puncak dari evolusi kehidupan yang terus berlangsung selama lebih dari 4 milyar tahun di permukaan bumi ini dan akan terus berlangsung untuk waktu lama.

Reference
http://en.wikipedia.org/wiki/Fossil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s