Polusi Karbon Hitam, Polusi Udara Yang Paling Bisa Kita Lihat

Polusi karbon hitam merupakan polusi udara yang paling bisa kita lihat. Anda pasti sering melihatnya dari asap kendaraan bermotor yang sudah tua, asap dari mesin diesel yang sudah tua ataupun asap dari pembakaran sampah. Polusi karbon hitam bukanlah hal yang baru bagi perkembangan jaman manusia. Kita sudah mulai mencemarkan udara dengan polusi karbon hitam selama kita selalu menggunakan api. Sekali kita menggunakan api untuk menciptakan suatu energi, sedari itulah kita sudah mulai mencemari polusi udara dengan karbon hitam. Masalah polusi karbon hitam itu sudah terjadi sejak ratusan tahun semenjak jaman pra sejarah dan masih terus berlanjut sampai saat ini. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sekitar 7.6 juta metrik ton polusi karbon hitam terjadi di tahun 2000 dan sebagian besar disebabkan oleh pembakaran mesin diesel dan batubara. Kendaraan bermotor yang menggunakan mesin tua juga dapat mengeluarkan karbon hitam, dan jumlah kendaraan bermotor yang menggunakan mesin tua juga terhitung masih banyak saat ini.

Bahaya dari polusi karbon hitam

Polusi karbon hitam sangat berbahaya bagi manusia. Walaupun kita tanpa sadar sudah hidup bersama polusi karbon hitam dalam kehidupan sehari-hari, namun kita tidak boleh tidak peduli dengan bahaya polusi karbon hitam. Polusi udara yang disebabkan karbon hitam dapat membahayakan kesehatan manusia. Jika kita menghirup polusi karbon hitam, dan polusi itu masuk ke dalam paru-paru kita, hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru kita. Efek polusi karbon hitam dapat dirasakan secara langsung terhadap kesehatan kita. Polusi karbon hitam secara langsung dapat menyebabkan kepala pusing, sesak nafas, dan mata iritasi. Efek jangka panjang dari polusi karbon hitam adalah dapat menyebabkan kerusakan paru-paru atau mengalami kanker paru-paru. Selain membahayakan bagi kesehatan manusia, polusi karbon hitam juga sangat mempengaruhi lingkungan kita. Karbon hitam dapat menyerap cahaya matahari sehingga sangat berperan penting terhadap penyebab pemanasan global. Polusi karbon hitam dapat menyerap cahaya sehingga dapat membuat iklim kita lebih panas dari seharusnya. Polusi karbon hitam juga dapat mencairkan es dan salju lebih cepat, sehingga panas lebih sering terasa dibandingkan udara dingin.

Solusi mengurangi polusi karbon hitam

Walaupun masalah polusi karbon hitam sering terjadi sejak ratusan tahun lalu, namun masalah ini bukannya tidak bisa dihindari. Karbon hitam disebabkan dengan tidak sempurnanya pembakaran bahan bakar yang mengandung karbon, sehingga sisa karbon yang dikeluarkan ke udara menyebabkan polusi udara. Untuk menghindari karbon hitam yang terbuang dan menjadi polusi udara, sebaikanya kita menyempurnakan pembakaran karbon atau menyaring karbon hitam yang dibuang. Saat ini, terdapat banyak alat pembakaran yang mampu menyaring karbon hitam, sehingga setidaknya kita mampu sedikit mengurangi polusi karbon hitam. Kita juga perlu menghindari pemakaian mesin kendaraan yang sudah terlalu lama, karena mesin yang terlalu lama dapat menghasilkan karbon hitam. Sebaiknya kita tidak lagi menggunakan kendaraan bermotor yang menggunakan mesin tua, karena mesin tua dapat mengeluarkan karbon hitam. Menghindari penyebaran polusi sangat penting bagi alam kita, dan pastinya akan langsung berefek tehadap kehidupan kita sendiri. Bumi sudah semakin tua, sehingga sebaiknya kita mulai menjaga bumi kita dengan baik dengan melakukan hal-hal yang tidak terlalu membebankan ataupun merusak lingkungan kita. Jagalah lingkungan hidup kita untuk masa depan kita sendiri.

Advertisements

One thought on “Polusi Karbon Hitam, Polusi Udara Yang Paling Bisa Kita Lihat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s