Lingkungan Buatan Untuk Memelihara Ikan Laut

Mengamati kehidupan biota laut mungkin saja adalah hal yang membuat anda terkesima dan sungguh tertarik. Jika dibandingkan dengan beberapa hewan air tawar, ikan contohnya, tentu saja hewan-hewan yang hidup di laut lebih menarik karena mereka lebih beragam dan juga berwarna. Jika anda pernah melihat sebuah akuarium yang berisi hewan-hewan laut dipajang di suatu tempat, mungkin anda pernah berpikir tentang bagaimana bisa kehidupan air laut dipindah ke dalam sebuah akuarium. Atau, mungkin anda juga pernah mempertanyakan mengenai jenis air semacam apakah yang harus anda tuang ke dalam akuarium semacam itu. Jika anda merasa tertarik untuk mempunyai akuarium air laut semacam ini di rumah anda, satu hal yang sangat penting dan harus anda persiapkan adalah lingkungan buatan untuk semua mahkluk hidup yang akan anda letakkan di sana.

Untuk membuat lingkungan buatan semacam ini, ada banyak peralatan yang harus anda persiapkan sebenarnya. Peralatan utama yang mendasar tentu adalah akuarium itu sendiri. Jika anda ingin memelihara ikan laut di rumah anda, tidak disarankan untuk anda memilih akuraium dengan ukuran yang kecil atau sempit karena itu hanya akan membuat ikan menjadi stress. Panjang minimal akuarium yang disarankan adalah sekitar 1 meter. Selain akuarium, anda juga harus mempersiapkan sump yang juga dikenal sebagai filter. Sump ini harus dirangkai dengan tepat sehingga sebagian besar fungsi yang dibutuhkan di dalam akuarium nantinya akan dapat dipenuhi dengan tepat. Untuk bisa merangkai sump dengan baik dan benar, anda bisa mencoba mencari skema sump melalui internet yang nantinya akan anda gunakan sebagai contoh atau tutorial perakitan sump. Jika akuarium air tidak membutuhkan banyak peralatan, di dalam akuarium air laut, masih ada banyak peralatan lagi yang harus anda persiapkan guna menciptakan lingkungan buatan yang sempurna. Peralatan tersebut adalah skimmer, calcium reactor, coil denitrator, chiller dan juga pompa air. Jika anda mau, anda juga bisa membuat akuarium tersebut menjadi lebih lengkap dan baik sebagai lingkungan yang anda buat untuk biota laut. Hal yang harus anda lakukan adalah menambahkan PH tester, calcium tester, amoniak tester, lampu yang sesuai, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga bisa menambahkan coral guna membuat akuarium tersebut lebih menyerupai lingkungan laut.

Setelah anda berhasil membuat dan mempersiapkan lingkungan buatan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hal terakhir yang harus anda lakukan adalah memilih jenis ikan yang akan anda pelihara di dalam akuarium yang sudah anda persiapkan. Jika anda adalah pemula, sangat disarankan untuk anda memilih jenis ikan yang tergolong mudah untuk dipelihara. Ikan tersebut bisa jadi anemone clownfish yang juga dikenal dengan sebutan ikan badut atau malah Nemo. Selain itu, ikan dasi biru yang bernama latin Paraglyphidodon Melas juga bisa anda pilih karena tingkat kesulitan pemeliharaannya bisa dibilang cukup rendah. Ada juga ikan blue devil yang terkenal karena warna birunya yang sangat indah. Jika anda mau, anda juga bisa memilih ikan jae-jae atau ikan podangan yang tidak kalah cantiknya. Mempunyai lingkungan baru yang merupakan buatan anda sendiri di dalam rumah anda sepertinya adalah hal baru yang sangat menarik yang harus anda coba karena hal ini akan membuat suasana rumah anda menjadi berbeda dan lebih menarik perhatian tentunya. Ini adalah suatu hal yang tidak boleh anda lewatkan bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s