Akuntansi Lingkungan

Ada beberapa konsep mengenai akuntansi lingkungan. Terdapat beberapa pakar akuntansi yang telah mendefinisikan akuntansi lingkungan diantaranya adalah Ikhsan dan Sri Astuti. Menurut mereka, pada dasarnya akuntansi lingkungan adalah pengukuran, identifikasi, terhadap alokasi biaya lingkungan hidup. Kemudian menggabungkannya kedalam pertimbangan keputusan dalam setiap usaha, perusahaan, dan bisnis. Namun tokoh akuntansi lain yang bernama Djogo mengemukakan bahwa akuntansi lingkungan atau “environmental accounting” adalah istilah umum yang bersangkutan dengan biaya lingkungan terhadap setiap praktek akuntansi baik di lembaga pemerintah maupun di perusahaan. Biaya tersebut merupakan hasil dari akibat segala kegiatan perusahaan yang bersangkutan yang berkaitan dengan lingkungan. Pada dasarnya akuntansi lingkungan memang berkutat pada biaya pengembangan atau perawatan lingkungan khususnya pada perusahaan atau lembaga yang fokus utama pekerjaan mereka berhubungan dengan lingkungan. Misalnya saja seperti pabrik tekstil. Semua pabrik tekstil pasti menghasilkan limbah cair. Menurut akuntansi lingkungan mereka harus mengalokasikan dana dari pabrik tekstil tersebut untuk mengelola limbah agar tidak merusak lingkungan. Namun disamping itu semua, segala pemahaman relevansi dan sifat akuntansi lingkungan tergantung perspektif para ahli akuntansi dan pemahaman fungsional.

Pada umumnya akuntansi lingkungan menaungi beberapa aspek. Yang pertama merupakan yang paling utama adalah pengakuan atas pengaruh buruk dari segala aktifitas perusahaan, lembaga, maupun bisnis terhadap kondisi lingkungan khususnya dalam aplikasi akuntansi konvensional. Banyak perusahaan menutup mata akan efek negatif dan efek samping dari kegiatan bisnis yang mereka lakukan. Keuntungan besar merupakan tujuan utama mereka. Bagaimana kondisi pasar mendapatkan perhatian yang sangat besar sedangkan efek negatif terhadap lingkungan. Entah sengaja atau tidak masih banyak perusahaan dan bisnis yang tidak menghiraukan dampak dari perusahaan mereka sendiri terhadap lingkungan. Prinsip-prinsip akuntansi konvensional sangat bertentangan dan mengacuhkan kondisi lingkungan maka dari itu akuntansi lingkungan ada sebagai jembatan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi dan menemukan solusi yang tepat. Inisiatif yang tepat dengan langkah-langkah yang tepat sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang merupakan akibat dari akuntansi konvensional. Dalam hal ini akuntansi lingkungan merupakan salah satu dorongan besar terhadap sistem akuntansi yang memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap kegiatan akuntasi. Model dan sistem akuntansi baik non keuangan maupun keuangan. Kemudian akuntasi lingkungan merupakan instrument penting dalam memperhitungkan biaya pengeluaran dan juga pendapatan dari perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Dalam perusahaan, akuntasi lingkungan dapat mengembangkan sistem pelaporan, penilaian, dan sistem kerja secara menyeluruh.

Tujuan utama dalam penerapan akuntansi lingkungan tidak lain adalah merupakan salah satu alat bantu dalam mengatur lingkungan. Sebagai alat manajemen lingkungan, akuntansi lingkungan merupakan nilai utama dalam setiap penilaian dari keefektifan dari setiap kegiatan konservasi lingkungan. Setiap biaya dalam kegiatan konservasi lingkungan harus berdasarkan data ringkasan dan klasifikasi akuntansi lingkungan. Selain untuk keperluan konservasi, data dari akuntansi lingkungan juga dapat diperuntukkan untuk menentukan pembiayaan dalam pengelolaan setiap fasilitas lingkungan. Dalam beberapa hal, data tersebut juga berperan penting dalam menentukan nilai investasi terhadap pengelolaan lingkungan. Nah selain sebagai manajemen lingkungan, akuntansi lingkungan juga dapat berperan sebagai mediator dengan masyarakat luas. Melalui akuntansi lingkungan, setiap dampak dan efek buruk dari segala perusahaan dan bisnis dapat tersampaikan terhadap pihak yang seharusnya bertanggung jawab. Selanjutnya untuk menyampaikan hasil dari kegiatan konservasi kepada publik. Sehingga setiap kegiatan akuntansi dapat berjalan selaras dengan harmoni lingkungan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s