Mengerti Lebih Dalam Analisis Dampak Lingkungan

Analisis dampak lingkungan atau yang lebih sering disebut dengan nama AMDAL, merupakan satu kajian terhadap satu kegiatan yang telah direncanakan untuk dilakukan di satu tempat tertentu. Berkaitan dengan lingkungan hidup, AMDAL akan membantu akan sejauh mana satu lingkungan dapat dikelola demi menghindari kerusakan parah yang tidak dapat diperbaiki di dalam satu lingkungan hidup. Secara garis besar, ada lima fungsi utama yang ingin dicapai dengan AMDAL dan kelima hal tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Panduan utama dalam perencanaan pembangunan di dalam satu wilayah.
    2. Membantu pengambilan keputusan dari kelayakan satu lingkungan dari rencana yang telah ada bagi satu kegiatan.
    3. Membantu unuk memberikan ide pada penyusunan rencana desain yang lebih detail.
    4. Membantu untuk memberikan ide pada penyususnan rencana untuk pemantauan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekitar wilayah yang sedang didiskusikan.
    5. Memberikan informasi pada masyarakat sekitar akan dampak yang dapat timbul karena rencana yang ada.

Terdapat beberapa pihak yang akan terlibat di dalam proses AMDAL dan mereka adalah, petugas peninjau dokumen AMDAL, badan hukum ataupun orang yang bertanggung jawab pada satu rencana kegiatan dan juga masyarakat yang ikut terpengaruh di dalam satu bentuk proses AMDAL.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Di dalam menyusun satu dokumen AMDAL, terdapat beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan. Lebih tepatnya ada empat hal yang perlu diperhatikan dan keempat hal tersebut adalah sebagai berikut:

    • Ketentuan kriteria yang wajib dimiliki oleh dokumen AMDAL. Di Indonesia terdapat penapisan satu langkah yang menggunakan satu daftar kegiatan wajib dalam AMDAL. Daftar dari kegiatan wajib ini dapat dilihat di dalam peraturan dari Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 11 yang ditetapkan pada tahun 2006.
    • UKL-UPL wajib untuk disusun apabila terdapat kegiatan yang tidak tercantum di dalam peraturan kementrian yang telah disebutkan di atas.
    • Pedoman Penyusunan AMDAL yang digunakan adalah yang sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 8 tahun 2006.
    • Penilaian pada satu dokumen AMDAL akan dinilai berdasarkan pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2008.

Pentingnya AMDAL dan Cara Menyusun yang Benar

Dokumen AMDAL merupakan salah satu hal yang haruslah dipenuhi oleh mereka yang merencanakan satu kegiatan di satu tempat. Izin yang dibutuhkan untuk melakukan satu kegiatan tidak akan dikeluarkan jika dokumen AMDAL tidak disetujui oleh pihak yang berwenang dan itu artinya satu kegiatan yang telah direncanakan tidak akan dapat diselenggarakan. Oleh karena itu, dokumen AMDAL sangatlah penting untuk diproses dan dimiliki. Menyusun AMDAL juga harus dilakukan dengan benar melalui empat langkah berikut.

    1. Identifikasi dampak akan satu rencana
    2. Uraian dari kondisi awal lingkungan
    3. Prediksi dari dampak yang penting
    4. Evaluasi dampak penting dan rumusan arahan RKL/RPL

AMDAL bukanlah satu dokumen yang dibuat tanpa adanya tujuan yang tentunya akan dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Terdapat dua tujuan utama dari AMDAL. Tujuan pertama adalah menjaga sumber daya yang telah ada di sekitar wilayah di mana satu kegiatan telah direncanakan untuk berlangsung. Lingkungan dan sumber dayanya merupakan sistem yang menjaga lingkungan dan harus dipelihara dengan baik. Tujuan yang kedua adalah kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar lingkungan tersebut akan tetap terjaga juga dengan terjaganya lingkungan sekitar mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s