Pentingnya Daur Ulang Sampah

Salah satu langkah terbaik untuk mengurangi sampah di bumi ini adalah dengan daur ulang sampah. Bahan-bahan dari sampah dapat diolah kembali sehingga barang-barang yang sudah tidak berguna itu dapat dijadikan suatu barang baru yang memiliki nilai pakai atau bahkan nilai jual. Walaupun tidak keseluruhan barang tersebut bisa di daur ulang, tetapi setidaknya jumlah sampahnya akan berkurang. Sedikit saja sampah yang berkurang, jika terjadi di seluruh pelosok bumi dan terjadi terus-menerus, maka akan mengurangi jumlah sampah dunia secara signifikan. Oleh karena itu, kita tidak boleh meremehkan proses daur ulang yang dilakukan dengan skala kecil. Lebih baik mendaur ulang sedikit dari pada tidak sama sekali.

Daur ulang sampah dapat dilakukan dalam skala kecil di rumah-rumah, skala menengah pada industri rumahan, dan skala besar dalam proses industri pabrik. Contoh paling sederhana untuk daur ulang skala kecil dan menengah adalah daur ulang kertas. Proses daur ulang kertas sangatlah mudah dan tidak memerlukan alat-alat yang sangat mahal.Kertas daur ulang biasanya digunakan sebagai bahan untuk dekorasi. Daur ulang kertas juga dapat dilakukan dengan proses industri besar untuk menghasilkan kertas daur ulang yang berkualitas lebih baik yaitu lebih rata, lebih halus permukaannya, dan lebih kuat. Untuk bahan-bahan seperti logam dan plastik, proses daur ulang biasanya dilakukan di pabrik-pabrik dengan skala besar.

Untuk mempermudah proses daur ulang sampah, diperlukan pemisahan pada sampah-sampah kita. Bahan-bahan yang bisa didaur ulang adalah bahan-bahan organik, plastik, kertas, logam, dan kaca. Pisahkanlah sampah-sampah tersebut dalam tempat yang berbeda-beda sehingga lebih mudah diambil oleh orang lain yang memerlukan. Untuk sampah yang terdiri dari banyak bahan, kita dapat memisahkan secara tersendiri jika dimungkinkan atau kita masukkan pada kategori bahan yang paling banyak terdapat pada barang tersebut. Sebagai contoh adalah barang-barang elektronik yang kita pisahkan dalam termpat yang khusus sedangkan botol-botol kaca yang penutupnya dari bahan logam dapat kita masukkan pada sampah kaca.

Pertanyaan selanjutnya adalah kemana sampah-sampah tersebut dibuang karena tidak memungkinkan bagi anda untuk melakukan daur ulang sampah sendiri. Untuk sampah organik, akan sangat baik jika anda bisa melakukan pengkomposan sendiri. Jika tidak bisa, anda bisa menyalurkan sampah tersebut pada kelompok-kelompok yang melakukan pengkomposan. Untuk sampah-sampah non-organik anda dapat menjual sampah tersebut pada tukang loak atau memberikannya pada pemulung. Mereka akan senang karena sampah-sampah anda sudah terpisah-pisah. Hal ini juga dapat mengurangi ketidaknyamanan anda atas adanya pemulung yang mondar-mandir di lingkungan sekitar anda karena pemulung sudah tahu tempat yang dituju. Selain itu, ada baiknya jika anda mencari tempat-tempat pengolahan sampah atau bank sampah yang akan menerima sampah-sampah anda.

Dari keterangan diatas, anda tentu memahami bahwa daur ulang pada sampah tidak harus anda lakukan sendiri, walaupun akan sangat baik jika anda turut melakukannya. Jika daur ulang tidak memungkinkan untuk anda lakukan sendiri, maka bantulah dengan cara pemisahan sampah. Jika seluruh masyarakat di Indonesia membantu dan mendukung dengan memisahkan sampah mereka kemudian menyalurkan sampah tersebut ke tempat yang benar, maka sampah Indonesia akan berkurang dengan signifikan. Hasilnya adalah lingkungan Indonesia yang bersih dan sehat tanpa sampah yang bertebaran disana-sini. Oleh karena itu, jadikan pemisahan dan penyaluran sampah untuk daur ulang sebagai kebiasaan dan ajaklah orang-orang disekitar anda untuk mendukung daur ulang sampah dengan melakukan hal yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s