Pengelolaan Sampah Masih Memprihatinkan

Sampah telah menjadi sebuah masalah yang menjadi beban di kota-kota besar. Ini karena di kota-kota besar yang padat penduduknya seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan lainnya, pengelolaan sampah masih menggunakan cara lama, seperti kumpul, angkut, buang. Memang, telah banyak yang menggunakan sistem daur ulang atau pengolahan sampah menjadi sesuatu yang baru. Namun, penggunanya masih sedikit dibanding sampah yang terus menumpuk setiap harinya. Ditambah itu, mesin-mesin komposter yang memang dimaksudkan untuk mendaur ulang sampah bisa dibilang tidak cukup efisien dan simpel cara kerjanya. Tak heran bila banyak orang yang tidak mengandalkan mesin seperti ini dan malah membuang sampah seenaknya. Banyak masalah sampah yang terlihat di kota besar, seperti banjir, sungai yang tercemar, dan sebagainya. Bila diperhatikan, ada sampah di mana-mana di setiap sudut kota besar.

Seharusnya pengelolaan sampah sudah menggunakan cara yang modern. Tentu saja cara lama dirasa tidak efisien untuk diberlakukan di kota-kota besar karena jutaan orang membuang sampah tiap harinya. Tak terbayang berapa ton sampah yang harus dibuang. Setelahnya, kesadaran penduduk lah yang harus ditekankan. Penting untuk diadakan berbagai penyuluhan tentang sampah dan bahayanya, sehingga penduduk mulai sadar akan lingkungan dan mulai memberlakukan daur ulang. Dengan ini, jumlah sampah yang dibuang tiap harinya bisa berkurang. Penting pula untuk Anda ketahui bahwa penggunaan sanitary landfill amatlah direkomendasikan untuk pengolahan sampah mandiri. Ini berarti tiap penduduk harus diberikan pengertian cara menggunakan sanitary landfill dan beragam keuntungan yang didapat dengan menggunakan sistem ini. Penggunaan sanitary landfill harus sesuai dengan berkembangnya teknologi dan standar lingkungan.

Apabila melihat data, Anda akan menemukan bahwa kebanyakan sampah yang dihasilkan penduduk kota besar adalah sampah organik. Ini adalah jenis sampah yang termasuk sisa-sisa makanan dan masakan. Memang, sampah jenis ini cepat membusuk dan berbau tidak sedap. Ini karena sampah organik memiki kadar air yang sangat tinggi. Menilik banyaknya sampah organik, alangkah lebih  baik apabila setiap penduduk memiliki kesadaran untuk mengolah sampah rumah tangga mereka menjadi sesuatu yang berguna dan bisa digunakan kembali seperti pupuk kompos, pakan ternak, pakan ikan, dan bahkan umpan untuk memancing. Untuk membuat pupuk kompos dari sampah organik, Anda bisa menggunakan serakan daun kering di halaman rumah Anda. Sedangkan untuk pakan ternak dan umpan untuk memancing, Anda bisa menggunakan sampah sisa-sisa makanan atau masakan. Ada beragam jenis komposter yang bisa Anda gunakan. Yakinlah bahwa komposter yang Anda pilih memang benar-benar efisien dan membantu dalam pengelolaan sampah mandiri yang Anda lakukan.

Poin-poin yang harus Anda perhatikan dalam pengelolaan sampah yang disarankan adalah, pertama, pemilahan. Penting untuk memilah sampah apa dan darimana di tempat sampah Anda. Terdapat dua jenis sampah berdasarkan kemampuannya untuk diuraikan kembali atau tidak, yaitu sampah organik dan non organik. Organik adalah jenis yang bisa diuraikan kembali, sedangkan non organik membutuhkan waktu lama untuk bisa terurai di tanah. Kedua, pewadahan. Anda harus membedakan wadah sampah organik dan non organik. Ketiga adalah pengumpulan. Ini adalah waktu pengumpulan sampah yang disarankan dari setiap rumah. Keempat adalah pengangkutan. Truk yang digunakan untuk mengangkut sampah harus dibedakan berdasarkan jenisnya. Dan yang terakhir adalah daur ulang. Dengan mengikuti struktur yang memang telah tersedia tadi, Anda bisa yakin bahwa masalah sampah bisa diatasi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui bahaya sampah dari tiap masing-masing individu.

Advertisements

One thought on “Pengelolaan Sampah Masih Memprihatinkan

  1. elislamiddine September 28, 2012 / 23:14

    pakan ternak dari sampah organik di tr-as.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s