Mengenal Teknologi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan

Sampah sangat menganggu kehidupan kita. Kita bisa membayangkan jika tanpa pengolahan yang baik, semua lahan akan dipenuhi oleh sampah. Masyarakat kita masih belum bisa belajar membedakan sampah dengan baik. Mereka hanya membuang sampah tanpa mau membedakan sampah tersebut. Ini sangat buruk jika berlanjut hingga masa depan. Lama kelamaan semua daratan akan dipenuhi dengan sampah dan bau yang menyengat dari sampah-sampah tersebut. Kini beberapa orang yang peduli akan lingkungan mencoba mengolah sampah dengan teknologi sampah yang lebih baik. Pengolahan sampah sendiri bisa dimulai dari skala kecil seperti rumah tangga. Dalam skala yang besar seperti industri, pengolahan sampah seharusnya bisa dibuat lebih baik. Sebagian orang kini tengah sibuk dengan PLTSa. Apa yang dimaksud dengan PLTSa? Ini adalah kepanjangan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, sebuah teknologi pengolahan sampah untuk masa depan kita.

Proyek PLTSa ini sendiri sudah berjalan di kota besar seperti Bandung. Seperti yang kita ketahui, Bandung sendiri pernah diberitakan karena kota yang penuh dengan sampah dan bau yang menyengat. Tujuan dari teknologi pengolahan sampah ini adalah untuk mengubah sampah-sampah menjadi energi yang tentu saja bisa digunakan untuk kehidupan yang lebih baik serta menghemat pengeluaran Negara akan energi. Sebenarnya ada dua alternative proses dari pengolahan sampah menjadi energi. Pertama adalah proses biologis yang nantinya akan menghasilkan gas bio. Proses yang kedua adalah proses thermal yang nantinya akan menghasilkan panas. Sejauh ini, proyek PLTSa sendiri masih diperdebatkan karena berbagai hal. Kedua proses diatas hasilnya bisa langsung dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan misalnya untuk menggerakkan generator listrik ataupun yang lainnya. Walaupun kedua proses tersebut akan menghasilkan hasil yang cenderung punya sifat yang sama, tetapi kedua proses tersebut mempunyai perbedaan. Perbedaannya terletak pada tenaga yang akan dihasilkan akan digunakan untuk menggerakkan motor dan juga turbin uap. Gas bio akan digunakan untuk menggerakkan motor yang nantinya akan disalurkan dengan generator listrik. Sedangkan Gas Thermal akan digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang selanjutnya akan disalurkan ke generator listrik. Mengapa pemerhati lingkungan memilih teknologi ini sebagai solusi mengolah sampah. Mereka memilih teknologi ini karena efisien serta ramah lingkungan. Tidak ada dampak lingkungan yang akan menyebabkan masalah lingkungan yang lebih buruk. Banyak kalangan yang masih memperdebatkan teknologi sampah ini karena mereka masih belum melihat hasil yang bisa dicapai dengan cepat. Semua adalah proses sehingga kita memang harus menunggu sampai mendapatkan hasilnya. Semua teknologi haruslah ramah lingkungan dan yang pasti dapat bernilai ekonomis.

Teknologi pengolahan sampah seperti ini memang seharusnya tetap dilanjutkan. Kita akan sangat membutuhkan teknologi –teknologi pengolah sampah yang lainnya. Sebaiknya semua orang tidak hanya pemerhati sampah juga ikut andil dalam mengolah sampah sehingga semua sampah akan terolah dengan baik dan bisa mengurangi berbagai masalah lingkungan di kota-kota besar. Sebaiknya pula tekonologi ini bisa dilakukan diberbagai kota lainnya terutama di Jakarta. Dalam mengolah sampah kita harus memulai dari lingkup yang kecil yakni rumah tangga. Memisahkan sampah juga bisa dilakukan secara mandiri. Ketika rumah tangga sudah terbiasa untuk memisahkan sampah mereka akan bisa turut mengubah sampah tersebut menjadi lebih dari sebuah sampah. Sampah rumah tangga bisa digunakan untuk kompos ataupun bisa dibuat berbagai kerajinan tangan yang tentunya mempunyai nilai jual. Apakah teknologi ini sudah tepat bagi kota Bandung? Kita lihat saja hasilnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s