Mengelola Sampah Secara Tepat Melalui Proses Daur Ulang

Sampah di bumi ini terus bertambah dalam jumlah yang sangat besar setiap hari. Jika kita tidak mau melakukan sesuatu untuk mengurangi jumlah sampah, bumi ini bisa dipenuhi dengan sampah dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, kita perlu mengelola sampah secara tepat, bijak, dan efektif sejak dini, dimulai dari rumah sendiri. Setelah itu, kita bisa mengajak orang lain untuk ikut serta dalam pelestarian lingkungan hidup. Daur ulang adalah salah satu cara terbaik untuk mengolah sampah. Anda bisa mendapatkan bahan baku tanpa harus mengeluarkan uang untuk membelinya. Kegiatan ini terdiri dari beberapa proses yang harus Anda pahami.

Sampah identik dengan kotoran dan bau busuk. Banyak orang enggan untuk menyentuh sampah dan cenderung menjauhinya. Jika tidak ada seorang pun yang peduli terhadap sampah, jumlahnya akan terus meningkat. Namun, lingkungan Anda mungkin masih penuh dengan sampah meskipun Anda merasa jijik dengannya. Jika Anda menghindari sampah, sampah justru akan semakin menumpuk karena tidak ada yang mau mengelolanya. Pengelolaan sampah yang tepat (daur ulang) memang harus dimulai sejak dini, mulai dari rumah Anda sendiri. Kegiatan ini sangat mudah untuk diterapkan dan tidak akan membuang waktu Anda yang berharga.

Proses daur ulang sendiri merupakan proses memanfaatkan kembali barang bekas/sampah sebagai bahan baru sehingga jumlah sampah bisa dikurangi secara signifikan. Dengan proses daur ulang ini, konsumsi energi, polusi dan emisi gas rumah kaca bisa dikurangi. Jika barang baru terus diproduksi tanpa adanya proses daur ulang, bisa Anda bayangkan betapa banyaknya energi yang terbuang percuma. Proses daur ulang merupakan bagian dari Hierarki Sampah 3 R yang meliputi proses reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi), dan recycle (daur ulang).

Kegiatan daur ulang ini mencakup beberapa proses yang tidak boleh dilewati. Tahap pertama adalah pemilahan/pemisahan sampah.  Langkah pertama ini adalah pemisahan sampah berdasarkan karakteristik dari sampah itu sendiri. Tanpa proses ini, sampah tidak bisa dikelola dengan baik. Anda perlu memisahkan sampah organik dengan anorganik. Pisahkan sampah yang masih bisa didaur ulang dengan sampah yang tidak bisa digunakan lagi. Jika Anda mempunyai sampah anorganik seperti kaca, kertas, plastik, atau logam, sisihkan sampah tersebut. Limbah tersebut bisa berguna bagi orang lain, terutama bagi pengolah sampah yang mengandalkan sampah sebagai lahan bisnisnya. Sampah organik bisa didaur ulang dengan cara yang berbeda, yaitu pupuk kompos. Setelah sampah dipisahkan, Anda bisa menggunakannya kembali atau mengolahnya sesuai dengan kebutuhan Anda. Setiap sampah membutuhkan metode dan pengelolaan tersendiri.

Setelah semua sampah dikumpulkan berdasarkan kelompoknya, Anda bisa memulai proses pengolahan sampah. Setiap sampah diproses berdasarkan sifatnya masing-masing. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos. Sampah plastik diolah menjadi plastik baru dengan kualitas yang sama. Sampah elektronik diambil sebagian komponen atau logamnya untuk dimanfaatkan kembali. Setelah proses produksi selesai, Anda bisa mendistribusikan hasil olahan limbah Anda. Setiap produk mempunyai target market sendiri. Jadi, Anda perlu mencari pasar yang tepat untuk setiap produk hasil olahan limbah yang Anda produksi.

Jika daur ulang tidak bisa dilakukan, ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi sampah. Anda bisa membakar sampah untuk meringankan petugas sampah dan mengurangi sampah di bumi ini. Namun, cara yang paling tepat adalah daur ulang karena Anda masih bisa mendapatkan manfaatkan dari sampah yang Anda hasilkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s