Koagulasi-Flokulasi-Sedimentasi Untuk Pengolahan Limbah Kimia

Jenis Limbah Kimia

    • Koloid : partikel halus yang menyebar
    • Padatan tersuspensi
      • Contoh :
        • Protein
        • Polimer
        • Asam lemak
        • Kation logam
        • Anion organik atau anorganik
        • Polifosfat

Koagulasi

    • Penambahan suatu bahan kimia (koagulan) ke dalam limbah yang berupa koloid (partikel halus yang menyebar), sehingga terjadi destabilisasi
    • Terjadi pengikatan koagulan dengan koloid – membentuk gumpalan

Flokulasi

    • Setelah penggumpalan (koagulasi), dengan pengadukan cepat – pembentukanĀ  flok
    • Pengadukan lambat (gently) – pertumbuhan flok atau agregat

Sedimentasi

    • Agregat atau flok yang besar akan tersedimentasi/settling ke bawah.
    • Sistem menjadi jernih.
    • Flokulan dapat dipisahkan dengan mudah secara filtrasi

Jenis Koagulan

    • Garam-garam dari logam yang mudah terhidrolisis
      • Alum : Al2(SO4)3 .14H2O
      • CopperasĀ  FeSO4. 7H2O
      • Feri sulfat : Fe2(SO4)3
      • Feri klorida : FeCl3

Zat untuk meningkatkan pembentukan koagulan

    • Polielektrolit anion (PEA) : molekul organik bermuatan negatip
    • Polielektrolit kation (PEK) : molekul organik bermuatan positip
    • PAA Alam :
      • Polistirena sulfonat (lignin sulfat)
      • Pati
      • Asam humat
    • PAA Sintetik
      • poliakrilamid
      • Poliamin
    • PAK : jarang ditemukan

Mekanisme Koagulasi

    • Terjadi penetralan muatan dan adsorpsi
    • Penjebakan dalam endapan
    • Pembentukan jembatan antar partikel

Penetralan muatan

    • Ion-ion logam Al3+ ataupun Fe3+ mudah terhidrolisis membentuk polinuklir M(OH)nZ+ yang bersifat amfoter
    • Polinuklir mudah menyerap kation atau anion dalam limbah, seolah-olah membentuk kompleks pada permukaan polinuklir. Kation atau anion menjadi tidak bermuatan
    • Molekul netral mudah menggumpal atau membentuk agregat atau flok

Reaksi

Kesimpulan

    • Penyerapan kation – penurunan pH
    • Penyerapan anion – peningkatan pH

Penjebakan

Polutan terjebak dalam koagulan yang merupakan molekul besar sehingga berpindah dari air limbah ke dalam padatan koagulan – air limbah menjadi jernih

Pembentukan jembatan

    • Molekul/ion polutan berikatan dengan 1 molekulĀ  koagulan dan koagulan yang lain seperti membentuk jembatan
    • Polutan terikat koagulan dan berpindah dari air limbah – air limbah menjadi jernih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s