Keberadaan Hutan untuk Air Bersih dan Cara Melestarikannya

Keberadaan hutan untuk air bersih sangat besar peranannya. Hal ini sudah sangat jelas mengingat kemampuan dari pohon itu sendiri untuk dapat mengika air dalam tanah dengan akarnya. Dengan keberadaan pohon dan hutan, siklus alami air dalam mendaur ulang keberadaannya akan lebih mudah. Setidaknya, pohon dan akarnya berperan serta untuk menahan air di dalam tanah selama air dalam proses penyaringan sehingga dapat kembali menjadi air bersih. Hutan adalah salah satu asset yang paling berharga bagi bumi karena keberadaanny dapat menjaga keseimbangan ekosistem di bumi ini.Namun sayangnya, kebanyakan dari kita kurang begitu peka terhadap pentingnya hutan sehingga yang terjadi saat ini adalah kerusakan hutan yang terjadi karena eksploitasi besar-besaran tanpa disertai dengan usaha untuk menghijaukan kembali hutan tersebut atau yang dinamakan dengan reboisasi.

Akibat dari kerusakan hutan yang paling signifikan yang saat ini kita dapati adalah pemanasan global. Perubahan iklim yang sangat ekstrim membuat ekosistem menjadi berjalan dengan kurang seimbang yang pada ujungnya berdampak pada ketersediaan air bersih.Air bersih sangatlah penting untuk tetap kita lestarikan karena semua makhluk hidyp di bumi ini, khususnya manusia akan sangat kesulitan jika hidup tanpa keberadaan air bersih. Maka dari itu, dengan berbagai macam penyebab kelangkaan air bersih yang saat ini sedang terjadi, melestarikan keberadaan hutan untuk air bersih akan sangat membantu dalam meminimalisir resiko kelangkaan air bersih.

Dalam partai besar, usaha untuk melestarikan hutan dalam kaitannya dengan mendukung siklus alami air dapat dilakukan dengan cara melakukan reboisasi setiap kali ada penebangan pohon dalam jumlah besar di hutan. Hal ini harus dilakukan sesegera mungkin setelah dilakukan penebangan karena proses dari pohon itu sendiri untuk dapat tumbuh besar tidaklah singkat. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun agar sebuah pohon mampu menjalankan tugasnya dalam mengikat air tanah secara lebih maksimal.Maka dari itu, reboisasi sangatlah penting dalam melestarikan keberadaan hutan untuk air bersih. Karena, jika tidak ada akar pohong yang bertugas mengikat air di dalam tanah, air hanya akan lewat dan mengalir begitu saja yang sangat mungkin akan disertai dengan longsornya tanah di sekitarnya dan bukan tidak mungkin akan menimbulkan masalah baru berupa tanah longsor atau mungkin sekedar hilangnya unsur hara penyubur tanah.

Selain itu, kita sebagai individu juga dapat ikut serta dalam usaha pemberdayaan keberadaan hutan untuk air bersih. Kita dapat melakukannya dengan cara yang sederhana pula. Penghijauan yang kita lakukan tidak perlu dalam partai yang besar.Kita hanya perlu setidaknya menanam satu pohon untuk penghijau rumah kita. Hal ini jika dilakukan oleh seluruh penduduk bumi ini, akan sangat efektif dalam mengatasi masalah kelangkaan air bersih, seperti yang saat ini kita hadapi. Keberadaan pohon-pohon tersebut akan sangat berguna dalam mempertahankan kualitas air tanah, setidaknya di sekitar tempat tinggal kita. Apalagi bila kita tidak mampu untuk membangun semacam system tadah hujan. Lebih bersahabat dengan lingkungan dan berpola hidup dengan lebih bijak juga dapat kita lakukan untuk meminimalisir resiko kelangkaan air bersih di bumi ini. Singkatnya, dengan mengingat betapa pentingnya pohon dan hutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem di bumi ini, khususnya dalam menjaga ketersediaan air bersih, kita harus dapat berpartisipasi semaksimal mungkin untuk dapat ikut menjaga dan melestarikan keberadaan hutan untuk air bersih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s