Unit Waste to Energy #Instalasi Pengolahan Kompos

Desain instalasi WTE digunakan seperti yang banyak digunakan pada unit-unit operasi WTE  yang ada. Pada dasarnya pembakaran dilakukan dengan sistem mass firing dan RDF firing. Metode mass firing memanfaatkan sampah dengan cara dibakar secara langsung sesuai kondisi aslinya. Sistem pembakaran dari mass firing ini meliputi charging hoper, feeder, grate, undergrate/overfire air, dan furnace design.

RDF firing akan lebih menguntungkan dari mass burning efisiensi boiler yang lebih tinggi. Salah satu teknologi pembakaran RDF yang banyak digunakan adalah overfeed and travelling-grate system.

Dalam teknologi ini RDF didistribusikan ke beberapa feeders dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi persyaratan beban penuh. Sistem overfeed menyediakan RDF 5-15% di atas kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan boiler.  Sisa RDF yang tidak terbakar dikembalikan lagi untuk didistribusikan kembali.

Masing-masing feeder menyuplai RDF ke sebuah air-swept spout.  Udara disemprotkan dari atas dan bawah RDF untuk menghasilkan distribusi bahan bakar yang merata. Air-swept spout harus cukup besar untuk mencegah penyumbatan; ukuran minimum yang dipilih biasanya 760 mm lebar dan 460 mm tinggi.

Ukuran grate keseluruhan tidak lebih dari 2,36 MW/ m2 dari ukuran efektif grate. Sedangkan panjang stoker ditentukan oleh kemampuan untuk mendistribusikan RDF secara merata; panjang ini mencapai kira-kira 6 m.

Distribusi bahan bakar yang lebih merata pada RDF dan ukuran bahan bakar yang lebih konsisten menghasilkan kebutuhan udara yang lebih rendah dari mass firing.

Unit instalasi yang digunakan pada instalasi WTE ini adalah unit overfeed and travelling-grate system, seperti yang ditunjukan pada Gambar 2-10. Sedangkan energi yang dihasilkan dari pembakaran berdsarkan jenis sampah dapat dilihat pada grafik di Gambar 2-11.

Gambar 2‑10. Gambar boiler unit overfeed and travelling-grate system (Elliot, 1997)

Gambar 2‑11. Grafik Pengaruh Kadar Air di Sampah terhadap Energi panas yang dihasilkan dari proses pembakaran. (titik merupakan energi panas dari material tertentu, garis merupakan energi panas yang dihasilkan dari komponen organik; Themelis and Kim, 2002)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s