Instalasi pengolahan Sampah

Instalasi pengolahan memerlukan unit-unit untuk mencatat jumlah berat material yang diolah, penampungan material, pengangkutan material, dan unit pemisahan material. Awal proses adalah penimbangan untuk mencatat jumlah kapasitas pengolahan harian. Kemudian material tersebut akan ditampung dalam satu area. Instalasi pengolahan ini menggunakan unit-unit pemilahan secara mekanis dan secara manual dengan tenaga manusia. Unit-unit pengolahan yang digunakan dan proses yang terjadi adalah sebagai berikut :

1.  Tempat penimbangan

Penimbangan digunakan untuk mencatat jumlah material yang masuk dan dari instalasi.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

  • Digunakan 2 pasang tempat penimbangan, 1 pasang untuk antrian truk material sampah. 1 pasang untuk truk material hasil dari pengolahan.

Gambar 3‑2. Ilustasi proses penimbangan dan pos pencatatan

2.  Storage yard

Storage yard digunakan untuk menampung material yang akan masuk ke dalam proses, penampungan digunakan karena jumlah material yang masuk lajunya lebih besar dari laju proses pengolahan.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

  • Storage yard digunakan sebagai tipping floor, tempat bongkar material sampah yang datang.
  • Kapasitas yang digunakan cukup untuk menampung material yang datang dalam 12 jam untuk operasional 24 jam.

3.  Feeder

Feeder merupakan penampungan untuk menyalurkan material dari storage yard ke dalam aliran proses pengolahan.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

  • Kapasitas feeder adalah untuk setiap 2 jalur pemilahan (untuk setiap 2 conveyor belt sorting digunakan 1 feeder).

Gambar 3‑3. Ilustrasi penampungan dan feeder

Gambar 3‑4. Ilustrasi proses sampah dari pengangkutan traktor di storage yard, dan ilustrasi pendistribusian sampah oleh feeder

4.  Conveyor Belt

Conveyor belt digunakan sebagai transportasi material dari unit-unit pengolahan, maupun tempat pemilahan material sampah.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

4.1.  Conveyor belt transposrtasi

  • Hanya sebagai sarana transportasi tidak terjadi pemilahan di tengah maupun di ujung conveyor.
  • Kecepatan berubah-ubah sesuai kebutuhan.
  • Digunakan belt yang bermotif atau memiliki kontur, untuk memberikan tambahan nilai gesekan terhadap material dan permukaan.
  • Belt conveyor untuk transposrtasi material di gunakan yang membentuk cekungan untuk memperoleh kapasitas material yang terangkut lebih banyak, disamping itu untuk mencegah terjadinya tumpahan material.

Gambar 3‑5. Ilustrasi material di atas conveyor belt

4.2.  Belt conveyor Sorting

  • Selain digunakan sarana transporasi, dilakukan pemilahan pada bagian tengah ataupun akhir dari belt conveyor.
  • Kecepatan tetap.
  • Belt conveyor untuk proses sorting digunakan tipe flat untuk mempermudah sorting karena material akan lebih terdistribusi merata dan menyebar dengan baik.

Gambar 3‑6. Ilustrasi kondisi material di flat conveyor belt

5.  Magnetic Conveyor

Magnetic conveyor digunakan untuk memisahkan material yang bersifat tertarik magnet seperti besi dari material lain.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

  • Kekuatan magnet menarik harus lebih besar dari gaya berat material.
  • Medan magnet bekerja dalam area tertentu yang lebih luas dari area aliran material sampah lain, menarik logam kemudian menjatuhkan di area yang ditentukan.
  • Belt terbuat dari bahan yang tidak terpengaruh oleh gaya magnet, sehingga logam besi bisa terlepas tepat di area yang diinginkan.

6.  Eddy current separator

Eddy current separator memisahkan material logam non besi dari aliran material dengan induksi muatan listrik dengan perubahan medan magnet dalam logam sehingga mempunyai sifat magnet sementara yang kemudian akan tertolak kembali oleh medan magnet yang menginduksi itu sendiri.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

  • Penginduksian dilakukan dengan memutar magnet.
  • Kecepatan putaran magnet harus dapat menginduksi logam sehingga bersifat magnet.
  • Terjadi penolakan gaya magnet sementara dari logam non besi dan magnet yang berputar.

Gambar 3‑7. Ilustrasi prinsip kerja eddy current

7.  Baller dan Packaging

Baller digunakan untuk memadatkan logam, kertas, plastik hasil pemilahan dengan ukuran tertentu.

Dengan kriteria desain sebagai berikut :

  • Ukuran standar adalah 1 m3 dengan berat variasi ataupun sesuai dengan permintaan pasar.

Untuk material kaca, kompos dan beberapa material lain pemadatan tidak mungkin dilakukan, maka dari itu diperlukan unit pewadahan yang bisa menampung untuk material yang tidak mungkin dilakukan pemadatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s