Bangunan Peresap Sebagai Sarana Drainase Berwawasan Lingkungan

DAERAH PENERAPAN

Bangunan peresap ini perlu dibangun pada daerah – daerah yang mengalami permasalahan-permasalahan sebagai berikut :

  • Adanya tendesi bahwa lahan peresap alami makin menyempit.
  • Melimpahnya air permukaan dimusim hujan.
  • Sumur-sumur penduduk mengalami kekeringan dimusim kemarau.

 

PENGERTIAN

  • Peresap adalah prosespenambahan air kedalam lapisan air tanah dari sebagian air hujan, yang dapat menaikan muka air tanah.
  • Bangunan peresap adalah sarana untuk menampung dan meresapkan air hujan atau air permukaan kedalam tanah.
  • Debit peresap rencana adalah jumlah air yang harus diresapkan sebagai pengganti peresap alami dan diusahakan sama dengan jumlah daya resap bangunan peresap.
  • Daya resap bangunan peresap adalah kapasitas resapan yang tergantung pada tingkat presenrasi efesiensi dari bangunan peresap.

 

TUJUAN

Menggantikan peresap alami yang hilang atau berkurang akibat meluasnya lahan pembangunan yang menjadi kedap tertutup bangunan/ jalan,  dengan jalan mendrinasekan sebagian aliran permukaan sebagai subsitusi peresap alami yang terjadi sebelum dilakukan pembangunan

 

Agar dapat berdaya guna dan berhasil guna, disamping persaratan adanya permasalahan diatas, persaratan lain yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi dan bentuk bangunan adalah :

  • Daya resap lapisan batuan yang mendasari bidang peresapan harus cukup besar.
  • Kondisi dan kualitas lingkungan alam dan keairan sekitar bangunan peresap harus memenuhi peryarat konservasi.

Biaya pembangunan dan pemeilihan hendaknya realistis/relatif tidak mahal

BENTUK BANGUNAN PERESAP

Bentuk bangunan peresap dapat berupa : sumur peresap, parit, peresap, perkerasan lulusair, saluran drainase berlubang, situ retensi dilapangan parkir dan sebagainya, dipilih berdasarkan tujuan penerapan bangunan peresap, kondisi alam dan lingkungan pada daerah sekitar rencana alokasi, aspek keamanan, estetika, dan biaya yang tersedia

KEUNTUNGAN

Bangunan peresap ini berfungsi untuk :

  • Mengimbangi perubahan penggunaan lahan
  • Mengurangi banjir dan genangan lokal
  • Mengurangi beban dan mencgah kerusakan sarana drinase permukaan.
  • Menambah cadangan cadangan air tanah sebagai usaha konservasi air.

PENYEBARLUASAN / APLIKASI

Sejak tahun 1985 Puslitbang Pengairan telah menerapkan bangunan ini dareah permukiman, komplek sekolah, perkantoran dan aderah sekitar situ-situ sebagai  suatu  proyek percontohan tunggal.

Bentuk yang diterapkan adalah sumur peresap. Untuk peyebarluasan aplikasi banguanan peresap ini diperlukan penanganan masal, bertahap berencana untuk suatu sistim air tanah menyeluruh, disussun menurut perioritas.

KRITERIA DESAIN

Perbahan desain yang dipergunakan sebagai dasar penggunaan  dasar  perencanaan  bangunan peresap, yang memperhitungkan faktor-faktor intensitas hujan rencana,koefisien perubahan pengguna lahan, daya resap dan efesiensi bangunan peresap serta luas efektif lahan terkedapkan.

Untuk mempermudah perancangan dimensi bangunan peresap tersebut, Pusat Litbang Pengairan telah membuat suatu nomograf yang diturunkan berdasarkan hubungan antara kelima faktor diatas.

Nomogram tersebut dapat digunakan untuk :

  • memperkirakan jumlah debit peresap rencana dari suatu bangunan peresap yang difunngsikan untuk mengimbangi perubahan penggunaan lahan seluas A m2 ,  hujan rencana i mm/jam, dengan tingkat presentasi efesiensi (ef) sarana bangunan peresap tertentu. Dari debit rencana peresap tersebut kemudian dapat dihitung jumlah bangunan peresap yang dibutuhkan, jika daya resap tiap bangunan peresap dapat diperkirakan dengan rumus atau dengan pengujian di tempat
  • Memperkirakan luas efektif perubahan fungsi  lahan yang resapannya dapat digantikan oleh resapan dari bangunan peresap dengan kondisi daerah (i, DC) daya resap (efi,Qresap) tertentu, sehingga dapat menganalisa efektifitas bangunan peresap dengan menilai perbandingan luas efektif lahan pembangunan (A) terhadap luas ruang yang terpakai bangunan resapan(a)

    Makin besar nilai efektifitas bangunan peresap (A/a) dapat dikatakan bangunan peresap makin  efektif.  

 Petunjuk Penggunaan :

Nomogram I

Kasus I

Biala sumur sudah dibangun ; I, DC, Ef dan Qresap  diketahui, A tidak diketahui. Tarik garis tegak lurus sumbu I memotong fungsi DC, fungsi Ef dan fungsi  DQ berlawanan arah jaruam jam, sampai memotong  tegak lurus sumbu A.

Nilai A adalah luas areal yang infiltrasinya tersubtitusi oleh 1 buah sumur

Kasus 2

Bila luas area pembangunan (A) diketahui ; I,AC,Ef dan A diketahui, DQ dan jumlah sumur dicari

  1. Tarik garis tegak lurus sumbu I memotong  funsi AC dan fungsi Ef sampai bidang fungsi DQ.
  2. Tarik garis lurus sumbu A sampai memotong garis1). Garis perpotongannya adalah DQ atau Debit Air yang harus diresapkan.

Jumlah sumur n = DQ/ Qresap

Qresap  didapat dari hitungan atau mengguakan nomograf II

Nomogram II

Menentukan Qresap 1 buah sumur dengan dimensi  L,H, dan nilai K serta bentuk sumur tertentu dengan diameter 1 meter. Tarik tegak lurus sumbu L memotong fungsi F,  fungsi H dan fungsi K searah jarum jam sampai memotong sumbu Qresap

Qresap  adalah kapasitas resapan  I (satu) buah sumur dengan diameter 1 meter.

 PROSPEK

Dengan banyaknya bangunan peresap diharapkan dapat mengimbangi dampak negatif dari meluasnya pengembangan wilayah, mengkonservasikan sumber daya air, menahan intrusi air laut dan kalau memungkinkan mungurangi genangan banjir.

Peranan puslitbang Pengairan sangat dominan dalam hal pembuatan bangunan peresap, mulai dari masukan teknis dan manajemen Pemanfaatan, pengembangn dan penyebarluasan penggunaanya dalam rangka konservasi air.

Dalam rangka penyebarluasan, Puslitbang Pengairan mengusulkan perwujudan tindakan konservasi air melalui penerapan  bangunan peresap dilapangan, dengan membuat proyek percontohan berskala besar atau melalui penjabarannya kedalam perumusan kebijaksanaan pengembangan wilayah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s