Amsterdam, Kota Venice dari Belanda

Bila kita mengunjungi Amsterdam, mungkin satu hal yang akan muncul dibenak kita adalah kota ini begitu indah dan mampu membuat kita rileks. Memang banyak bangunan dan pemandangan indah yang bisa kita temui di Amsterdam. Amsterdam juga merupakan salah satu kota terbesar di Eropa. Kota ini mempunyai banyak distrik yang bisa kita kunjungi. Akan tetapi, banyak orang yang mengunjungi kota ini hanya untuk mendapatkan satu hal, yaitu barang illegal yang dilegalkan disini. Memang, prostitusi di kota Amsterdam berstatus legal. Bahkan, banyak tempat prostitusi yang tersebar di Amsterdam. Selain itu, ganja juga dianggap legal. Meskipun ada hukum yang melarangnya disini, banyak petugas kepolisian yang memaklumi dan memaafkan bila mereka menemukan orang yang sedang memakai barang illegal ini. Akan tetapi, hal tersebut tidak berarti anda bisa bebas memakainya. Kita bisa terkena hukuman, khususnya akhir-akhir ini saat pemerintah lebih mengetatkan peraturan soal pelarangan pemakaian barang illegal ini.

Akan tetapi, bila kita pergi ke Amsterdam hanya untuk mencari hal-hal illegal yang disebutkan diatas, maka kita akan sangat rugi. Kota Amsterdam didirikan pada akhir abad ke 12 sebagai desa pemancing. Dan, pada abad ke 17, kota ini berkembang menjadi pusat perdagangan yang paling penting pada masa keemasan kerajaan Belanda. Oleh karena pada awalnya Amsterdam dibangun sebagai desa pemancing, maka anda akan bisa menemukan banyak kanal yang biasanya digunakan oleh para pemancing. Dan, hal ini menjadi salah satu daya tarik kota Amsterdam. Anda bisa menyewa perahu, dan menjelajahi kota ini melalui jalur air ini. Karena adanya Canal Belt ini, maka banyak pihak menjuluki kota Amsterdam sebagai Venice of the North, atau bisa diartikan kota Venice di Utara. Nama Amsterdam juga berhubungan erat dengan kanal dan sungai yang banyak kita jumpai di kota ini. Nama Amsterdam berasal dari bendungan atau Dam yang berada di daerah Amstel. Daerah ini merupakan daerah tertua di kota Amsterdam. Cuaca di Amsterdam tergolong sangat bersahabat. Kita bisa mengunjungi kota ini kapan pun selama setahun. Akan tetapi, bila anda baru pertama kali berkunjung ke kota Amsterdam, mungkin anda terkejut saat musim dingin, dimana waktu siang sangat singkat. Waktu mulai terbit sampai tenggelamnya matahari di Amsterdam saat musim dingin hanyalah 8 jam. Jadi, bila matahari terbit jam 6 pagi di Indonesia, pada sekitar pukul 3 sore hari sudah menjadi malam hari. Belanda terkenal akan bunga Tulipnya. Dan Amsterdam mempunyai bunga ini. Akan tetapi, bila kita ingin melihat bunga Tulip yang mekar dengan indah, kita harus mengunjungi kota ini pada saat yang tepat. Biasanya pada awal musim semi atau pada Queen’s Day yang jatuh pada tanggal 30 April. Pada saat itu anda akan bisa menyaksikan pemandangan bunga Tulip yang menawan.

Banyak bangunan dengan gaya abad pertengahan yang bisa kita jumpai di Amsterdam. Hal tersebut juga menjadi salah satu daya tarik kota ini dan alasan bagus bagi anda yang ingin menikmati keindahan arsitektur. Amsterdam juga mempunyai taman di bagian Selatan kota yaitu Vondelpark. Di tempat ini, banyak penduduk lokal yang menikmati musim semi dengan bersantai dan meminum anggur merah. Bila anda menyukai minum ini, anda juga bisa meminumnya di taman ini. Anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda sekaligus menenangkan di taman ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s