Past Tense, Mudah Dipahami

Belajar Bahasa Inggris sebenarnya mengasyikkan. Pada dasarnya, mempelajari sebuah bahasa baru yang bukan bahasa ibu kita, yakni Bahasa Indonesia seharusnya menjadi hal baru yang tidak biasa dan menarik. Namun demikian, banyak factor yang menyebabkan orang dan pelajar pada khususnya mengalami banyak kesulitan dan kendala dalam mempelajari bahasa internasional ini. Bagi para pelajar, tuntutan nilai dan ujian agaknya menjadi momok tersendiri dalam mempelajari Bahasa Inggris. Mereka yang sebenarnya bisa menguasai bahasa ini dengan senang dan cepat, namun harus dihadang dengan berbagai tes dan nilai minimal yang harus dicapai. Bayangkan jika mereka belajar bahasa tanpa beban dan dipraktekkan langsung dalam kehidupan sehari-hari, pastilah mempelajari bahasa bukanlah menjadi masalah yang rumit.

Namun demikian, kita sebagai warga tak bisa berbuat apa-apa mengenai system pendidikan yang telah digariskan oleh mereka yang berwenang dan berhak membuat peraturan. Belajar Bahasa Inggris memang penting dan harus ada ukuran keberhasilan bagi pelajar yakni nilai. Sedangkan bagi masyarakat umum yang ingin mempelajari Bahasa Inggris, kendala tentunya bukanlah perihal berburu nilai maupun ujian, namun lebih ke internal materi Bahasa Inggris. Ya, vocabulary dan grammar menjadi dua hal yang pada umumnya membuat orang kesulitan. Vocabulary atau kosa kata dalam Bahasa Inggris memang tidak mudah dikuasai, namun sebenarnya juga tidak sulit. Kata kuncinya adalah dengan sering berurusan dengan kata-kata dalam Bahasa Inggris entah itu membaca, menulis, berbicara atau mendengar, niscaya vocabulary akan sangat cepat dikuasai. Begitu juga dengan grammar. Saat pelajar dan pembelajar pada umumnya telah mendapatkan teori mengenai grammar dan sering menggunakannya entah itu untuk menulis maupun berbicara, niscaya menguasai grammar bukanlah hal yang sulit dan rumit.

Past Tense dan Karakter Kata Kerjanya

Salah satu jenis grammar yang akan dibahas kali ini adalah past tense. Dari arti katanya saja sudah bisa ditebak bahwa kalimat yang tergolong past tense merupakan kalimat yang menyatakan atau menjelaskan hal-hal dan kegiatan di masa lalu entah itu satu tahun yang lalu, satu bulan yang lalu atau bahkan satu detik yang lalu. Mengapa bisa demikian? Pada dasarnya pembagian jenis tenses dalam Bahasa Inggris adalah karena para speaker nya atau orang-orang yang berbicara Bahasa Inggris sangat menghargai waktu. Kalimat yang menyatakan kegiatan di masa lalu, sekarang dan yang akan datang memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Berbeda dengan bahasa kita yang tidak memiliki struktur baku seperti hal tersebut.

Permasalahan utama pada past tense adalah mengenai penggunaan verb alias kata kerja. Pada dasarnya, kata kerja atau verb memiliki dua macam yakni regular verb dan irregular verb. Untuk lebih jelasnya akan kita kupas satu per satu terlebih dahulu :

1. Regular Verb

Merupakan kata kerja beraturan. Beraturan disini maksudnya adalah untuk mengekspresikan suatu kata kerja yang telah terjadi, tinggal ditambahkan –ed saja pada akhirannya. Contoh :

Cook – cooked, example : I cooked some pies yesterday. (Saya memasak beberapa kue pie kemarin)

Study – studied, example : They studied biology seriously last night. (Mereka belajar biologi dengan serius kemarin malam)

Touch – touched, example : He touched the book carefully few minutes ago. (Dia menyentuh buku itu beberapa menit yang lalu)

Dan masih banyak lagi. (bisa dicek di kamus Bahasa Inggris mengenai regular verb).

2. Irregular Verb

Irregular verb berarti kata kerja yang tak beraturan. Tak beraturan di sini disebabkan karena untuk mengekspresikan sebuah verb atau kata kerja di masa lampau, kata kerja ini tidak bisa langsung diberi akhiran –ed, namun harus diganti dengan kata lain sesuai dengan aturan dalam Bahasa Inggris. Contoh :

Sing – sang, example : Maria sang a romantic song last week. (Maria menyanyikan sebuah lagu romantic minggu yang lalu)

Run – ran, example : They ran quickly because of dog. (Mereka lari terbirit-birit karena anjing tersebut)

Understand – understood, example : Students understood what the teacher said. (Siswa mengerti apa yang dikatakan guru).

Past Tense dan Berbagai Formasinya

Setelah mengetahui dua jenis kata kerja (Verb) dalam past tense yang sering disebut verb 2, kini saatnya kita mengenal lebih jauh mengenai berbagai formasi past tense. Pada dasarnya, past tense dibagi menjadi dua yakni simple past tense dan past continuous tense. Sedangkan untuk formasi yang akan dibahas kali ini adalah kalimat positif, kalimat negative dan kalimat tanya untuk masing-masing jenis past tense. Untuk lebih jelasnya kita simak berikut ini :

1. Simple Past Tense

Kalimat simple past tense merupakan jenis past tense yang simple atau sederhana. Menggunakan kalimat ini sangatlah mudah karena permasalahannya hanya tinggal mengganti verb dengan verb 2 entah ituregular verb atau irregular verb sesuai kata yang dibutuhkan. Contoh :

She watched a movie last night.

They went to a cinema a week ago.

Mia got in the car suddenly.

Terra understood his girlfriend.

Sangat mudah sekali bukan? Sedangkan untuk mengubah formasinya, perhatikan contoh berikut ini :

She watched a movie last night. (kalimat positif)

She didn’t watch a movie last night. (kalimat negative)

Did she watch a movie last night? (kalimat Tanya)

Untuk mengubah kalimat positif menjadi kalimat negative sangat mudah yakni dengan menambahkan didn’t atau singkatan dari did not di depan verb. Jangan lupa untuk menghilangkan –ed pada verb tersebut.Sedangkan untuk mengubah kalimat menjadi kalimat Tanya, cukup letakkan did pada awal kalimat. Jangan lupa pula untuk menghilangkan –ed pada akhiran verb yang digunakan. Hal ini berlaku untuk semua subjek (I, They, We, She, He, It).

2. Past Continuous Tense

Kalimat past continuous tense merupakan jenis kalimat past tense yang cukup mudah untuk dipahami. Kalimat ini berbeda dengan simple past tense yang hanya tingal menambahkan –ed atau mengganti dengan verb 2 pada verb yang digunakan. Pada kalimat ini, kita harus menambahkan to be alias kata bantu yang terdiri dari was dan were di depan verb yang telah ditambahkan akhiran –ing.

Lennie studied biology – Lennie was studying biology.

They drank vitamin water – They were drinking vitamin water.

Jadi, simple sekali bukan, cukup dengan menambahkan was atau were dan menambahkan –ing pada akhiran verb atau kata kerja yang digunakan. Ingat selalu bahwa was digunakan untuk subjek tunggal yakni I, she, he, it atau nama satu orang atau satu benda dan were digunakan untuk subjek jamak (lebih dari satu) seperti they, we, dan nama orang atau benda yang lebih dari satu. Sedangkan untuk perubahan formasinya adalah sebagai berikut :

Lennie was studying biology. (kalimat positif)

Lennie was not studying biology. (kalimat negative)

Was Lennie studying biology? (kalimat Tanya)

Mudah sekali bukan? Selamat belajar!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s