Past Tense, Detail untuk Kejadian Masa Lampau

Past tense, atau kala lampau untuk bahasa Indonesia, adalah salah satu bentuk tenses yang menyatakan kejadian yang telah terjadi di masa lampau. Past tense membantu kita memahami kejadian dari detail waktu lampau.

Past tense dan bentuk lainnya

Past tense dalam bahasa Inggris adalah salah satu bentuk kata kerja yang terganti bentuknya. Hal ini terjadi pada kata kerja regular dengan menambahkan sufiks –d atau –ed, misalnya accept menjadi accepted. Sementara untuk kata kerja irregular bentuknya bermacam-macam seperti go menjadi wentsee menjadi saw. Ada pula kasus dimana penggunaan kala kini, present tense, melibatkan kata kerja yang diubah ke dalam bentuk lampau seperti I have created some good memories with my raltives, namun penggunaan yang demikian bukanlah sebuah bentuk kala lampau dalam bahasa Inggris, melainkan bentuk present tense dengan aspek yang ada dalam bentuk perfect tense dan bentuk ini disebut dengan presenet perfect tense. Kasus yang seperti ini dapat diubah menjadi bentuk lampau dengan mengganti kata has/have dengan had. Bentuk pernyataan akan aksi atau kejadian yang berlangsung di masa kini, progressive aspect, dapat digunakan bersama dengan kala lampau membentuk past continuous/progressive tense. Selain bentuk-bentuk tersebut, masih ada beberapa bentuk lagi yang akan dibahas berikut dengan bentuk yang telah disebutkan.

Past Simple

Bentuk past tense ini hanya memakai perubahan verba kala kini (present tense) ke bentuk lampau menjadi regular atau irregular verb. Meskipun demikian beberapa tambahan perlu dilakukan tergantung bentuk kalimatnya, seperti interogative dengan penambahan did (did she attend the class yesterday?) atau bentuk negative (she did not attend the class yesterday).

Past Progressive

Dikenal juga dengan istilah Past Continuous. Bentuk kala lampau ini menggunakan bentuk lampau dari to be (was, were) lalu diikuti dengan bentuk v-ing (he was sitting, she was writing, my friends were going.). Bentuk ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang sedang berlangsung di waktu lampau.

Past Perfect

Past perfect menggabungkan had dengan past participle (bentuk kata kerja yang digunakan dalam suatu kalimat untuk memberi keterangan atau mengubah kondisi suatu nomina) yang digunakan pada kata kerja yang dirujuk atau utama (we had finished the supper). Bentuk past tense ini digunakan untuk menyatakan kejadian atau keadaan yang terjadi sebelum kala lampau.

Past Perfect Progressive

Bentuk ini menggabungkan had dengan bentuk past pasrticiple be (been) dengan bentuk v-ing (gerund) (we had been listening to Mozart since we are 5 years old, Allan had been working for the company for 10 years.). past perfect progressive digunakan untuk menyatakan kejadian yang tengah berlangsung dalam jangka waktu tertentu di masa sebelum lampau.

Keseluruh bentuk di atas tidak serta merta mengenai bentuk dan pemakaian yang dikhususkan saja, dari masing-masing bentuk di atas dapat diterapkan dalam berbagai situasi sesuai dengan fungsinya.

Kapan Menggunakannya?

Kondisi-kondisi atau situasi yang dimaksud akan dibahas di sini, di bagian cabang-cabang dari fungsi masing-masing bentuk past tense.

Past Simple

Bentuk umum past simple adalah: Subject + Verb (past) contoh diantaranya:

  • Harry borrowed Anna’s book this morning.
  • She was sick when we are on our field trip
  • Dona suffered a broken rib.

Penggunaan bentuk past simple yang pertama adalah untuk menyatakan kejadian yang telah terjadi di satu waktu di masa lampau, dan kejadian ini bisa terjadi dalam waktu yang lama atau sebentar.

  • Wanda read Poe’s poem last week. (lama)
  • I ate my brother’s lunch. (sebentar)
  • She asked me to be her husband at some time at the spring of 1975. (lama)
  • Father of Rio bought a hunting rifle.

Penggunaan berikutnya adalah menyatakan suatu situasi yang terjadi di masa lampau.

  • I lived in Ibiza for 17 years.
  • Adam worked as a photographer for 20 years.
  • I left my family for 5 years.

Past Simple juga dapat digunakan untuk menyatakan kejadian yang terjadi di masa lampau yang terjadi dalam sebuah rangkaian dan melibatkan beberapa kejadian.

  • She left the room, opened her wallet, and gave some money to the bell boy.
  • I worked my assignments, drank some cough medicine, and fell asleep at eleven o’clock.

Past Progressive

Bentuk past progressive pada umumnya adalah: Subject + be form (past) (was/were) + V-ing

  • Harry was working for his new album.

Past progressive digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kejadian yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan terjadi di masa lampu. Kejadian ini dapat diinterupsi oleh kejadian lain atau dapat terjadi secara bersamaan.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kejadian dalam past progressive dapat dinyatakan ketika kejadian tersebut diinterupsi atau diganggu oleh kejadian lain. Bentuk dari penggunaan past progressive yang demikian adalah: Past continuous sentence + when + Past simple sentence

  • My mom was reading a book when my brother fell in the bathroom.

Selain bentuk tersebut ada bentuk ke dua yang dapat digunakan: when + past continuous sentence + Past simple sentence.

  • While you were fooling around, others made some progress.

Bentuk past tense ini juga dapat menyatakan kejadian yang terjadi secara bersamaan: Past continuous sentence + when + Past continuous sentence atau when + past continuous sentence +past continuous sentence. Selain penggunaan when, and juga dapat digunakan.

  • Our plane was landing, when the flight attendant was reminding us to check our luggage.
  • Bobby was taking a bachelor degree and Barbra was taking a pHD.

Past Perfect

Bentuk umum past perfect adalah seperti ini: Subject + had + Verb (past participle form) dan penggunaan past perfect adalah untuk, diantaranya:

Kejadian yang telah berlangsung sebelum kejadian lain di masa lampau, seperti:

  • I had seen her performing before, but never as amazing as as what i’ve seen last night!

Digunakan bersama third conditional sentence:

  • If we had taken a trip to Spain, they wouldn’t tease us.

Past Perfect Progressive

Bentuk umum dari past perfect progressive adalah: Subject + had been + Verb-ing. Past perfect progressive dapat digunakan untuk:

Menyatakan bahwa suatu kejadian sedang berlangsung sebelum kejadian lain.

  • I had been listening to Coldplay before she introduced me to Muse.

Seperti halnya past perfect, bentuk ini dapat digunakan bersama third conditional sentence:

  • If it had not been snowing, we could have been cycling around Hyde Park.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s