Mahir Past Tense, Mahir Bahasa Inggris

Saat mendengar kata tense seperti past tense biasanya pikiran kita langsung melayang pada jenis-jenis tenses yang rumit dan kosa kata Bhasa Inggris (vocabulary) yang sulit dipahami. Padahal jika kita menyimak dengan seksama masing-masing tenses terutama past tense sebetulnya tidak sulit bahkan bisa dibilang cukup mudah. Belajar mengenai salah satu jenis tenses ini merupakan hal yang penting bagi pelajar maupun pembelajar pada umumnya. Pasalnya, past tense memegang peranan penting dalam belajar Bahasa Inggris.

Pentingnya Mempelajari Past Tense Bagi Pelajar dan Pembelajar Umum

Bagi anda yang kini sedang mempelajari Bahasa Inggris dengan tujuan apapun itu, mempelajari past tense menjadi bagian yang tak terpisahkan. Walaupun kini banyak sekolah formal dari berbagai level dan berbagai jenis lembaga bimbingan belajar swasta yang semakin menjamur menjauhi mengajarkan tenses pada murid-muridnya, sebenarnya tenses sudah terbersit dalam setiap kalimat Bahasa Inggris yang terucap dan setiap kalimat Bahasa Inggris yang tertulis. Berikut ini merupakan pentingnya belajar past tense bagi pelajar dan pembelajar umum Bahasa Inggris:

1. Bagi Pelajar

Bagi pelajar, tentunya mempelajari past tense merupakan bagian yang penting dalam belajar bahasa Inggris. Mengapa demikian? Karena materi yang sebenarnya mereka pelajari memerlukan pemahaman past tense yang cukup walaupun tak harus menguasainya hingga jauh.

Dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK KD) di tingkat SMA misalnya, siswa harus dapat menyerap dan mengekspersikan informasi yang ada pada teks narrative, spoof, recount, news dan masih banyak lagi. Tentunya jenis teks tersebut merupakan teks yang menggunakan past tense sebagai bahasa komunikasinya. Jikalau siswa harus mengarang atau menceritakan hal tersebut di depan kelas, jenis tense yang paling tepat digunakan adalah past tense, bukan yang lain.

Dalam ujian akhir nasional, teks-teks seperti narrative, spoof, news dan recount seringkali muncul. Walaupun mungkin tidak ada pertanyaan yang berhubungan dengan grammar atau teori past tense, namun tentunya pengenalan terhadap jenis kalimat ini haruslah dikuasai. Pasalnya jangan sampai pelajar bingung terhadap suatu kata karena tidak tahu bahwa kata tersebut merupakan jenis verb 2 alias peralihan dari kata kerja sebenarnya (verb 1) yang sering digunakan pada kalimat past tense. Misalnya saja ran, took, wrote, spoke, left, went dan sebagainya. Kata-kata ini tentu saja jika dicari dalam kamus sulit ditemukan atau bahkan tidak ada karena kata-kata tersebut merupakan peralihan dari verb 1.

2. Bagi Pembelajar Umum

Tentunya mempelajari past tense bagi para pembelajar umum entah itu karyawan, wirausahawan, pemandu wisata dan sebagainya sangatlah penting. Walaupun tujan utama mempelajari Bahasa Inggris adalah agar dapat berkomunikasi dengan para native speaker atau orang yang berbicara Bahasa Inggris sejak lahir, namun tentunya komunikasi tersebut harus dilakukan secara tepat, bukan? Berikut ini merupakan beberapa alasan bagi para pembelajar umum untuk mempelajari past tense :

1. Dalam berkomunikasi sehari-hari, orang cenderung akan membicarakan hal-hal yang telah dilakukannya daripada membicarakan hal-hal yang akan dilakukannya. Tentu saja disini kalimat yang akan diucapkan adalah kalimat past tense yang menjelaskan hal-hal yang telah dilakukan.

2. Dalam berkomunikasi sehari-hari dalam menggunakan Bahasa Inggris tentunya pembicara ingin agar ucapannya dipahami oleh lawan bicara. Sedangkan jika penggunaan kalimat yang diucapkan tidak sesuai dengan maksud yang disampaikan, tentunya akan terjadi miscommunication atau salah tangkap. Jikalau demikian bisa jadi komunikasi menjadi tidak efektif. Misalnya saat seseorang mengatakan I was a pilot (Saya dulunya seorang pilot) maka sang lawan bicara mungkin akan menimpali So, what are you now? (Jadi sekarang pekerjaan anda apa?). Jikalau sang pembicara memaksudkan bahwa sekarang ia masih menjadi pilot, makna ini berarti tidak tersampaikan.

3. Untuk menyatakan kesopanan, biasanya kata awal dalam pertanyaan menggunakan verb 2 alias past tense. Misalnya saja Could you please give me some water? (Bisakah anda memberikan saya minuman?) atau Would you please wake me up at 5? (Bisakah anda membangunkan saya pukul 5?). Hal ini tentunya berbeda jika diucapkan dengan bentuk yang lain karena akan mengurangi kesopanan.

Hal-hal yang Rancu dalam Past Tense

Mempelajari past tense tidak sulit namun juga tidak mudah. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan penggunaannya agar tidak menjadi salah persepsi dan misunderstanding (salah pengertian) :

1. Kata used to memiliki makna bukan ‘digunakan untuk’. Kata used to memiliki makna ‘dulunya’. Contoh: I used to eat rice, but now I eat bread. (Saya dulunya makan nasi, namun sekarang saya makan roti).

2. Beberapa kata seperti put, read, cut memiliki bentuk verb 2 yang sama yakni put, read, dan cut. Hal ini tentunya berbeda dengan kata-kata lainnya yang biasanya harus ditambahkan –ed pada akhirannya (study – studied) atau diubah menjadi kata lain (sing – sang). Kata-kata tersebut merupakan pengecualian sesuai dengan kaidah baku Bahasa Inggris.

3. Kata were tidak selalu dipakai untuk mendampingi subjek jamak seperti they dan we. Kata were seringkali digunakan untuk mengekspresikan kalimat yang berisi hal-hal yang tidak mungkin (impossible) terjadi dalam dunia nyata. Contoh yang paling mudah adalah salah satu judul lagu penyanyi wanita ternama dunia Beyonce yakni If I were a boy. Mengapa di sini kata I diikuti dengan kata were, bukannya was? Dalam tata aturan baku Bahasa Inggris memang kata I seharusnya diikuti dengan kata was namun karena kalimat ini bermakna lain, maka were bisa digunakan untuk subjek apapun. (Beyonce sebagai penyanyi wanita tak mungkin menjadi laki-laki sesuai dengan lirik lagunya If I were a boy).

4. Mengenali verb 2 atau kata kerja lampau tidak melulu harus dihapalkan. Menghapal mungkin efektif untuk digunakan pada saat momen tertentu seperti ujian, namun begitu ujian selesai maka hafalan pun akan hilang. Agar dapat mengingat verb 2 dengan mudah adalah dengan sering-sering mempraktikkannya yakni dengan membaca artikel Bahasa Inggris entah itu di internet maupun Koran, mendengarkan suara atau lagu Bahasa Inggris, berbicara menggunakan Bahasa Inggris dan sebagainya.

5. Mengenali past tense tidaklah sulit. Jikalau verb yang digunakan adalah verb 2 maka bisa dipastikan kalimat tersebut adalah past tense.

Tak sulit bukan mempelajari past tense? Jika anda yakin dengan kemampuan diri anda sendiri maka anda dapat mempelajari past tense pada khususnya dan Bahasa Inggris pada umumnya dengan cepat. Kata kuncinya adalah sering-sering mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam teori pembelajaran Bahasa Inggris dikenal ada empat macam skills atau ketrampilan yang digunakan untuk mempelajari suatu bahasa apa saja yakni reading atau membaca, writing atau menulis, listening atau mendengarkan, dan speaking atau berbicara. Jikalau keempat skills ini difungsikan dengan baik, maka belajar bahasa apa saja akan menjadi mudah, termasuk belajar Bahasa Inggris. Selamat Belajar!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s