Cara Mudah Mengenali Past Tense

Sepertinya tatkala siswa siswi kita di sekolah mendengar kata-kata dengan akhiran tense, yang terbayang di benak dan pikiran mereka adalah kerumitan dan kesulitan dalam memahami dan membedakan macam-macam tense satu sama lain.

Mungkin hal tersebut menjadi salah satu penyebab mengapa teori tenses dan grammar pada umumnya dihapuskan dari system pembelajaran Bahasa Inggris baik di sekolah formal mulai dari SD, SMP maupun SMA hingga berbagai lembaga bimbingan belajar.

Ya, mendengar kata grammar saja sudah rumit dan mengerikan apalagi jika harus mengerjakan tes dan ujian mengenai grammar. Para pembelajar Bahasa Inggris yang menyukai lagu dan aneka film ternama berbahasa Inggris mengaku menyerah jika harus berurusan dengan grammar. 

Mereka lebih suka belajar Bahasa Inggris melalui hal-hal lain yang lebih menyenangkan seperti lirik lagu, subtitle film, artikel di internet dari berbagai situs dan sebagainya. Sebenarnya hal ini bukanlah suatu masalah yang besar dan justru malah bisa menyadarkan anak mengenai kebutuhan menguasai Bahasa Inggris yang applicable alias mudah diterapkan dalam dunia sehari-hari.

Untuk itulah, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar atau disingkat SK KD di dunia pendidikan kita mulai dari SD, SMP dan SMA mengarah pada teks yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, tentunya dikemas dalam empat skills utama yakni Speaking (berbicara), Reading (membaca), Writing (menulis) dan Listening (mendengarkan).

Pentingkah Mempelajari Tenses?

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah penting mempelajari tenses? Walaupun dianggap tidak terlalu penting, namun tenses memegang peranan penting dalam berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara tepat.

Memang, jika pembelajaran Bahasa Inggris difokuskan pada grammar saja seperti yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu, maka tentunya kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris menjadi melenceng dari tujuan awal yakni mendorong agar anak dapat berkomunikasi aktif dan pasif dalam Bahasa Inggris.

Saat mengajarkan grammar secara bijak dan sesuai dengan fungsinya, tentunya grammar bukanlah menjadi hal yangwasting time (membuang-buang waktu) dan useless (tak ada manfaatnya). Sehingga jika ada yang mengatakan bahwa grammar bukanlah suatu hal yang penting dalam belajar Bahasa Inggris hal ini tentulah kurang tepat.

Namun jika ada yang mengatakan belajar Bahasa Inggris harus diawali dan focus pada grammar hal ini juga tidak benar. Semuanya harus dipelajari sesuai dengan fungsi dan porsinya. Grammar, Vocabulary, Structure, Idiom semuanya penting dan perlu dipelajari perlahan-lahan sesuai tahapannya dan dengan tujuan untuk berkomunikasi.

Apa dan Bagaimana Past Tense Itu?

Salah satu jenis tenses yang sebenarnya mudah namun banyak yang mengeluh karena tidak mudah menguasainya adalah past tense. Apakah sebenarnya past tense itu? Past tense adalah jenis kalimat yang menjelaskan kejadian atau aksi yang terjadi di masa lampau. Masa lampau ini tidak hanya melulu berarti satu tahun yang lalu, bahkan satu detik yang lalu pun bisa disebut dengan masa lampau.

Dengan kata lain, saat seseorang sudah selesai mengerjakan suatu hal di masa lampau, entah itu memasak, mencuci, belajar, mandi, menonton tivi, berpikir bahkan melamun, semuanya dapat diekspresikan melalui jenis tense yang tepat yakni past tense.

Pada dasarnya, past tense dibagi menjadi dua macam. Yang pertama dan yang biasa kita temukan adalah jenis past simple tense. Sesuai dengan namanya, past simple tense berarti jenis kalimat past tense alias kalimat yang menjelaskan kejadian di masa lampau namun yang berbentuk simple alias sederhana.

Sederhana di sini menerangkan bahwa kalimat past simple tense hanya membutuhkan modifikasi atau perubahan bentuk pada verb atau kata kerja yang digunakan dan selesai. Mudah sekali bukan? Perhatikan ilustrasi berikut di bawah ini :

  • join the club. – Present Tense – makna : ‘Saya bergabung dalam klub tersebut’
  • joined the club. – Past Simple Tense – makna : ‘Saya pernah bergabung dalam klub tersebut’

Sangat mudah sekali bukan saat kita membuat kalimat simple past tense? Lalu dimanakah tantangan atau kerumitannya? Nah disinilah tantangan kita yang ingin mempelajari bahasa internasional ini.

Satu-satunya tantangan yang ada pada simple past tense adalah bagaimana cara memodifikasi verb atau kata kerja yang digunakan pada suatu kalimat. Pasalnya, banyak kata yang bisa langsung ditambah akhiran –ed pada bagian belakangnya, namun tidak sedikit pula yang memerlukan modifikasi total alias diganti dengan kata lain. Untuk kata-kata berikut ini merupakan regular verb (kata kerja beraturan) yang bisa langsung ditambah –ed pada akhirannya :

  • Joined
  • Cooked
  • Studied
  • Watched
  • Listened
  • Loved
  • Touched
  • Typed
  • Opened
  • Closed
  • Reached

Daftar regular verb di atas hanyalah sedikit dari banyak kata kerja beraturan yang langsung bisa ditambahkan –ed pada akhirannya.

Namun demikian, tak semua kata kerja bisa langsung diberi imbuhan –ed, banyak pula yang menuntut perombakan total pada kata yang sudah di atur dalam tata bahasa Bahasa Inggris seperti di antaranya :

  • Come – came
  • Run – ran
  • Go – went
  • Sleep – slept
  • Eat – ate
  • Sing – sang
  • Stand – stood

Daftar irregular verbs  yang lebih lengkap tentunya dapat dengan mudah didapatkan di kamus-kamus Bahasa Inggris yang tersedia di pasaran. Untuk kalimat lengkap past tense dapat disimak berikut ini :

  • She cooked an apple pie for dinner last night.
  • They came to my house an hour a go.
  • Simpel dan mudah bukan?

Untuk tipe yang kedua ialah past continuous tense. Berbeda dengan simple past tense, jenis past tense berikut ini memerlukan tantangan yang lebih mudah. Kali ini verb atau kata kerja tetap dalam bentuk aslinya alias verb 1 atau kata kerja yang belum dimodifikasi dan tinggal ditambahkan akhiran -ing. Lalu dimanakah tantangannya? Perhatikan ilustrasi berikut ini :

  • was studying English.
  • They were coming to my house.
  • She was waiting for you.

Ada dua tantangan yang harus diselesaikan : Pertama adalah menentukan apakah to be di depan kata kerja apakah menggunakan was atau were. Lalu tantangan yang kedua adalah dengan menambahkan –ing begitu saja di belakang kata kerja yang dibutuhkan. Tantangan kedua pastilah mudah sekali dilakukan, bukan?

Untuk tantangan yang pertama, butuh pemahaman sederhana. Untuk pelaku I, She, He, It (pelaku hanya satu orang) mesti diikuti dengan was. Sedangkan untuk subjek atau pelaku They dan We (pelaku lebih dari satu orang) mesti diikuti dengan were. Mudah dan simple bukan?

Lalu kapankah kita menggunakan simple past tense dan past continuous tense?

Simple Past Tense digunakan untuk menyatakan tindakan yang terjadi di masa lalu tanpa menunjukkan adanya proses atau durasi waktu. Misalnya ‘She came to my house yesterday’ yang berarti ‘Dia datang ke rumahku kemarin’. Datang tidak menunjukkan suatu durasi, layaknya kalimat berita yang selesai begitu saja.

Past Continuous Tense menunjukkan tindakan yang terjadi di masa lalu yang menunjukkan adanya durasi waktu atau proses yang berlangsung. Misalnya ‘She was waiting for me in the café’ yang berarti ‘Dia menungguku di kafe’. Menunggu di sini menunjukkan kata yang mengandung durasi entah itu satu jam atau lainnya.

Selamat belajar past tense!

One thought on “Cara Mudah Mengenali Past Tense

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s