Gerakan Menjaga dan Melestarikan Lingkungan

Alam adalah tempat segala makhluk di dunia bersandar. Di Bumi, manusia dan makhluk hidup, bahkan benda mati pun menopangkan diri kepada alam. Dengan pergeseran akhlak dan moral manusia yang semakin parah, tidak lama lagi akan ada kemungkinan bahwa kesadaran untuk menghargai dan menyayangi Bumi sebagai tempat bertumpu pun tergerus sama sekali.

Alih-alih menjaga dan merawat lingkungan—bahkan dengan segala macam produk teknologi yang membahayakan alam—ada orang-orang yang dengan seenaknya dan tanpa memikirkan akibat jangka panjangnya, secara sengaja melakukan kerusakan terhadap lingkungan alam. Vandalisme terhadap alam yang tidak bertanggung jawab tersebut harus dihentikan demi kelangsungan kehidupan di muka Bumi, setidaknya sampai Hari Pembalasan benar-benar tiba.

Gerakan Penghijauan

Kesadaran diri sungguh penting, untuk memahami bahwa alamlah yang mengayomi kita selama ribuan tahun. Dan bila manusia sudah tidak memiliki kesadaran yang diharapkan—karena sudah terlanjur gelap mata dan serakah—maka upaya pendidikan demi memberikan pemahaman untuk menjaga dan melestarikan alam tersebut harus dilakukan secara intensif dan kontinyu, sekurang-kurangnya bagi generasi selanjutnya.

Pendidikan yang diberikan semenjak kecil, mencakup pengetahuan bahwa dari semua makhluk, pohon merupakan salah satu sumber utama penopang Bumi dengan perannya untuk menjaga kekuatan tanah menggunakan akarnya dan mendistribusikan udara segar (oksigen) kepada makhluk hidup lain setelah memproses isapan karbondioksida di dalam jaringannya. Betapa pohon sangat berjasa sebagai sumber kehidupan.

Manusia sebagai makhluk berakal tentu dapat memikirkan berbagai cara yang tepat guna demi menjaga dan melestarikan lingkungan, khususnya untuk melestarikan dan mendayagunakan pohon tanpa berlebihan.

Langkah yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan oleh semua kalangan—terutama mereka yang berkecimpung dalam industri dengan bahan utama pohon, kertas, pulp, tisu, perkayuan, furnitur, percetakan, penerbitan, dan lain-lain—adalah melalui program “pilih tebang”, yaitu tidak menebang pohon yang masih berusia muda serta selalu ingat untuk menanam (bibit) pohon dua kali lipat dari jumlah pohon yang ditebang.

Dengan cara lain pun komunitas masyarakat dapat berperan serta dalam mendukung gerakan penghijauan serta mencegah pembalakan hutan dan penebangan liar. Tradisi membuka lahan—khususnya bagi mereka yang termasuk dalam suku nomaden di Indonesia—dengan cara membakar pohon di lahan yang diinginkan harus ditekan bahkan dihentikan sama sekali pelaksanaannya sebagai dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan.

Pemanfaatan Energi Alternatif

Pencegahan terhadap penggundulan hutan juga merupakan upaya mengurangi bahaya kekeringan yang melanda seantero Bumi sebagai salah satu gejala pemanasan global. Bencana kekeringan—yang memberikan dampak sangat besar bagi manusia, terutama karena berkurangnya bahan pangan—itu sendiri dapat menimbulkan kabut asap bahkan walau api tidak besar. Kabut asap dapat mengakibatkan gangguan infeksi saluran pernapasan akut—ISPA.

Bahaya cepat terjadinya pemanasan global juga dapat diminimalisasi dengan melakukan berbagai pencegahan dari tindakan sederhana menghemat pemakaian air, listrik, bahan bakar fosil—minyak bumi, batu bara, gas alam—serta menggantinya dengan energi alternatif. Energi alternatif untuk bahan bakar kendaraan bermotor yang telah dikembangkan misalnya bahan bakar biodiesel yang diolah dari minyak jelantah dan tanaman jarak pagar.

Penyempurnaan kedua bahan bakar alternatif tersebut dilakukan secara bertahap demi harapan agar di masa mendatang dapat dikembangkan lebih besar sehingga banyak investor yang berminat untuk memproduksinya secara massal.

Tenaga listrik sejatinya juga digunakan sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil, khususnya untuk kompor listrik, kendaraan listrik, dan lain-lain. Bila energi alternatif dapat dimanfaatkan secara optimal, tentu akan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan, dan tentu saja, bagi manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s