Lingkungan Sehat Hidup Nyaman

Memiliki hidup yang sehat adalah dambaan setiap orang. Karena dengan kesehatanlah kita bisa melakukan apa pun untuk meningkatkan kualitas hidup. Kita bisa bekerja, karena sehat. Kita bisa beribadah dengan sempurna, berkat kesehatan yang prima. Kita pun akan memiliki kondisi kejiwaan yang lebih baik.

Lingkungan sehat? Mudah saja.

Hidup yang sehat, tak lepas dari lingkungan yang juga menyehatkan. Jika kita hidup di lingkungan yang kurang terjaga kebersihan dan kesehatannya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk sedikit demi sedikit memperbaiki kualitas kesehatan lingkungan. Misalnya, dengan rajin mencuci tangan.

Di sekitar kita banyak sekali benda yang kita pegang. Sebagai informasi, telepon genggam dan keyboard computer adalah dua dari banyak sekali benda yang paling tidak steril yang ternyata tab bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari.

Bakteri dan virus yang menempel pada benda-benda umum seperti itu, sangatlah mudah berpindah ke dalam tubuh kita. Untuk itu, rajin mencuci tangan bisa mengurangi resiko terserang penyakit dengan persentase mencapai 90 persen.

Selain itu, pengolahan sampah juga menjadi salah satu faktor terciptanya lingkungan yang sehat. Ada banyak sekali jenis sampah yang kita kenal. Untuk itu, sangat diperlukan perhatian khusus dalam hal pemilahan sampah. Sebaiknya, kita tidak menyatukan sampah di satu tempat yang sama. Karena berbeda jenis bahan baku dari sampah tersebut, maka berbeda pula waktu yang dibutuhkan untuk bisa diuraikan kembali.

Pengolahan sampah juga membantu mengurangi terjadinya pencemaran tanah. Sampah bisa digolongkan menjadi dia kategori, organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup atau bisa dikatakan sebagai sisa-sisa makhluk hidup.

Jika dikelola dengan baik, sampah organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk, yang bisa menyuburkan tanah dan membantu tumbuh-tumbuhan untuk hidup. Sebaliknya, pengolahan yang salah justru menyebabkan sampah organik menjadi busuk, dan melepaskan gas beracun, yang bisa mengancam kesehatan kita.

Kemudian ada sampah anorganik yang membutuhkan waktu lebih lama untuk terurai, atau membusuk. Plastik dan Styrofoam adalah dua jenis bahan baku yang membutuhkan waktu terlama untuk bisa terurai dengan sempurna. Jika terlalu lama didiamkan, unsur-unsur kimia yang terkandundung di dalamnya justru bisa Untuk itu, sudah saatnya bagi kita mendukung kampanye reduce, reuse, dan recycle.

Bagaimana dengan sanitasi?

Tentu saja sanitasi juga memberikan dampak besar terhadap kesehatan lingkungan. Misalnya makanan. Kebutuhan dasar manusia adalah makanan, oleh sebab itu, kita harus memperhatikan kebersihan yang ada di tempat makan umum.

Caranya sangat mudah. Tampilan rumah makan yang baik menunjukkan pemiliknya mempunyai kesadaran dan kepedulian atas kebersihan dan kesehatan. Jika tidak, akan ada resiko penularan penyakit yang sangat serius.

Bisa kita saksikan di televisi, begitu banyak terjadi kasus keracunan makanan. Bisa jadi itu disebabkan oleh sanitasi atau kebersihan yang kurang terjaga, sehingga memungkinkan bakteri berkembang biak di dalam makanan.

Air bersih juga merupakan kebutuhan yang penting dalam kelangsungan hidup manusia. Tak heran karena air juga menjadi media penularan penyakit yang efektif. Itu disebabkan karena air adalah elemen dasar terjadinya kehidupan.

Tanpa air, maka tak akan ada kelembaban. Sifatnya yang fleksibel juga menjadikan air sebagai ‘rumah’ ternyaman bagi beberapa virus dan bakteri, untuk berkembang biak. Jadi, sudah saatnya bagi kita untuk memikirkan sanitasi air atau pengolahan air yang baik, guna mendukung kelangsungan hidup yang lebih baik bagi kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s