Pengomposan dengan keranjang takakura

Sampah menjadi isu lingkungan yang sangat meresahkan sekarang ini. Setiap harinya kita menghasilkan sampah dengan jumlah yang fantastis. Sampah-sampah dikota besar sulit untuk ditangani karena rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah rumah tangga.

Setiap rumah menghasilkan banyak sekali sampah rumah tangga. Sampah-sampah tersebut hanya dibuang dan tidak dipisahkan menurut jenisnya. Alhasil sampah-sampah menumpuk di tempat pembuangan akhir sampah dan sulit untuk ditangani. Banyak tokoh lingkungan yang berusaha memperkenalkan beberapa jenis atau metode pengolahan sampah yang sangat baik.

Pengolahan sampah yang bisa kita kembangkan salah satunya adalah dengan menggunakan keranjang takakura. Tidak semua orang mengetahui apa yang dimaksud dengan keranjang takakura. Keranjang takakura adalah keranjang yang digunakan untuk pengomposan sampah dalam skala rumah tangga.

Metode ini memang berasal dari Jepang dan telah dilakukan di Jepang pada tahun 2005. Pada awalnya keranjang ini dibuat dari bahan yang sangat sederhana. Sekarang keranjang yang dipakai sangat praktis dan bisa ditemukan diberbagai tempat.

Dengan menggunakan keranjang ini, anda bisa mengolah 8 kg sampah yang dihasilkan oleh 7 orang anggota keluarga setiap harinya. Ini tentu akan sangat mengurangi penumpukan sampah rumah tangga di berbagai tempat terutama di kota-kota besar.

Jenis sampah yang bisa diolah dengan keranjang takakura

Sebelum kita menggunakan keranjang takakura untuk pengomposan, tentu kita harus tahu sampah-sampah apa saja yang bisa kita olah. Berikut ini adalah jenis-jenis sampah yang bisa anda masukkan kedalam keranjang takakura:

Pertama, anda bisa mengomposkan sisa ikan, ayam dan kulit telur sisa dari masakan atau makanan yang hendak anda buang.

Kedua, anda tidak perlu kerepotan untuk mengolah nasi yang tersisa setiap harinya. Anda bisa menggunakan nasi di keranjang takakura.

Ketiga, anda bisa menggunakan sisa sayuran yang belum basi kedalam keranjang takakura. Sebelum anda menggunakan sisa sayuran sebaiknya anda mencuci sayuran tersebut dan peras. Pastikan anda tidak memasukkan air sayuran kedalam keranjang takakura.

Keempat, anda bisa mengolah sampah buah yang lunak misalnya kulit apel, jeruk atau buah yang lunak. Sebaiknya anda tidak memasukkan kulit buah yang sangat keras misalnya salak karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk diolah.

Setelah anda mengetahui jenis-jenis sampah yang bisa diolah dengan keranjang takakura ini, anda harus tahu cara kerja dari keranjang takakura ini. Keranjang takakura ini bisa digunakan dan menghasilkan kompos yang sempurna jika anda tahu bagaimana cara menggunakannya. Berikut ini anda harus mencermati cara kerja dari keranjang takakura tersebut.

Cara Kerja Keranjang Takakura

Sebagian dari kita tentu masih bingung bagaimana membuat kompos dari keranjang takakura ini. Anda hanya bisa mengolah sampah organik di keranjang takakura ini. Sampah-sampah anorganik seperti plastik dan botol bisa anda kumpulkan dan anda jual atau pergunakan untuk keperluan lainnya yang lebih ramah lingkungan.

Jika anda tertarik untuk mengolah sampah dengan keranjang ini, anda harus membaca cara kerja sebagai berikut:

Anda pertama-tama harus memasukkan sampah organik yang telah dipotong-potong kecil. Semakin kecil sampah organik maka semakin mudahlah anda menguraikan sampah tersebut. Jika anda menggunakan buah, maka sebaiknya partikel buah sudah dipotong-potong lebih kecil juga.

Setelah itu anda bisa memasukkan sampah tersebut dalam lubang yang telah dibuat didalam keranjang takakura. Anda perlu mencermati bahwa pada awalnya anda harus mengembangkan starter didalam kerangan tersebut. Jika anda sudah memasukkan sampah, anda bisa menusuk-nusuk sampah tersebut, kemudian timbun dengan kompos dan tutup dnegan sekam.

Pada permukaannya tutup dengan kain dan terakhir anda bisa menutup dengan tutup keranjangnya. Anda harus membaca lebih lanjut tentang pemanenan dan sejarah dari keranjang takakura di beberapa sumber yang terpercaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s