Pengolahan Sampah Kertas jadi Rupiah

Sampah menjadi masalah tidak hanya di kota besar tetapi hampir disemua daerah di Indonesia. Sampah-sampah plastik memang tidak mudah diuraikan. Masalah sampah ini muncul karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pengolahan sampah. Sampah-sampah seharusnya tidak hanya dibuang begitu saja. Dari lingkup rumah tangga, sebaiknya sampah dipisahkan terlebih dahulu.

Apa dasar pemisahan sampah?

Sampah harus dipisahkan menurut jenisnya yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Anda juga bisa memisahkan sampah basah dengan sampah kering. Setidaknya anda harus mempunyai dua keranjang sampah dirumah anda. Jika semua orang mulai memisahkan sampah di lingkup keluarga mereka tentu sampah-sampah disetiap daerah akan sangat mudah diolah dan kemudian isu sampah akan mereda.

Anda kerap bingung dalam mengolah sampah terutama sampah-sampah kertas. Tahukah anda kalau sampah kertas tersebut bisa anda olah dan anda bisa mendapatkan uang dari kertas-kertas tersebut Bagaimana caranya mengolah sampah kertas tersebut?

Anda tentu bisa menemukan bertumpuk-tumpuk sampah kertas disepanjang jalanan. Sampah kertas yang tidak terolah hanya akan mengganggu pemandangan jalanan. Oleh karena itu anda sebaiknya harus tahu kemana sampah-sampah itu harus diolah.

Proses Daur Ulang Sampah Kertas

Kertas-kertas yang sudah tidak dipakai lagi bisa anda olah kembali dan digunakan untuk hal lainnya. Ini sering sekali disebut sebagai proses daur ulang sampah kertas. Proses untuk mendaur ulang sampah kertas ini sendiri sebenarnya tidaklah sulit. Anda bisa mencermati beberapa tips dibawah ini untuk mendaur ulang sampah dan anda bisa mencobanya sendiri.

Pertama anda harus menentukan terlebih dahulu warna kertas yang akan anda hasilkan. Jika anda ingin mendapatkan warna daur ulang kertas putih, maka seharusnya anda memakai kertas-kertas bekas seperti kertas HVS. Jika kertas daur ulang yang akan anda buat berwarna coklat anda bisa memakai jenis kertas bekas lainnya misalnya bekas Koran dan bekas lainnya yang berwarna cokelat.

Kedua, anda bisa memotong kertas-kertas tersebut kecil-kecil lalu rendam di air semalaman. Proses perendaman ini dimaksudkan agar lebih mudah untuk menjadi bubur kertas. Anda kemudian harus memblender atau menghancurkan kertas-kertas tersebut. Tambahkan air agar hasilnya lebih maksimal. Anda harus mencermati jumlah air yang digunakan. Air yang digunakan tidak perlu terlalu banyak agar tidak terlalu encer. Dengan patokan yang pas maka anda bisa menghasilkan bubur kertas yang baik.

Ketiga, anda bisa menambahkan bubur kertas tersebut kedalam cetakan yang kemudian bisa ditambah dengan lem dan air. Anda kemudian bisa menambahkan pewarna dan bisa memasukkan bahan lainnya seperti daun, bunga kering serta komponen lainnya. Anda bisa menggunakan kreativitas anda untuk membuat kertas sesuai dengan kemauan anda.

Keempat, anda bisa mengangkat kertas dari cetakan dan mulailah dengan tahapan pengeringan. Pengeringan sebaiknya dilakukan dibawah terik matahari. Anda bisa juga hanya mengangin-anginkan adonan kertas tersebut. Kertas daur ulang akan jadi setelah semuanya kering

Bisnis kertas daur ulang

Kertas daur ulang sangat menguntungkan bagi anda. Anda bisa menjual kertas daur ulang ke beberapa tempat. Banyak tempat produksi souvenir yang membutuhkan kertas daur ulang. Bahkan banyak orang yang kini senang menggunakan kertas daur ulang ketimbang kertas biasa karena ingin juga menyelamatkan lingkungan.

Kita mengetahui bahwa kertas diambil dari pepohonan. Jika pohon-pohon ditebang dalam jumlah yang banyak setiap harinya, maka gunung-gunung akan gundul dan akan terjadi banyak bencana yang akan menyebabkan korban. Oleh karena itu membuat kertas daur ulang ini bisa menjadi salah satu alternative penyelamatan lingkungan dalam skala kecil dan sekaligus peluang bisnis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s