Pencemaran Sampah Yang Menyebabkan Wabah

Kesehatan bisa dikatakan sebagai hal yang paling utama dalam kehidupan. Tanpa tubuh yang sehat, anda tidak akan bisa menikmati hidup. Untuk bisa mendapatkan tubuh yang sehat, anda harus bisa menjaga kebersihan lingkungan anda.

Dengan membersihkan rumah secara teratur, anda akan bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang mengganggu kesehatan anda. Sampah menjadi salah satu pembawa kuman yang mungkin akan mengganggu usaha anda menjaga kesehatan.

Saat ini ada banyak orang yang tidak memikirkan tentang bahaya membuang sampah tidak pada tempatnya. Sampah – sampah rumah tangga yang mungkin membawa banyak kuman dan bakteri ini akan mencemarkan lingkungan jika tidak dibuang pada tempatnya.

Sudah banyak lingkungan yang berubah menjadi kumuh dan tidak sehat karena masyarakatnya yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah yang mengetahui bahaya dari sampah yang kotor ini sudah memberikan himbauan untuk membuang sampah sekecil apapun pada tempat sampah yang telah tersedia.

Walaupun belum bisa membuat semua masyarakat sadar akan bahaya membuang sampah sembarangan, namun gerakan dan himbauan membuang sampah pada tempatnya ini mampu menyadarkan sebagian besar masyarakat yang dahulu tidak memikirkan bahaya dari kebiasaan buruk mereka membuang sampah sembarangan ini.

Tidak hanya mempengaruhi kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitarnya, sampah yang menumpuk tidak pada tempatnya juga akan membuat bencana lain yang cukup membahayakan.

Banjir adala salah satu bencana alam yang saat ini banyak terjadi akibat kegiatan buruk manusia yang membuang sampah di sungai dan saluran air yang ada disekitarnya. Sampah yang menumpuk menjadikan sungai dangkal dan tidak bisa menampung debit air yang meluap pada musim penghujan.

Saat hujan turun, permukaan air akan naik dengan mudah karena dasar sungai yang sudah menjadi dangkal. Banyak daerah yang harus menjadi langganan banjir pada musim penghujan karena sungai yang sudah dicemari sampah.

Daerah ibu kota Jakarta adalah salah satu daerah yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Banyaknya sampah yang dibuang sembarangan ke sungai menjadikan pendangkalan sungai di daerah Jakarta sangat memperihatinkan.

Tidak hanya sampah makanan yang dibuat di sungai, bahkan sampah peralatan tidur seperti kasur, bantal, dan lainnya juga bisa terlihat di aliran sungai.

Tingkat polusi air yang sangat membahayakan ini harus segera dihentikan atau Jakarta akan menerima banjir yang lebih besar lagi. Ini menjadi tugas pemerintah setempat dan juga tugas masyarakat untuk bisa sadar akan perbuatannya yang membahayakan keselamatannya dan orang lain di sekitarnya.

Sampah yang kotor dan mengalir di sungai akan mendatangkan banyak penyakit untuk orang – orang disekitar daerah sungai. Masyarakat miskin yang bermukim di bantaran sungai menjadi orang yang merasakan kerugiannya. Sungai bagi mereka menjadi tempat penting untuk mencuci dan kegiatan harian lain.

Walaupun sudah jelas bahwa sungai sangat tidak sehat untuk mencuci, namun mereka tidak memiliki pilihan karena himpitan ekonomi yang melanda mereka. Walaupun begitu, tidak hanya sebagai korban, kadang kala masyarakat di bantaran sungai ini juga menjadi sumber dari sampah tersebut.

Banyak orang warga daerah sungai yang malah menjadikan sungai sebagai tempat sampah gratis mereka. Hal ini harus dihentikan. Pemerintah daerah Jakarta yang mengetahui hal ini mulai mengambil langkah tegas.

Peraturan yang melarang membuang sampah sembarangan mulai diterapkan agar para pembuang sampah mulai berpikir ulang saat ingin membuang sampah sembarangan. Sanksi yang cukup tegas telah disiapkan untuk para pelanggar peraturan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s