Langkah-langkah Melakukan Home Improvement

Bagi mayoritas orang, rumah bukan sekadar tempat tinggal untuk tidur, makan, mandi, dan lain-lain, melainkan juga tempat untuk meluangkan waktu bagi diri sendiri atau bersama orang-orang terkasih, menghilangkan penat, menghapus keresahan dan frustrasi yang didapat dari dunia luar, bercengkerama, mencari ide dan inspirasi, mengekspresikan diri, menjadi diri sendiri—yang terpenting tempat untuk—pulang.

Rumah dibangun demi kebebasan dan kepuasan batin sang pemilik atau penghuni. Sungguh beruntung pemilik dan penghuni yang telah memiliki keterikatan jiwa dengan rumahnya, karena di Bumi ini, masih ada orang-orang yang mencari tempat untuk bernaung dan belrindung dari kejamnya dunia.

Membina keterikatan jiwa dengan tempat tinggal bukanlah sesuatu yang mudah, banyak hal yang harus dilewati. Namun dengan perjuangan keras, niscaya seseorang dapat merasakan kenyamanan di tempat tinggalnya. Upaya tersebut bisa dilakukan dengan langkah merombak rumah yang didiami.

Menyiapkan Desain

Melakukan perombakan alias home improvement cukup mudah bila pemilik atau penghuni sudah memikirkan segala segi perencanaan sebelum memulainya. Karena, salah perhitungan di awal-awal, bisa jadi akan membuat semua rencana menjadi kacau balau.

Perencanaan tentu mencakup rancangan induk renovasi, anggaran, bahan dan material, perlu tidaknya bantuan profesional serta tukang, dan seterusnya.

Rancangan induk dapat membeberkan desain dari rumah atau ruangan yang ingin dibangun oleh pemilik, serta menguraikan secara detail semua bahan dan material yang ingin dipakai dan dibutuhkan. Semua ukuran dan takaran yang digambar pada sketsa harus terperinci dan tepat.

Sekedar menggambar sketsa arsitektur, desain, dan denah rumah tentu mudah bagi siapa pun, namun pengukuran yang dilakukan harus sesuai presisi dan tidak boleh asal-asalan. Akan lebih baik untuk menyerahkan urusan ini kepada pakarnya bila tidak memiliki kompetensi untuk itu. Banyak arsitek, pakar teknik sipil, desainer interior, dan seterusnya, yang dapat membantu dalam home improvement.

Rancangan rumah selain demi artistik dan estetika, semestinya mengingat bahwa keselamatan penghuni adalah yang utama. Misalkan saja, sebaiknya hindari memakai keramik yang mulus dan licin untuk lantai kamar mandi agar tidak terpeleset. Ini demi keselamatan penghuni atau siapa pun yang menggunakan kamar mandi. Lebih baik mengunakan keramik dengan pola kasar atau bahkan bergalur.

Mengestimasi Anggaran

Selanjutnya, anggaran merupakan salah satu faktor penting yang harus segera diintegrasikan setiap poinnya dengan semua bagian dari rencana home improvement, baik dari segi meminta saran kepada seorang profesional, rancangan arsitektur, bahan atau material yang akan dipergunakan, tetek bengek dalam menyewa tenaga dan jasa tukang, dan seterusnya.

Lakukan estimasi biaya untuk tiap-tiap bahan dan material, jangan sampai terlewat satu pun, seperti semen, pasir, batu bata, batako, keramik untuk lantai atau dinding, genting, bingkai jendela, dan lain-lain.

Kualitas. Selalu perhatikan kualitas barang yang akan digunakan. Walau telah memutuskan untuk memakai barang bekas, tetap periksa dengan baik kelaikan barang tersebut, misalnya saja, jangan sampai memakai barang bekas murah namun sudah rapuh bahkan retak sehingga rawan bila dipakai, berkarat, atau penampilannya sudah lusuh dan bahkan sobek-sobek.

Memperhatikan kualitas barang berbanding lurus dengan anggaran yang dimiliki pada saat itu, namun apa salahnya mempertimbangkan untuk memakai barang yang berkualitas karena sudah tersohor keawetannya sehingga tahan lama.

Misalkan saja memilih perabotan atau ornamen dari kayu—lemari, meja, kursi, pintu, bingkai jendela, dan sebagainya—kayu jati tentu lebih kokoh, kuat, dan awet dibandingkan kayu lain. Walaupun harga kayu jati jelas-jelas mahal, namun mutunya sudah terjamin, sehingga konsumen kayu jati bisa mengganti perabotan atau material miliknya dalam jangka waktu periode yang lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s