Hal-hal Penting dalam Membangun Rumah Idaman

Rumah, tak bisa dielakkan, menjadi tempat untuk mendapatkan rasa nyaman. Lazimnya, seseorang berharap untuk mengawali dan mengakhiri harinya sebelum memulai dan setelah menuntaskan aktivitas di rumah ataupun di mana saja yang disebutnya rumah alias tempat tinggal yang dapat membuat hati merasa tenang.

Rasa nyaman dan tenteram memang tidak selalu diasosiasikan dengan kerapian dan keteraturan tata kelola hunian. Bisa saja seseorang merasa bahagia dengan keadaan rumah yang berantakan, buku bergeletakan di mana-mana, baju—entah kotor atau sudah dicuci—berserakan di lantai, bantal dan guling bertebaran di karpet, dan sebagainya.

Namun demikian, rumah atau tempat tinggal yang baik tentu yang memperhatikan aspek kesehatan dan kebersihan bagi mereka yang mendiaminya. Aspek kesehatan bisa didapat dari segi bagusnya sirkulasi udara segar dan sumber pencahayaan alami sehingga tempat tinggal tidak lembap juga tidak pengap.

Memperbaiki rancangan yang sebelumnya tidak memperhatikan ventilasi udara atau bukaan sebagai jalan masuknya cahaya alami dari matahari menjadi salah satu alasan penting dan semestinya diprioritaskan demi kesehatan. Kurangnya udara dan cahaya alami dapat menjadi salah satu alasan seseorang memperbaiki rancangan arsitektur rumahnya, namun, banyak juga alasan lain untuk merenovasi rumah.

Saat Tepat untuk Melakukan Home Improvement

Beberapa di antaranya di saat ingin memperbarui suasana karena mungkin sudah merasa bosan, atau belum merasa jemu namun ingin mengantisipasinya sebelum terjadi.

Faktor selanjutnya adalah karena pemilik telah memperluas alias membeli lahan tambahan di propertinya (atau tidak memperluas lahan) dan ingin menambah ruangan atau kamar baru, mendirikan gudang, membangun lantai kedua dan seterusnya, membuat taman, kebun, bahkan juga lapangan basket mini.

Kemudian, berbagai alasan rusaknya bagian-bagian rumah seperti kayu sudah lapuk atau dimakan rayap, lantai atau dinding keramik ada yang retak dan cuil, engsel pintu atau jendela sudah rusak, cat dinding atau pintu sudah mulai luntur atau terkelupas, langit-langit eternit yang bolong-bolong, pagar di teras atau balkon melengkung, tembok lembap atau bahkan sampai berjamur karena rembesan air hujan atau air ledeng, mengganti lantai keramik dengan lantai kayu parket, dan lain-lain.

Di luar itu, ada juga alasan bahwa rumah diperbaiki sebelum dijual agar mendapat nilai lebih atau harga yang pantas.

Hal-hal Penting dalam Merombak Rumah

Biaya mungkin menjadi salah satu kendala terbesar untuk mencurahkan segala ide dan kreativitas kepada proses perombakan rumah. Karena bagaimanapun juga, home improvement bisa saja membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan bahkan bisa menjadi faktor yang membuat seseorang merasa tertekan saat memperbaiki tempat tinggalnya.

Perasaan frustrasi karena pengeluaran ini sebenarnya bisa dihindari oleh adanya peluang untuk meringankan masalah biaya karena sekarang ini, ada bank yang memberi pinjaman kepada nasabah dalam program pendanaan renovasi rumah tanpa jaminan.

Program ini dapat membuat nasabah bank yang tengah merenovasi rumah terbantu serta lebih berkonsentrasi dalam proses perbaikan rumah, dan yang terpenting, mengelakkan diri dari tekanan akibat anggaran yang mepet.

Setelah melakukan perkiraan biaya secara akurat, langkah selanjutnya adalah mengurus surat-surat yang diperlukan.

Sesuai Undang-Undang, bila berencana menambah bangunan baru ataupun sekadar merombak bangunan, pastikan telah mengurus serta memiliki dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) legal sebelum mengawali pemugaran rumah agar tidak menyesal di kemudian hari bila didakwa oleh pihak berwenang dengan tuntutan yang tidak setimpal atau melebihi dari yang seharusnya.

Lebih bijak untuk menjadi warga negara yang baik dalam hal membangun atau membongkar rumah. Seusai IMB sudah dalam genggaman, saatnya membangun rumah impian atau rumah ideal tanpa merasa was-was.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s