Rumahku Istanaku

Memilih rumah idaman

Siapa yang tidak ingin memiliki rumah idaman?

Semua orang pasti ingin, apalagi untuk mereka yang telah menikah, sudah terdaftar dengan jelas urutan-urutan impian yang ingin dicapai selagi masih dalam usia produktif. Dewasa ini banyak kemudahan membeli rumah, baik bank swasta ataupun bank BUMN bersaing untuk mendapatkan nasabah.

Adapula yang melalui KPR (Kredit Perumahan Rakyat) yang dapat dicicil selama 5-15 tahun dengan suku bunga terendah mengikuti kenaikan inflasi.

Memilih lokasinya pun penuh pertimbangan seperti didaerah yang aman, dapat dijangkau dengan kendaraan umum dan bebas banjir tentunya.

Banyak developer yang menawarkan fasilitas tambahan untuk menarik minat calon pembeli, seperti taman, kolam renang, arena olahraga, dan sebagainya.

Dan rumah yang kita inginkan disesuaikan juga dengan kemampuan finansial yang kita miliki. Ada sebagian orang yang memilih untuk membeli rumah yang telah jadi dan ada juga yang tidak memiliki dana cukup untuk membangunnya sesuai dengan keinginan atau dikarenakan tidak memiliki banyak waktu.

Menghemat biaya perbaikan rumah

Setelah beberapa tahun memilikinya, sebagian ada yang berencana untuk melakukan renovasi sesuai dengan konsep yang diinginkan. Ada juga dikarenakan rumah yang dihuni semakin tidak layak atau mengalami beberapa kerusakan karena termakan usia.

Tentu dengan menjadikannya tempat yang didesain khusus agar dapat memberikan kenyamanan untuk yang menghuninya tak dapat dihindari untuk mengeluarkan dana yang cukup besar.

Namun tidak perlu khawatir ada beberapa hal yang dapat membuat rumah kita cantik, salah satu home improvement dengan biaya terjangkau adalah dengan cara hemat energi, seperti membuat ventilasi rumah yang banyak dengan menggunakan material produksi dalam negeri ataupun dengan bahan daur ulang.

Selanjutnya dengan mengadaptasi rumah-rumah tradisional yang memiliki interaksi antara eksterior dan interior alias tanpa banyak pembatas dan material expose atau disebut metode unfinished.

Ketimbang menggunakan marmer yang harganya cukup mahal, alihkan dengan menggunakan semen. Selain lebih hemat, lantai yang menggunakan semen tidak mudah terlihat kotor dan tidak membuat kesan berminyak jika belum dipel.

Cara berikutnya, cobalah membangun rumah tanpa harus dicat, cukup menggunakan teknik acian expose. Dan untuk bahan plafon bisa menggunakan bahan beton kemudian gunakanlah sisa-sisa keramik atau material bekas lainnya untuk bahan penghias dinding.

Selain dengan menggunakan metode penghematan dengan mensubstitusikan bahan yang digunakan, Anda bisa mencoba strategi home improvement lainnya dengan menentukan konsep rumah yang akan diperbaiki.

Terlebih dahulu tentukan bagian mana yang ingin kita perbaiki, apakah dengan menggunakan material yang lama atau membeli material yang baru. Dengan begitu kita dapat memperkirakan budget yang akan dikeluarkan nantinya.

Tetapi tidak ada salahnya menggunakan material berkualitas sedang untuk bagian keramik lantai, kayu-kayu, kusen atau cat pada interior rumah.

Menggunakan bahan material yang berkualitas baik wajib dilakukan untuk bagian pondasi rumah, pipa air, struktur bangunan, rangka atap dan cat eksterior. Bagian tersebut adalah bagian yang terpenting karena jika mengalami kerusakan harus membongkar lagi bangunan dan itu berarti memerlukan biaya lebih lagi.

Sedangkan cat eksterior diperlukan bahan yang berkualitas baik karena eksterior rumah adalah bagian yang langsung terkena cahaya matahari dan hujan, sehingga rentan akan lumut ataupun mengelupas.

Untuk pembayaran tukang ada dua macam, yaitu dengan cara borongan dan harian. Jika memang sudah mengetahui apa yang perlu kita renovasi dan konsepnya secara matang, disarankan untuk menggunakan sistem borongan. Namun, jika konsep perbaikan masih belum jelas disarankan untuk membayar tukang dengan cara harian.

Rumah adalah tempat melindungi diri dari hujan dan panas. Tentukanlah rumah idaman kita yang nyaman dan aman dengan konsep dan dana yang sesuai dengan keadaan. Tak perlu home improvement dengan besar-besaran, perlahan-lahan namun pasti bisa kita dapatkan rumah idaman kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s