Mendesain Rumah Tropis untuk Hunian Anda

Rumah tropis merupakan desain rumah yang sering digunakan di negara-negara tropis seperti di Indonesia. Konsep rumah yang sesuai dengan iklim tropis membuat desain ini sangat diminati oleh banyak orang. Tidak hanya untuk rumah hunian saja, tetapi juga untuk membuat vila-vila atau tempat penginapan. Di bawah ini adalah sedikit ulasan mengenai rumah tropis yang mungkin akan menjadi inspirasi untuk anda.

Mengapa Memilih Rumah Tropis?

Ada beberapa alasan mengapa desain rumah tropis sangat menarik untuk dicoba, terutama bagi kita yang tinggal di negara beriklim tropis.

Pertama, rumah ini memiliki konsep ruangan yang luas dan terbuka. Konsep ini akan membuat aliran udara menjadi lancar sehingga meskipun udara diluar rumah panas, suasana di rumah anda akan tetap segar dan tidak pengap. Selain itu, konsep ruangan yang luas dan terbuka juga cocok untuk diterapkan baik di dalam rumah yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil.

Kedua, rumah dengan desain tropis cenderung ramah lingkungan. Dengan konsep ruangan yang luas dan terbuka, anda tidak perlu menggunakan banyak pendingin ruangan untuk menghalau udara panas dari luar rumah. Angin semilir yang bisa dengan mudahnya keluar dan masuk ke rumah anda, sudah cukup untuk membuat ruangan tidak terasa panas. Selain itu, konsep rumah tropis yang banyak menggunakan tanaman hijau sebagai pelengkap ataupun dekorasi ruangan juga membantu ruangan di rumah anda terlihat lebih sejuk dan menenangkan.

Ketiga, rumah dengan desain tropis juga bisa dipadukan dengan desain rumah yang lainnya. Saat ini, sudah banyak orang yang mencoba untuk memadukan konsep modern dan tropis dalam satu rumah karena beberapa alasan seperti area rumah yang tidak cocok dengan penggunaan kayu sebagai bahan utama bangunan, ingin memberikan sentuhan berbeda pada hunian mereka ataupun alasan-alasan yang lainnya.

Elemen-Elemen yang Ada di Rumah Tropis

Selain konsep ruangan yang luas dan terbuka, rumah tropis juga menggunakan beberapa elemen-elemen di dalam desainnya. Elemen-elemen tersebut adalah kayu, warna-warna natural, tanaman hijau, ornamen alam serta penggunaan furnitur berbahan alami. Meskipun kayu biasa digunakan sebagai material utama untuk bangunan rumah, namun tidak tertutup kemungkinan jika anda ingin menggantinya dengan bahan bangunan lain.

Misalnya anda bisa menggantinya dengan batu bata jika memang di area tempat anda tinggal merupakan area rawan rayap. Untuk mensiasatinya, anda bisa mengadopsi desain bata exposed supaya kesan tropisnya tidak terlalu pudar. Padukan desain bata exposed tadi dengan penggunaan furnitur berbahan kayu untuk semakin menonjolkan kesan tropis dari rumah anda.

Selain bata, anda juga bisa menggunakan batu-batuan alami sebagai material utama bangunan. Untuk palet warna, anda bisa menggunakan warna-warna berkesan natural seperti cokelat, hijau, kuning gading dan putih. Warna-warna ini bisa anda dapatkan baik dari dinding maupun dari furnitur dan dekorasi rumah.

Untuk rumah tropis, anda bisa menggunakan tanaman sebagai dekorasi. Sarung bantal dan lukisan yang berornamen alam, seperti gambar bunga, pohon dan ikan, juga cocok untuk digunakan sebagai pelengkap dekorasi di rumah anda.

Jika anda membutuhkan inspirasi untuk mendesain rumah bergaya tropis, anda bisa membaca buku-buku mengenai arsitektur maupun artikel-artikel yang ada di internet. Buku-buku dan artikel-artikel ini akan memberikan anda beberapa tips mendesain rumah bergaya tropis beserta dengan contoh desainnya yang bisa anda padukan dengan kreatifitas anda sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s