Tips Harian Selamatkan Lingkungan

Lingkungan hidup di masa sekarang ini telah mengalami banyak perubahan dari masa dahulu. Sayangnya, perubahan tersebut lebih banyak bersifat negatif. Semakin berkembangnya kehidupan manusia, diikuti dengan semakin bertambah modern teknologi menimbulkan sejumlah efek yang merugikan lingkungan.

Kerusakan lingkungan dan pencemaran dimana-mana, yang sebagian besar diakibatkan oleh aktivitas manusia. Pembuangan sampah secara sembarangan, penebangan hutan (illegal logging), lahan hijau yang dibuat menjadi pemukiman, dan masih banyak lainnya; merupakan tindakan tidak ramah lingkungan yang banyak diperbuat oleh manusia.

Menyelamatkan Lingkungan Sekitar Kita

Planet yang baik seperti bumi sangat sulit ditemukan, jangan hancurkan. Kutipan ini sempat tertulis di majalah Time. Memang benar demikian adanya.

Di antara sejumlah planet yang ada, bumi adalah planet tersubur yang pernah ada. Untuk itu, sudah selayaknya kita menjaganya, bukan malah merusaknya.

Sebagai penyebab utama terjadinya kerusakan lingkungan, maka manusia lah yang memiliki tanggung-jawab paling besar dalam menyelamatkannya dari kerusakan yang lebih parah.

Kita memiliki sejumlah pilihan yang bisa dilakukan demi melakukan penyelamatan lingkungan, kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita miliki bisa memberikan dampak signifikan.

Tips Harian dalam Rangka Menyelamatkan Lingkungan

Satu PR besar yang masih perlu kita pecahkan adalah tentang pencemaran lingkungan. Banyak sekali tindakan manusia yang menyebabkan pencemaran. Misalnya, dari aktivitas industri saja, muncul sejumlah pencemaran: pencemaran udara dari asap yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik, pencemaran air yang disebabkan oleh limbah cair, serta pencemaran tanah.

Berikut tips-tips yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam rangka mengurangi pencemaran dan menyelamatkan keberlangsungan lingkungan yang bersih dan sehat:

Berhenti menggunakan minuman dalam kemasan

Kemasan (botol) air minum biasanya terbuat dari plastik; yang notabene tidak bisa digunakan berulang kali. Setelah habis diminum, maka kemasan pun akan dibuang begitu saja.

Berusaha untuk tidak mengkonsumsi minuman kemasan dan beralih menggunakan tempat minum yang bisa diisi ulang berarti mengurangi sampah yang selama ini menjadi biang keladi pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Tidak merokok

Merokok sangat merugikan kesehatan, baik bagi perokoknya maupun orang yang menghirup asapnya. Selain itu, rokok pun bisa mencemari lingkungan sekitar, tanah maupun airnya. Puntung-puntung rokok yang terbuang ke air dan tanah bisa menimbulkan pencemaran.

Menggunakan reusable tas

Kita sering mengalami hal ini: pulang belanja dengan membawa sejumlah barang yang dimasukkan dalam kantong-katong plastik. Akan lebih baik jika kita membawa sendiri tas dari rumah yang bisa dipakai berulang kali, daripada mengandalkan kantong plastik dari penjual.

Plastik adalah sampah yang menjadi musuh tanah dan air. Sampah anorganik ini sulit diurai oleh tanah sehingga bisa menghambat aliran air juga aliran udara di tanah dan mengganggu kesuburan tanah.

Daur ulang sampah

Sampah adalah salah satu penyebab terbesar tercemarnya lingkungan. Kita harus berupaya untuk mengurangi produksi sampah dari diri dan rumah kita.

Selain itu, kita bisa melakukan daur ulang sampah; memanfaatkan barang yang tidak lagi dipakai menjadi barang yang mempunyai nilai manfaat. Misalnya, mengubah botol plastik menjadi tempat bercocok tanam atau menyulap kertas bekas menjadi hiasan, dan masih banyak variasi daur ualng lainnya.

Minimalisir penggunaan listrik

Contoh penghematan listrik adalah tidak menyalakan pendingin atau pemanas ruangan setiap waktu, mematikan lampu saat hari mulai terang, mematikan komputer dan barang elektronik lainnya saat tidak digunakan, dan sebagainya. Dengan menghemat penggunaan listrik, kita telah menghemat energi yang harus dikeluarkan alam untuk itu.

Masih banyak tips harian yang bisa kita lakukan, seperti mengurangi penggunaan kertas, menggunaan gelas berbahan keramik dan meninggalkan gelas plastik, membeli produk-produk segar dan mengurangi pembelian produk olahan, bersepeda atau berjalan kaki lebih sering dibanding menggunakan kendaraan bermotor, dll.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s