Fungsi Penting Saluran-saluran Air dan Sungai

Banyak orang yang tidak sadar betul akan fungsi sungai dan juga saluran air yang sengaja dibuat sedemikian rupa oleh pemerintah kota di masing-masing daerah. Ini merupakan salah satu bagian terpenting dari tata ruang dan kota.

Tata ruang dan kota tidak melulu masalah keindahan struktur penataan tempat tetapi jika Anda mau menilik lebih dalam lagi ternyata masih banyak fungsi dari sungai dan juga saluran-saluran air yang ada di sepanjang pinggir jalan yang ternyata sering tidak kita hiraukan.

Keberadaan sungai dan juga saluran-saluran air tersebut ternyata sangat penting dalam penanggulangan banjir karena air hujan yang jatuh ke bumi tidak begitu saja akan diserap oleh tanah apalagi jika sangat sedikit sekali kita jumpai tanah yang masih terbuka dalam artian masih lahan alami yang belum ditutup dengan aspal maupun konblog dan sebagainya. Jika saja masih banyak terdapat lahan-lahan seperti ini niscaya air hujan masih akan diserap dengan baik oleh tanah.

Saluran Air yang Ditutup

Kembali ke masalah air hujan. Walaupun sudah sedikit sekali terdapat lahan yang belum terjamah aspal maupun konblog, air hujan pun masih bisa ditanggulangi dengan baik selama saluran-saluran air yang ada di sepanjang jalan atau di depan rumah-rumah penduduk masih berfungsi dengan baik namun pada kenyataannya sangat banyak sekali kita jumpai saluran-saluran air yang ditutupi atasnya dengan blok agar mudah dilalui atau malah banyak saluran air yang masih terbuka pun ternyata sering tersumbat sampah-sampah dan limbah rumah tangga.

Inilah yang menyebabkan air hujan yang jatuh tidak bisa ditampung dan dialirkan dengan baik ke tempat yang seharusnya yaitu sungai.

Jika banyak saluran air yang ditutup di bagian atasnya maka jalan masuk untuk air pun juga sangat sedikit. Ini sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan saluran air terbuka karena air hujan yang jatuh ke bumi akan langsung di tampung di saluran-saluran ini yang akan mengalirkan air tersebut langsung ke sungai.

Jika saluran ditutup maka ketika hujan turun, air pun akan kesulitan masuk kedalam saluran tersebut karena jalan masuknya sangat sedikit dan jika hujan deras maka air yang harus dialirkan pun akan semakin banyak sedangkan jalan untuk masuk hanya sedikit dan biasanya kecil sehingga kita sering menjumpai air yang bukannya hanya menggenang tetapi mengalir deras seperti aliran arus sungai karena air tersebut mengalir ke tempat yang lebih rendah dan “tersedot” ke saluran air tersebut tetapi hanya lewat bukaan yang sempit sehingga terjadi tekanan yang menimbulkan arus dan kadang jika kekuatannya cukup besar bisa sampai-sampai menciptakan pusaran kecil.

Saluran Air yang Tersumbat

Ini masih belum seberapa jika saluran-saluran air tersebut masih bersih sehingga dapat lancar mengalirkan air ke muara yang lebih besar yaitu sungai tetapi sekarang ini tidak bisa dijamin jika setiap saluran air paling tidak yang ada di sekitar kita dalam keadaan bersih.

Banyak sekali pihak-pihak yang kurang mengerti akan fungsi saluran tersebut justru malah mengganggap saluran tersebut sebagai tempat sampah sehingga mereka seenaknya saja membuang sampah ke dalam saluran-saluran air tersebut.

Sama halnya dengan saluran air, sungai ternyata juga sering diperlakukan sama yaitu sebagai tempat sampah raksasa. Mereka akan membuang sampah seenaknya di sungai karena mereka menggap bahwa sampah-sampah tersebut akan dihanyutkan oleh arus sungai ke tempat lain sehingga tidak akan mengotori, tetapi ternyata mereka salah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s