Hindarilah Pembakaran Sampah Plastik

Kita hidup dan tinggal di lingkungan alam. Di era modern ini, banyak orang yang tidak menghargai alam dan dengan sengaja merusak alam. Akibatnya banyak sekali bencana yang tiba-tiba terjadi karena ulah manusianya sendiri seperti musibah banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Banjir sering terjadi di perkotaan besar dengan penduduk yang padat.

Apa sebenarnya penyebab dari banjir?

  • Banjir besar yang terjadi di Jakarta umumnya disebabkan karena banyaknya penduduk dan perumahan sehingga daerah resapan air menjadi berkurang. Jika tidak ada daerah resapan air maka air akan secara otomatis akan bergerak dari dataran tinggi ke dataran rendah dan akan menyebabkan banjir di pemukiman penduduk yang berada di daataran lebih rendah.
  • Penyebab banjir lainnya adalah adanya pengubahan fungsi sungai. Sungai diharapkan sebagai tempat air mengalir dan mengalirkan semua air dari daerah pemukiman. Sungai-sungai di perkotaan besar kini sudah sangat dangkal karena adanya penumpukan sampah. Banyak sungai yang dipergunakan untuk membuang sampah baik sampah rumah tangga dan air cucian kotor.
  • Sampah-sampah menumpuk juga menyebabkan banjir karena sampah akan menghambat aliran air. Sampah-sampah yang dibuang di selokan hanya akan menyumbat aliran air. Masalah sampah masih menjadi masalah yang sangat pelik dan diharapkan anda bijak dan tahu kemana anda harus membuang sampah-sampah anda tersebut.

Sampah dari rumah tangga setiap harinya harus selalu dibuang. Di perkotaan besar yang tidak ada penampungan sampahnya, orang-orang akan cenderung menumpuk sampah didepan rumah dan kemudian menunggu hingga ada yang mengambil.

Bagi masyarakat yang berada dipedesaan, mereka sudah sangat terbiasa untuk membakar sampah-sampah.

Apakah membakar sampah merupakan solusi yang tepat untuk mengurangi penimbunan sampah?

Membakar sampah bukanlah solusi karena akan menimbulkan dampak lingkungan lainnya. Banyak orang membakar sampah dalam bentuk plastik. Plastik adalah jenis sampah yang tidak bisa diuraikan atau bisa terurai dalam waktu yang lama. Sampah jenis ini biasanya akan dikubur dan juga dibakar.

Setiap harinya ada lebih dari 2 juta kantong plastik yang diproduksi dan digunakan oleh masyarakat. Jika kita mengolah sampah dengan cara dibakar, maka kita akan menghasilkan berbagai senyawa yang sangat berbahaya bagi kesehatan kita dan juga lingkungan kita.

Pembakaran plastik akan menghasilan dioksin yang sifatnya karsinogen yang akan menyebabkan kanker. Jika ibu hamil menghirup gas hasil pembakaran ini akan mengakibatkan gangguan pada janin anda. Asap hasil pembakaran sampah plastik ini juga akan mengganggu sistem reproduksi dan mengurangi kekebalan tubuh.

Jika anda terus menerus menghirup gas dari pembakaran plastik maka bisa dipastikan anda akan mengalami perubahan kode keturunan dan juga perubahan hormon. Jika asap terhirup dalam dosis yang besar maka akan ada penyakit kulit serius yang akan terjadi.

Gas dari pembakaran sampah juga akan berpengaruh pada lapisan bumi atau lapisan ozon. Ini akan meningkatkan efek rumah kaca dan akan membuat manusia berpotensi mendapatkan penyakit kanker paru-paru.

Oleh karena banyak bahaya yang akan timbul jika kita membakar sampah, maka diharapkan kita bisa mengubah kebiasaan kita dalam mengolah sampah. Kini banyak pengolahan sampah plastik yang lebih ramah lingkungan.

Anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang pengolahan baik sampah rumah tangga, sampah plastik atau sampah lainnya. Hindarilah penggunaan plastik secara berlebihan karena ini akan memicu polusi dan bahaya-bahaya lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s