Tujuh Keajaiban Dunia

Peradaban manusia di muka bumi rupanya memang telah membawa banyak perubahan karena ada banyak hasil karya manusia pada masa lampau yang benar-benar mengagumkan dan masih bisa dinikmati hingga saat.

Hingga tahun 2007, ada beberapa bangunan hasil karya manusia yang dianggap sebagai keajaiban dunia dengan kisah di balik pembangunan yang luar biasa.

Bangunan yang kebanyakan dibangun ratusan tahun atau bahkan ribuan tahun yang lampau dianggap sangat mengagumkan oleh manusia modern masa kini karena pada saat itu teknologi yang digunakan tentu belum secanggih sekarang, tetapi nyatanya bangunan luar biasa tersebut masih berdiri kokoh hingga saat ini. Berikut ini merupakan daftar keajaiban dunia sebelum keajaiban dunia baru diumumkan.

Tembok Besar Cina

Tembok Besar Cina merupakan bangunan tembok yang paling panjang yang pernah dibangun oleh umat manusia sepanjang sejarah peradaban hingga saat ini. Meskipun disebut sebagai Tembok Sepanjang 10.000 Li, panjang tembok ini sebenarnya mencapai 8.851 km yang dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Ming.

Petra

Nama Petra mungkin diambil dari bahasa Yunani yang berarti batu atau berasal dari bahasa Arab al bitraa. Petra merupakan situs arkeologi yang terletak di Yordania di dataran rendah yang berada di antara pegunungan yang membentuk sayap timur Wadi Araba. Wadi Araba merupakan lembah yang terbentang dari Laut Mati hingga Teluk Aqaba.

Patung Kristus Penebus

Patung yang terletak di Rio de Janeiro, Brasil ini mempunyai tinggi 38 meter di atas puncak gunung Corcovado yang tingginya mencapai 710 meter. Gunung Corcovado sendiri merupakan bagian dari Taman Nasional Hutan Tijuca. Patung ini menampilkan sosok Yesus Kristus yang dipahat denga gaya Art Deco dengan ukuran paling besar di dunia.

Machu Picchu

Machu Picchu yang dikenal juga sebagai kota Inca yang hilang dibangun sekitar tahun 1450. Machu Picchu mempunyai tiga bangunan utama yang dianggap keramat yakni Ruangan Tiga Jendela, Kuil Matahari, dan Intihuatana. Gaya arsitekturnya yang berupa tembok batu yang berukir mirip dengan gaya arsitektur Inca kuno.

Chichen Itza

Situs yang terletak di Meksiko ini merupakan peninggalan bangsa Maya yang dibangun pada abad 800 SM. Situs kuno ini tidak lepas dari campur tangan Quetzalcoatl yang merupakan raja suku Toltec yang datang bersama pasukannya ke Semenanjung Yukatan.

Bersama suku Maya yang sudah terlebih dahulu mendiami daerah ini, kuil yang berbentuk piramida dibangun sehingga situs kuno ini bisa dikatakan sebagai gabungan dua kebudayaan sekaligus sebagai simbol ilmu pengetahuan dan pemujaan pada masa itu.

Koloseum

Situs ini terletak di kota Roma, Italia dan dahulu kala digunakan sebagai arena pertandingan Gladiator. Luas area Koloseum yang kurang lebih 2,5 hektar ini mempunyai lebar 156 meter, panjang 188 meter, dan tinggi 48 meter. Kemegahan bangsa Romawi Kuno bisa dilihat dari bangunan ini.

Taj Mahal

Taj Mahal yang seringkali dianggap sebagai masjid ini karena bentuk kubahnya, dibangun atas perintah kaisar Mughal yang bernama Shah Jahan dan diperuntukkan sebagai tempat peristirahatan terakhir istrinya, Mumtaz Mahal yang berasal dari Persia.

Bangunan yang dibangun oleh arsitek Mughal dengan memperkerjakan 20.000 orang dan selesai dibangun selama 22 tahun ini terletak di Agra, India.

Meskipun jika dilihat dari kejauhan bangunan ini seakan-akan hanya berupa bangunan beton semata, pengunjung akan menyaksikan bahwa bangunan ini juga dipercantik dengan batu permata sejumlah 43 jenis termasuk topaz, kristal, nilam, jed, dan berlian setelah berada lebih dekat dengan bangunan Taj Mahal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s