Tips Merencanakan Anggaran Renovasi Rumah

Banyak keluarga yang ingin merenovasi rumah mereka karena sudah rusak atau sudah tidak sedap dipandang. Padahal, rumah adalah tempat bernaung seluruh anggota keluarga, tempat di mana tiap anggota keluarga bisa memperoleh kenyamanan setelah seharian beraktivitas di luar rumah.

Ketika hendak merenovasi rumah, dibutuhkan perencanaan yang matang sehingga hasil yang didapatkan sesuai keinginan atau tidak mengecewakan. Tujuan renovasi harus berada pada urutan pertama perencanaan renovasi rumah.

Hal ini agar dapat diketahui jenis renovasinya apakah termasuk jenis ringan, sedang, atau berat. Mengetahui tujuan renovasi tentunya akan sangat membantu ketika menghitung jumlah dana yang harus dikeluarkan agar tidak banyak dana yang keluar melenceng dari rancangan anggaran.

Tips Merancang Anggaran Renovasi Rumah

Dalam pelaksanaan renovasi rumah, anda tentu ingin mengeluarkan kocek sehemat mungkin namun dapat mendapatkan hasil dengan kualitas yang tidak ecek-ecek. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda merancang anggaran renovasi:

1. Biaya bahan-bahan

Anda sebaiknya melakukan survey terlebih dahulu bahan-bahan yang hendak Anda pakai dalam renovasi, termasuk harga yang beredar di pasaran. Biasanya harga bahan yang digunakan dihitung bahan di tempat pekerjaan, sehingga sudah termasuk biaya angkut atau transportasi, serta biaya bongkar pasang.

2. Biaya tukang atau pekerja

Biaya yang harus Anda keluarkan untuk tukang atau pekerja bangunan sangat bergantung pada jumlah pekerja yang dibutuhkan, durasi jam kerja yang mencapai berapa minggu atau berapa bulan, kondisi fisik tempat kerja, serta keterampilan pekerja itu sendiri.

Oleh sebab itu, sebelum melakukan renovasi, seringan apapun renovasi yang akan dilakukan, Anda perlu mengidentifikasi terlebih dahulu secara matang dan tepat berapa orang kira-kira yang anda perlukan untuk merenovasi rumah anda.

3. Biaya penyediaan alat

Biaya pembuatan atau penyediaan alat-alat bangunan sementara, seperti mesin atau alat tangan termasuk dalam daftar rancangan anggaran renovasi.

4. Biaya persiapan

Biasanya dalam proses renovasi, suatu bagian rumah akan dibongkar dan puing-puingnya akan dibuang. Ini akan membuat anggarannya naik karena perlu pembersihan di tempat pembongkaran. Biaya persiapan juga meliputi biaya pengukuran dan penyusunan bouwplank serta penyediaan listrik dan air.

5. Biaya struktural

Dari bahan-bahan yang sudah Anda pilih, anggaran yang diperlukan untuk pengadaan bahan akan sangat membantu menentukan biaya struktural seperti pengerjaan fondasi, plat, rangka, atap, dinding, dan lantai.

6. Biaya arsitektural

Dari biaya struktural, biaya arsitektural atau biaya pemasangan juga termasuk dalam catatan anggaran Anda. Komponen-komponen yang masuk di dalamnya seperti pemasangan atap, pengerjaan dinding, kusen, sanitasi, sampai tahap pengerjaan finishing seperti pengamplasan atau pengecatan.

7. Biaya tidak terduga atau overhead cost

Jangan lupakan aspek yang satu ini. Sering Anda harus merogoh kocek tambahan untuk hal-hal yang tidak terduga. Biaya tidak terduga biasanya dibagi menjadi dua, yang umum dan yang proyek. Anggarkan secukupnya untuk overhead cost agar tidak terlalu melenceng dari rancangan anggaran renovasi rumah Anda.

Mari memulai renovasi

Jika poin-poin di atas sudah Anda terapkan dan Anda rasa cukup, maka Anda bisa menjumlahkan total dana yang dibutuhkan lalu memulai membenahi kondisi rumah Anda. Biaya struktural dan arsitektural biasanya dijadikan satu dalam biaya proyek.

Untuk jenis renovasi ringan, Anda cukup mendiskusikannya dengan anggota keluarga. Namun jika termasuk jenis berat, sebaiknya libatkan orang yang ahli dalam perancangan anggaran renovasi rumah agar lebih terarah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s