Piramida Giza di Mesir

Piramida Giza adalah piramida terbesar dan termegah diantara ketiga piramida lainnya yang ditemukan di Nekropolis, Giza. Piramida Giza ini menjadi satu-satunya situs bangunan bersejarah yang diresmikan sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia.

Piramida dipercaya sebagai bangunan makam raja-raja Mesir yang pernah berkuasa di Tanah Mesir beberapa abad yang lalu. Salah satu Raja Mesir yang memiliki kaitan erat dengan bangunan Piramida ini adalah Raja Firaun atau masyarakat International menyebutnya sebagai Pharaoh.

Piramida agung Giza ini dibangun pada masa dinasti keempat kerajaan Mesir Kuno. Proses pembangunan Piramida Giza ini membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 20 tahun. Piramida Khufu adalah sebutan popular lainnya dari Piramida Giza ini.

Anda pastinya sangat penasaran dengan benang sejarah pembangunan Piramida Khufu ini. Piramida raksasa ini merupakan bagian utama dari kompleks makam-makam kerajaan Mesir Kuno yang terbagi menjadi dua kuil yang dibangun khusus untuk menghormati Khufu.

Dua kuil tersebut terletak satu di dekat Sungai Nil dan yang satu lagi terletak di dekat Piramida. Beberapa piramida yang lebih kecil dibangun sebagai makam-makam para istri Khufu dan terdapat sebuah piramida khusus yang disebut sebagai piramida satelit yang memiliki ukuran yang lebih kecil daripada piramida-piramida makam para istri Khufu.

Disekitar piramida yang merupakan makam para istri Khufu terdapat sejumlah makam lainnya yang diperuntukkan sebagai makam para bangsawan Mesir. Penemuan terbaru para arkeolog di sekitar kompleks makam atau piramida ini cukup mengagetkan karena baru-baru ini ditemukan adanya kota kecil di sekitar makam dengan bekas-bekas peninggalannya seperti bar, toko roti, pabrik bir, dan kompleks peleburan senjata.

Jarak ratusan meter dari Piramida Khufu atau Piramida Giza terdapat sebuah piramida kecil yang dipercaya sebagai makam generasi penerus Khufu yang tak lain adalah pembangun Sphinx agung.

Piramida Giza terletak sekitar 25 kilometer dari sebelah Barat Laut Kota Kairo, Mesir dan sekitar 8 kilometer dari padang pasir Kota Tua Giza di sekitar Sungai Nil. Di dalam bangunan Piramida itu sendiri terdiri dari beberapa ruangan layaknya rumah.

Terdapat ruangan Raja, ruangan ratu, dan sebuah terowongan sempit yang hanya memiliki lebar sekitar satu seperempat meter dengan jarak 40 meter. Anda bisa bayangkan betapa sempitnya terowongan tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian para arkeolog yang sudah bertahun-tahun meneliti bangunan Piramida Giza dan beberapa piramida kecil di sekitar Piramida Giza, bangunan bersejarah ini dibangun sekitar 5000 tahun yang lalu .

Kemudian luas kompleks makam raja-raja Mesir Kuno ini jika dikalkulasikan setara dengan jarak dari Saint Peter di Roma, Katedral Florence di Milan, dan hingga ke Saint Paul di London. Dan jika dibandingkan dengan luasnya Gedung Putih di New York, Piramida Giza ini memiliki luas 30 kali lipat dari bangunan Gedung Putih di New York.

Para ilmuwan dan arkeolog juga menyebutkan bahwa material-material bangunan Piramida ini didatangkan dari berbagai wilayah sekitar Mesir seperti batu kapur dari Tura, tembaga dari Sinai, granit dari Aswan, dan kayu yang dijadikan sebagai peti jenazah raja berasal dari Libanon.

Semua material-material ini diangkut melalui Sungai Nil.Dan para ilmuwan juga memperkirakan bahwa para pekerja yang membangun Piramida-Piramida ini rata-rata mengalami cidera tulang khususnya tulang belakang karena sering membawa beban yang terlampau berat seperti batu, kayu, dan berbagai macam logam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s