Prakiraan Dampak Sosial Budaya

Analisis Dampak

Prakiraan Dampak Sosial Budaya

Alur Logis Analisis Dampak

[Mitchel et al., 2003: 188]

  • Proyek/kegiatan menimbulkan perubahan langsung pada kondisi awal – dampak positif dan negatif
    • Semua dampak memiliki dimensi temporal: jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang
    • Selama proses perencanaan dan pelaksanaan, proyek mungkin dimodifikasi sebagai jawaban terhadap reaksi publik atau pengalaman
  • Kondisi yg berubah (dampak) menyebabkan penyesuaian & perubahan baru (adaptasi)
  • Setiap proyek jangka memiliki kaitan dengan keputusan sebelumnya – latar belakang ‘sejarah’ mungkin akan mempengaruhi kemampuan untuk menerima usulan atau mempertimbangkan beberapa penyesuaian
  • Faktor-faktor eksternal/ eksogen bisa mempengaruhi proyek, misalnya: inflasi, stagnasi ekonomi, kebijakan ekonomi, konstelasi politik, perkembangan internasional, dll
    • Dengan mempertimbangkan alur logis analisis dampak, diperlukan sikap kehati-hatian terhadap batas spasial dan temporal yang penting dalam mengkaji dampak suatu usulan proyek/pembangunan

Kategori dampak sosial

  • Dampak positif dan negatif
  • Dampak langsung dan tidak langsung
  • Dampak riil (real impact) dan dampak yg dipersepsikan (perceived impact)
    • Dari kategori-kategori tersebut, dalam hemat saya, dampak yang dipersepsikan dan bersifat negatif adalah yang paling sulit diperkirakan & dikelola. Simak misalnya, kasus rencana pembangunan PLTN di Jepara, kasus pembangunan SUTET, dan seterusnya.
    • Dampak yang dipersepsikan bisa diindikasikan oleh bentuk respon suatu masyarakat terhadap (rencana) proyek, a.l: tindakan (kolektif) yang diambil, sikap & opini yang terbentuk, dan kondisi psikologis, seperti stress, cemas, dll
    • Besar dan pentingnya dampak sosial bergantung pada :
      • karakteristik masyarakat di lokasi proyek
      • karakteristik proyek itu sendiri

Langkah-langkah Analisis Dampak dalam AMDAL

  • Perencanaan studi dampak
  • Pelingkupan (identifikasi, evaluasi dan pemusatan)
  • Deskripsi rencana kegiatan/usaha
  • Penyusunan Rona Lingkungan Awal
  • Prakiraan dampak (penting)
  • Evaluasi dampak (penting)

Tahapan Kegiatan dan Prakiraan dampak pada lingkungan sosial

  • Tahapan: pra-konstruksi, konstruksi, operasi, dan pasca-operasi
  • Setiap tahapan berpotensi memunculkan sumber dampak sosial
  • Potensi sumber dampak tersebut dapat dikenali melalui indikator-indikator
  • Potensi sumber dampak dan indikator-indikatornya menjadi acuan untuk penanganan/ pengelolaan LH

Lingkup Dampak (komponen) Sosial

Demografi:

  • Struktur penduduk
  • pola perpindahan penduduk
  • pola perkembangan penduduk
  • Kepadatan penduduk

Ekonomi:

  • Kesempatan kerja & berusaha;
  • Pola pemilikan & penguasaan sumberdaya alam
  • Pendapatan masyarakat;
  • Prasarana dan sarana perekonomian

Sosial Budaya:

  • Nilai & Norma dalam masyarakat
  • Lembaga-lembaga sosial
  • Adat-istiadat & pola kebiasaan
  • Proses sosial: kerjasama & konflik sosial
  • Stratifikasi sosial
  • Sikap & persepsi masyarakat

Analisis (prakiraan) dampak

  • Siapa yang terkena dampak: jumlah, ciri-ciri sosial (umur, jenis kelamin, pekerjaan, dsb), level analisa (individu, kelompok, komunitas, masyarakat)
  • Dalam cara atau bentuk seperti apa mereka terkena dampak. Misalnya, mobilisasi peralatan akan menimbulkan kebisingan & debu, dan akhirnya gangguan ketidaknyamanan
  • Berapa lama dampak akan berlangsung: terjadi dalam setiap tahapan atau pada tahapan

Metode prakiraan dampak sosbud

(Sudharto P.Hadi, 2005)

  • Tersedia banyak metode: analogi, studi lapangan masyarakat sejenis (field visit), penelitian lapangan, delphi, FGD, diagram alir, checklist, dll
  • Dalam praktiknya, dan memang sebaiknya, beberapa metode dikombinasikan, misalnya:
  • Kombinasi dari penelitian lapangan, analogi, dan professional judgement
  • Kombinasi dari teknik checklist dan diagram alir
  • Kombinasi dari model skenario, kunjungan lapangan, dan penilaian para ahli (professional judgement)

Kriteria dampak penting

[Keputusan Kepala Bapedal No.56/1994]

  • Jumlah manusia yang akan terkena dampak;
  • Luas wilayah persebaran dampak;
  • Lamanya dampak berlangsung;
  • Intensitas dampak;
  • Jumlah komponen lingkungan hidup lain yang terkena dampak;
  • Sifat kumulatif dari dampak; dan
  • Berbalik atau tidak berbaliknya dampak.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s