Pelingkupan Sosial – Kesmas AMDAL

Pengertian pelingkupan

Pelingkupan merupakan proses awal untuk menentukan lingkup permasalahan dan mengidentifikasikan dampak penting potensial yang timbul sebagai akibat rencana usaha atau kegiatan.

3 Hal pokok yg dihasilkan:

  • Pelingkupan dampak penting (identifikasi dampak potensial, evaluasi dampak potensial, dan dampak penting hipotetik)
  • Batas wilayah studi (proyek, ekologis, administratif & sosial)
  • MPAD (Metode penelitian dan analisis data)

Pelingkupan Aspek Sosial Ekonomi Budaya

Lingkup Aspek Sosial AMDAL: Komponen, Sub-komponen dan Parameter sosial:

Demografi

  • Struktur Penduduk :
    • Komposisi penduduk menurut kelompok umur, jenis kelamin, mata pencaharian, pendidikan, agama;
    • Kepadatan penduduk
  • Proses Penduduk :
    • Pertumbuhan Penduduk
      • tingkat kelahiran
      • tingkat kematian bayi
      • pola migrasi (sirkuler, komuter, permanen)
  • Tenaga Kerja
    • tingkat partisipasi angkatan kerja
    • tingkat pengangguran

Ekonomi

  • Ekonomi Rumah Tangga
    • tingkat pendapatan
    • pola nafkah ganda
  • Ekonomi Sumber Daya Alam
    • pola pemilikan dan penguasaan sumber daya alam
    • pola pemanfaatan sumber daya alam
    • pola penggunaan lahan
    • nilai tanah dan sumber daya alam lainnya
    • Sumber daya alam milik umum (commmon property)
  • Perekonomian Lokal dan Regional
    • kesempatan kerja dan berusaha
    • nilai tambah karena proses manufaktur
    • jenis dan jumlah aktifitas ekonomi non-formal
    • distribusi pendapatan
    • efek ganda ekonomi (multiplier effect)
    • produk Domestik Regional Bruto
    • pendapatan asli daerah
    • pusat-pusat pertumbuhan ekonomi
    • fasilitas umum dan fasilitas sosial
    • aksesibilitas wilayah

Sosial Budaya

  • Kebudayaan
    • adat-istiadat
    • nilai dan norma budaya
  • Proses sosial
    • kerjasama
    • konflik sosial
    • akulturasi
    • asimilasi dan integrasi
    • kohesi sosial
  • Pranata Sosial kelembagaan Masyarakat dibidang :
    • ekonomi, misal hak ulayat
    • pendidikan
    • agama
    • sosial
    • keluarga
  • Warisan Budaya
    • situs purbakala
    • cagar budaya
  • Pelapisan Sosial berdasarkan :
    • pendidikan
    • ekonomi
    • pekerjaan
    • kekuasaan
  • Kekuasan dan kewenangan :
    • kepemimpinan formal dan informal
    • kewenangan formal dan informal
    • mekanisme pengambilan keputusan di kalangan masy
    • kelompok individu yang dominan
    • pergeseran nilai kepemimpinan
  • Sikap dan Persepsi Masyarakat terhadap rencana usaha atau kegiatan

Pelingkupan Dampak Penting

Identifikasi Dampak Potensial

Dalam proses identifikasi dampak potensial dapat dipergunakan beberapa metoda sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan hidup No: KEP-14/MENLH/3/1994 tentang Pedoman Umum Penyusunan AMDAL seperti :

  1. daftar uji
  2. matrik interaksi sederhana
  3. bagan alir
  4. penelaahan pustaka
  5. pengamatan lapangan
  6. analisis isi
  7. interaksi kelompok.
  • Identifikasi dampak sebaiknya didukung juga dengan teknis analogi melalui observasi pada kegiatan atau usaha sejenis yang telah beroperasi – dampak sosial yang telah timbul.
  • Beberapa komponen, sub-komponen dan parameter sosial yang dapat diidentifikasi sebagai dampak potensial dapat dilihat pada daftar komponen, sub-komponen dan parameter sosial.
  • Sub-komponen & parameter sosial tsb harus diseleksi lebih lanjut dan disesuaikan dengan karakteristik rencana usaha atau kegiatan dan kondisi lingkungan hidup setempat (bersifat spesifik lokasi).

Evaluasi dampak potensial

  • Evaluasi dampak potensial bertujuan menyeleksi dan menetapkan komponen dampak potensial aspek sosial yang relevan untuk ditelaah.
  • Dalam penetapan dampak potensial aspek sosial tersebut dapat digunakan dengan beberapa pertanyaan berikut:
    • Apakah rencana usaha atau kegiatan akan menimbulkan perubahan mendasar pada struktur penduduk (kepadatan dan komposisi penduduk), dan proses penduduk (pertumbuhan dan mobilitas penduduk) ?
    • Apakah rencana usaha atau kegiatan akan menimbulkan perubahan mendasar terhadap pola pemilikan dan penguasaan sumber daya alam, pola mata pencaharian penduduk, atau pendapat/pengeluaran rumah tangga ?
    • Apakah rencana usaha atau kegiatan akan menimbulkan perubahan mendasar terhadap tatanan norma dan nilai masyarakat setempat, pranata-pranata sosial (lembaga-lembaga kemasyarakatan), proses sosial (konflik sosial, kohesi sosial), kegiatan ekonomi, dan pemilikan sumberdaya alam?
  • Daftar dampak potensial yang diperoleh dari 3 hal tsb selanjutnya dievaluasi untuk memperoleh dampak penting.

Pemusatan Dampak Penting (focussing)

  • Pemusatan dampak penting bertujuan utk mengelompokkan / mengkategorisasikan dampak penting yg telah dirumuskan sebelumnya agar diperoleh isu-isu pokok lingkungan secara utuh dan lengkap.
  • Dalam proses pemusatan (focussing), penyusun aspek sosial dalam AMDAL perlu memperhatikan :
    • Dampak rencana usaha atau kegiatan terhadap komponen lingkungan yang akan mengalami perubahan mendasar (dampak penting), dan sebaliknya;
    • Dampak rencana kegiatan thd aspek sosial yang mengakibatkan timbulnya dampak penting pada aspek fisik-kimia dan biologi, dan sebaliknya;
    • Hubungan sebab akibat antar komponen dampak penting aspek sosial itu sendiri.

Tabel. Hasil Pelingkupan Dampak Potensial, Dampak Penting Hipotetik – Aspek Sosekbud
Pelingkupan Sosial – Kesmas AMDAL

Pelingkupan Wilayah Studi

  • Batas proyek
  • Batas ekologis
  • Batas sosial
  • Batas administrasi

Perhatikan gambar pelingkupan wilayah studi berikut

Pelingkupan Sosial – Kesmas AMDAL

Langkah-langkah menentukan batas sosial

1. Batas Proyek.

Pada saat menentukan batas proyek perlu dilakukan identifikasi sebagai berikut:

Apakah di dalam batas proyek tersebut ada komunitas masyarakat yang struktur sosial dan atau nilai-nilai sosial budaya yang dikandung berpotensi berubah secara mendasar akibat aktivitas pra-konstruksi (misal: pembebasan lahan, relokasi penduduk), konstruksi, operasi dan pasca-operasi?

Struktur sosial yang dimaksud adalah:

  • Struktur perekonomian masyarakat setempat (pertanian, perkebunan, perikanan, jasa dan sebagainya);
  • Struktur kekerabatan;
  • Struktur pemilikan sumber daya alam baik yang bersifat formal maupun yang diakui/diatur oleh adat setempat (hak ulayat);
  • Interaksi sosial yang terjalin di kalangan masyarakat setempat (misal: kegotong-royongan, dan bentuk-2 kerjasama kolektif lainnya).
  • Apakah di dalam batas proyek tsb terdapat situs purbakala atau hal-2 lain yg berkaitan dengan kehidupan religi masyarakat setempat ?

2. Batas Ekologis.

Setelah batas ekologis ditetapkan, perlu diidentifikasi : Apakah di dalam batas ekologis tersebut ada komunitas masyarakat yang struktur sosial dan nilai-nilai sosial budayanya berpotensi berubah secara mendasar akibat kerusakan sumber daya alam dan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh rencana usaha atau kegiatan melalui media air, udara dan tanah?

3. Batas sosial

Batas sosial ditetapkan dengan mendeliniasi batas-batas terluar dengan memperhatikan :

  • Hasil identifikasi komunitas yang terdapat dalam batas proyek
  • Hasil identifikasi komunitas yang terdapat dalam batas ekologi
  • Lokasi komunitas/masyarakat yang berada di luar batas proyek dan batas ekologi namun berpotensi terkena dampak yang mendasar dari rencana usaha atau kegiatan melalui penyerapan tenaga kerja, pembangunan fasilitas umum dan fasilitas.

Batas-batas terluar dari komunitas masyarakat yang dimaksud pada huruf a, b dan c di atas merupakan batas sosial.

Batas sosial mungkin bisa lebih luas dari batas ekologis dan batas proyek

Pelingkupan Aspek Kesehatan Masyarakat

Lingkup Aspek Kesmas AMDAL

  1. Parameter lingkungan yang diperkirakan terkena dampak rencana pembangunan dan berpengaruh terhadap kesehatan
  2. Proses dan potensi terjadinya pemajanan
  3. Potensi besarnya dampak terjadinya penyakit (angka kesakitan & angka kematian)
  4. Karakteristik spesifik penduduk yang berisiko
  5. Sumber daya kesehatan
  6. Kondisi sanitasi lingkungan
  7. Status gizi masyarakat
  8. Kondisi lingkungan yang dapat memperburuk proses penyebaran penyakit

Pelingkupan Dampak Penting

Identifikasi Dampak Potensial

  1. Dilakukan melalui penilaian terhadap parameter lingkungan (fisik, biologis, sosial) yang kemungkinan akan menjadi berbagai isu yang berkaitan dengan masalah kesehatan masyarakat, melalui:
  2. telaah kegiatan proyek
  3. telaah data dan informasi berdasarkan studi pustaka dan atau bahan referensi yang relevan
  4. telaah data dan informasi berdasar pengamatan lapangan (survei, observasi, dsb)
  5. telaah hasil uji dan analisis laboratorium
  6. telaah hasil penggunaan/uji binatang percobaan
  7. studi banding terhadap hasil studi yang pernah dilaksanakan
  8. telaah para ahli/profesional
  9. simulasi/model

Identifikasi dampak potensial aspek kesehatan masyarakat

  • Yang berhubungan dengan cemaran:
    • penyebaran bahan pencemar di media lingkungan (air, udara, tanah dan makanan)
    • jalur-jalur pemajanan yang mungkin terjadi (di masa depan)
    • telaah data dan informasi berdasarkan studi toksikologi, studi epidemiologi dan studi kesehatan lingkungan
    • pengalaman negara lain untuk kasus sejenis
  • Yang berhubungan dengan perindukan vektor (binatang perantara penyakit)
    • perubahan lahan yang dapat menimbulkan genangan air
    • perubahan vegetasi yang menunjang atau menghambat berkembang biaknya vektor
    • telaah data atau informasi dan studi kesehatan lingkungan survei malarlometrik dan studi epidemiologi tentang penyakit bersumber binatang
    • pengalaman negara lain untuk kasus sejenis
  • Yang berhubungan dengan perilaku masyarakat
    • kebiasaan pemanfaatan air
    • kebiasaan penggunaan bahan “reppelent” atau pelindung
    • kebiasaan penggunaan Insektisida
    • kebiasaan yang berhubungan dengan sanitasi
    • kebiasaan yang berhubungan dengan pengelolaan makanan
    • kebiasaan yang berhubungan dengan masalah kesehatan (berobat, kontak penderita, dsb)

Evaluasi Dampak Potensial

  • Bertujuan untuk menghilangkan dampak potensial yang dipandang tidak relevan, sehingga diperoleh dampak penting hipotesis, yaitu prediksi, yang menggambar potensi, besarnya dampak kesehatan yang kemungkinan dapat timbul akibat perubahan lingkungan yang berasosiasi dengan masyarakat terpajan (terkena resiko).
  • Evaluasi dampak potensial dapat mempergunakan pertimbangan dan beberapa pertanyaan berikut:
    • Seberapa besar/luas rencana usaha atau kegiatan dapat menimbulkan perubahan kualitas lingkungan yang memungkinkan berkembang biaknya vektor penyakit?
    • Seberapa besar/luas usaha atau kegiatan memerlukan pengerahan sumber daya manusia (lokal dan pendatang) sehingga memungkinkan terjadinya interaksi antar penduduk dan memiliki potensi untuk menimbulkan penyakit menular?
    • Seberapa besar usaha/kegiatan membutuhkan/menggunakan bahan toksik dan mempunyai potensi untuk menimbulkan risiko kesehatan, baik akut maupun kronis seperti : keracunan, kanker, kelainan reproduksi dan penyakit menahun lainnya?
    • Seberapa besar usaha atau kegiatan dapat menurunkan secara berarti pemenuhan makanan dan gizi masyarakat dan generasi ke generasi?
    • Seberapa besar/luas rencana usaha atau kegiatan akan menurunkan kualitas sumber daya manusia karena daya dukung lingkungan sedemikian rupa sehingga berdampak terhadap kesehatan masyarakat?

Pemusatan Dampak Penting (focussing)

  • Bertujuan untuk mengelompokkan dampak potensial yang telah dirumuskan sehingga diperoleh gambaran tentang isu-isu pokok permasalahan lingkungan hidup yang terkait erat dengan risiko kesehatan secara utuh dan lengkap.
  • Dampak penting hipotetis diukur menurut prioritas kepentingannya sbb:
    • Sifat dampak (akut dan kronis),
    • Jumlah penduduk,
    • Beban ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s