Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi Ramah Lingkungan

Fasilitas tenaga nuklir India. Photo used under Creative Commons from Tony Fischer

Semakin lama, kesadaran akan lingkungan hidup dan menjaga bumi agar lebih baik lagi sudah semakin terlihat di masyarakat. Belum semuanya memang, namun sudah banyak ditemukan teknologi baru yang digunakan tanpa efek yang berbahaya bagi lingkungan. Ya, beberapa teknologi yang dibuat adalah teknologi go green.

Alat ini seluruhnya mengandalkan tenaga yang berasal dari bumi, seperti tenaga angin, panas bumi, tenaga surya dan semacamnya. Teknologi ini diperkenalkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Beberapa teknologi di bawah ini bahkan sudah merupakan bahan siap jual. Artinya sudah tersedia di pasaran untuk dijual bebas.

EGS

Alat ini bertujuan untuk menghasilkan sumber listrik dengan memanfaatkan panas alami bumi. Seperti yang kita ketahui, inti bumi memiliki panas yang sangat tinggi. Reaksi ini dihasilkan oleh unsur radioaktif seperti uranium dan potassium. Bahkan sampai saat ini, masih terdapat reaksi nuklir seperti ini di luar angkasa.

Panas yang dihasilkan oleh reaksi nuklir bisa mencapai jutaan derajat celcius. Bumi kita juga dulunya terbentuk dengan panas yang dahsyat. Diperlukan waktu hingga milyaran tahun hingga akhirnya suhu bumi mendingin dan hanya menyisakan sisa reaksi nuklir di bagian intinya saja. Keberhasilan EGS dibuktikan pada proyek EGS di Cooper Basin, Australia. EGS mampu menghasilkan tenaga listrik selama 24 jam nonstop tanpa bahan bakar minyak apapun.

Nanosolar

Sebagai planet yang berlimpahan cahaya matahari, sudah seharusnya bumi memaksimalkan matahari untuk sumber energi listrik. Cara kerja nanosolar sebenarnya mudah. Alat ini didesain untuk bisa menyerap energi cahaya matahari dan mengubahnya ke energi lain. Nanosolar dinilai efektif dalam pemakaiannya karena sama sekali tidak menggunakan bahan bakar minyak yang mencemari lingkungan.

Pada awalnya. pembangunan nanosolar mendapat kecaman dari masyarakat karena biaya produksinya yang cukup tinggi. Namun, dalam pemakaiannya, nanosolar menjanjikan pemenuhan energi yang melimpah yang jauh melebihi pasokan energi dari bahan bakar minyak lainnya.

Tenaga Nuklir

Nuklir juga merupakan sumber daya yang cukup potensial untuk menggantikan bahan bakar fosil. Satu gram nuklir mampu menghasilkan energi dengan jumlah yang setara dengan 2650 batu bara. Ini adalah penghematan energi yang sangat besar. Sekarang sudah banyak negara maju yang mengaplikasikan pembangkit listrik tenaga nuklir sebagai salah satu sumber energi.

Nuklir sama sekali tidak menghasilkan polusi udara seperti yang dilakukan oleh bahan bakar fosil lainnya. Meskipun pemanfaatan tenaga nuklir dinilai sangat efektif, namun masih ada beberapa kelompok yang menentang didirikannya PLTN di daerahnya. Hal ini disebabkan karena mereka masih menyangsikan keamanan dari nuklir itu sendiri.

Smart Grids

Kemajuan teknologi komunikasi ternyata memberi pengaruh dalam penggunaan energi listrik. Kebutuhan akan komunikasi yang semakin meningkat dikhawatirkan semakin menghabiskan stok energi dari bahan bakar yang tidak dapat diperbarui. Oleh karena itu, diciptakanlah smart grid untuk mengatasi masalah sistem jaringan. Smart grid berfungsi untuk membuat distribusi dan penggunaan energi lebih efisien.

Sekarang sudah banyak negara dari seluruh dunia yang bekerjasama untuk terus mengembangkan teknologi smart grid. Total biaya yang digelontorkan untuk proyek ini diprediksi akan mencapai angka 16 triliun dolar. Indonesia sendiri termasuk salah satu negara yang turut mengembangkan smart grid. Namun sayangnya Indonesia memiliki kesulitan tersendiri dalam memenuhi pasokan listrik bagi semua wilayah. Hal ini disebabkan karena bentuk Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s