Melihat Masa Lalu dan Masa Depan Bumi

Meskipun kita tak bisa hidup terpisah dengan planet bumi dan kita tak bisa melihat bagaimana bentuk bumi ini di masa-masa mendatang, namun beberapa hal menakjubkan tentang bumi ini bisa terlihat dari luar angkasa. Keberagaman kehidupan di bumi sebenarnya telah terbentuk semenjak jaman homo sapien menjelajah daratan dan mengarungi lautan planet unik ini. Pada saat banyak orang mempertanyakan kapankah berakhirnya semua kehidupan di bumi seperti kepunahan dinosaurus pada masa lalu, sangat menarik bila kita melihat kembali masa lalu dan memprediksi akhir dari planet bumi.

Yang unik dan tidak biasa dari planet Bumi

Bila kita mempertimbangkan tidak adanya kehidupan di planet-planet lain dalam tata surya kita, maka bumi adalah pengecualian dari semuanya. Bila kita hitung, ada 4 planet yang memiliki ukuran lebih besar dari bumi dan para ilmuan sepakat bahwa bumi telah eksis semenjak 4,5 milyar tahun lalu. Sementara bentuk kehidupan barulah terbentuk 3 milyar tahun lalu, masa-masa kepunahan makhluk hidup semenjak saat tersebut telah merubah wajah planet bumi secara besar-besaran. Tidak ada satu spesiespun mempunyai pengaruh besar dan dominasinya terhadap bumi selain manusia dan hal ini dikarenakan oleh besarnya kapasitas otak manusia.

Kehancuran planet bumi?

Melihat sepintas terhadap sistem tata surya kita akan membuat kita mengambil kesimpulan bahwa kehidupan di bumi hanyalah sementara. Fakta mengatakan, banyak ilmuan sependapat kehidupan di bumi tidak akan berlangsung selamanya. Meskipun begitu, tidak berarti akan ada perubahan drastis dalam 500 juta tahun mendatang. Bukanlah sesuatu yang menarik bila kita mengetahui umur dari semua kehidupan di bumi tidak akan terus berlanjut. Namun beberapa ilmuan berpendapat umur manusia di bumi bisa mencapai lebih dari 1 milyar tahun disebabkan kemampuan manusia untuk menjelajah luar angkasa dan membangun peradaban di planet-planet lain pada masa depan yang belum terpikirkan oleh kita sekarang telah memberikan kita beberapa harapan bahwa kehidupan di bumi belum berakhir.

Permukaan Bumi

Semenjak belum terpikirkannya oleh kita untuk hidup di planet lain, sangatlah baik bila kita menganalisa lebih mendalam permukaan Bumi. Fakta terbesar adalah 70% dari permukaan planet Bumi adalah air. Air ini menutupi sebagian besar daratan dengan jaringan menakjubkan lainnya yaitu gua-gua, gunung berapi, lempeng tektonik, dan lembah-lembah. Beberapa program di televisi telah menerangkan kepada kita tentang banyaknya kehidupan di air. Banyak ilmuan sependapat bahwa Bumi merupakan satu-satunya planet dengan pergerakan lempeng tektonik aktif. Walaupun telah banyak teridentifikasinya gunung berapi di planet lain, namun hanyalah di Bumi terjadi aktivitas unik lempeng tektonik.

Gambaran realistik Bumi di masa depan

Bila kita membayangkan gambaran Bumi di masa depannya, tidaklah lengkap tanpa adanya matahari. Semenjak semakin meningkatnya kandungan helium di matahari, cahaya matahari akan semakin meredup secara intensitasnya dan kehidupan di bumi akan habis dengan dramatis. Masih ada waktu sekitar 600 juta tahun lagi sampai bencana tersebut terjadi, sementara untuk spesies manusia sendiri masih akan memiliki waktu 300 juta tahun lagi sesudahnya.

Terlepas dari ramalan akhir dunia, uniknya planet Bumi sangat menarik untuk terus kita pelajari. Semua ramalan akhir dunia ini telah membuat kita untuk terus mencari berbagai macam alternatif untuk masa depan dan kelangsungan hidup manusia.

Melihat Masa Lalu dan Masa Depan Bumi

Bumi, Photo used under Creative Commons from Tom Good

About these ads

2 pemikiran pada “Melihat Masa Lalu dan Masa Depan Bumi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s