Komponen Dalam Darah dan Sistem Imun

Kita semua tentu tahu apakah itu darah. Agar manusia bisa hidup jantung memompa darah untuk disalurkan keseluruh tubuh. Darah juga digunakan dalam beberapa budaya didunia ini untuk mengikat tali persaudaraan. Jika kita sakit salah satu yang diperiksa oleh dokter adalah darah kita untuk mengetahui penyakit apa yang kita derita. Tetapi mengapa darah berhubungan dengan sakit yang kita derita maupun pentingnya darah bagi kehidupan manusia akan saya jelaskan secara umum pada tulisan berikut ini.

Kandungan yang terdapat dalam darah

Darah kita mempunyai berat sekitar 7% dari berat badan kita dan orang dewasa mempunyai kandungan darah sebanyak 5 liter. Jika anda kehilangan terlalu banyak darah dikarenakan kecelakaan maka hidup anda akan terancam kematian dan salah satu cara menghindarkan kematian ini adalah dengan mendapatkan transfusi darah. Manusia dapat mendonorkan darahnya sebanyak 0,5 liter atau sekitar 10% dari total darah yang dimiliki. Syarat untuk mendonorkan darah adalah sehat tubuh, tidak mengidap penyakit berbahaya, dan waktu yang dibutuhkan untuk beristirahat setelah melakukan donor darah. setengah dari volume darah terdiri dari berbagai macam sel darah sementara setengahnya lagi adalah plasma darah (cairan darah) yang berfungsi untuk mengalirkan darah keseluruh tubuh. Setiap kandungan dalam darah mempunyai fungsi masing-masing yang akan dijelaskan lebih lanjut.

Plasma darah mengandung 90% air

Air merupakan hal terpenting dalam hidup manusia. Manusia bisa hidup berhari-hari tanpa makanan tetapi manusia tak dapat hidup seharipun tanpa air. tubuh kita kehilangan air melalui urin dan air yang menguap dari tubuh kita melalui keringat. Kedua proses keluarnya air dari tubuh kita ini tidak bisa kita kontrol tetapi proses ini menjadi penting untuk mengontrol temperatur atau suhu tubuh kita dan untuk membuang racun dalam tubuh kita. Sementara tubuh kita mendapatkan air dari air yang kita minum dan juga dari makanan yang kita makan. Apabila tubuh kita kekurangan air maka kita dapat terkena dehidrasi dimana efek dari dehidrasi ringan adalah sakit kepala atau pusing tetapi dehidrasi ringan ini tidak begitu mengancam nyawa kita. Lain halnya apabila kita terkena dehidrasi ekstrem yang sangat berbahaya. Untuk menolong orang yang terkena dehidrasi ekstrem dapat dengan memberikan cairan infus langsung ke darah.

Plasma darah mengandung berbagai macam komponen terlarut

Fungsi lainnya dari air selain untuk mentransportasikan darah menuju keseluruh tubuh adalah sebagai pelarut untuk nutrisi dan kotoran yang ada dalam tubuh. Mineral, vitamin, glukosa, dan berbagai macam protein beserta dengan air membentuk apa yang disebut plasma darah atau disebut juga cairan darah. Meskipun warna darah adalah merah tetapi warna plasma darah sebenarnya adalah kuning. Warna merah tersebut berasal dari sejumlah besar sel darah merah sebagaimana akan dijelaskan lebih lanjut. Sementara itu warna kuning dari plasma darah berasal dari berbagai macam komponen terlarut seperti protein dan zat lainnya. Lebih lanjut tentang darah yaitu darah merupakan pembawa berbagai macam kotoran yang difilter melaui ginjal untuk dibuang melalui urin. Sebagai info tambahan bahwa darah mengandung berbagai macam protein dengan struktur yang berfungsi mengatur maupun pemberi isyarat. Salah satu fungsi penting protein adalah dalam proses koagulasi dimana dibutuhkan untuk pembekuan atau penggumpalan darah. Insulin adalah salah satu contoh dari molekul pemberi isyarat. Manusia yang menderita diabetes harus memonitor secara teratur kadar glukosa maupun kadar insulin pada darah mereka untuk menjaga agar tetap berada dalam tingkatan normal.

Sel yang ada dalam darah

Ada dua tipe sel dalam darah kita yaitu sel darah merah dan sel darah putih. Selain dua sel tersebut masih ada yang disebut platelet yaitu potongan kecil yang berasal dari jenis tertentu sel darah putih (megakaryocytes). Sel darah merah yang disebut juga eritrosit merupakan 45% dari total volume sel darah. Warna merah tersebut dikarenakan banyaknya kandungan protein hemoglobin yang menangkap dan mentransportasikan oksigen dari paru-paru keseluruh bagian tubuh. Sel darah putih mempunyai fungsi yang sangat vital bagi sistem imun tubuh kita dapat dibedakan menjadi dua yaitu sistem bawaan dan sistem adaptasi. Sistem imun tubuh bawaan dapat langsung mengenali pola-pola yang ada pada bakteri maupun virus patogen maupun kecepatan organisme patogen tersebut dalam menginfeksi tubuh kita. Sedangkan Sel-sel imun yang dapat beradaptasi mengenali epitop tertentu dan dapat dididik dan dilatih untuk mengenali epitop yang terkait dengan penyakit. Respon adaptasi sel imun ini sebenarnya sangatlah lambat pada awalnya, namun pelajaran mengenali penyakit ini dapat menjadi memory yang terekam dimana akan sangat berguna pada saat berhadapan dengan penyakit yang sama maka sel imun ini akan langsung mengenali dan melakukan langkah selanjutnya. Imunisasi dilakukan berdasarkan kemampuan sistem imun untuk beradaptasi mengenali organisme patogen dan mengembangkan memory perlindungan atau disebut juga imunisasi. Terakhir, Platelet dimana disebut juga trombosit bukanlah sel tetapi lebih kepada potongan sel. Platelet sangatlah penting fungsinya dalam hal koagulasi darah untuk menghentikan pendarahan ketika ada bagian tubuh yang terluka.

Reference:
(1) Molecular Biology of the Cell, Fourth Edition, 2002, Editiors: Alberts et al., Publisher: Garland Science

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s