Manfaat Konservasi Perairan Untuk Kesehatan Lingkungan

Konservasi perairan adalah salah satu kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melestarikan daerah pesisir dan memberdayakan masyarakatnya. Pemerintah ingin agar kondisi daerah pesisir lebih terawat dan kesejahteraan masyarakatnya lebih meningkat dari segi sosial maupun ekonomi. Selain itu, konservasi perairan juga bermanfaat menjaga ekosistem dan kesehatan lingkungan secara keseluruhan. Sejauh ini, program konservasi perairan yang dicanangkan pemerintah Indonesia telah mencakup 15,78 juta hektar. Angka ini akan terus dinaikkan menjadi 20 juta hektar pada tahun 2020. Apa saja yang dilakukan di kawasan konservasi? Kegiatan yang ada meliputi pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan lingkungan, bisnis, pariwisata, penelitian, dan pelatihan. Kegiatan bisa diperluas tergantung kondisi kawasan perairan tersebut. Yang pasti, konservasi perairan ini harus mendorong keberlanjutan stok ikan di laut, jual beli ikan di pasar, pengembangan teknologi nelayan, dan pariwisata pantai dan kelautan. Pengembangan bioteknologi dan biofarmakologi juga perlu dikembangkan jika memungkinkan. Dan yang tak kalah penting, program konservasi perairan tersebut juga harus membantu meminimalisir limbah yang kerap menjadi masalah daerah pesisir.

Kita bisa mengambil contoh Kota Surabaya yang berada di pesisir pantai utara Jawa. Tempat ini bisa dikatakan menjadi muara pembuangan dari berbagai sampah dan limbah yang terbawa aliran air sungai. Jika tidak ditangani dengan baik, zat-zat buangan industri dan perumahan tersebut bisa mencemari sungai, laut, dan sumber air sekitarnya. Yang paling rawan tentu saja ekosistem laut. Ikan-ikan dan biota laut bisa mati karena tercemar. Selain itu, ekosistem bakau dan terumbu karang juga bisa rusak. Bahkan abrasi juga mungkin terjadi. Fenomena tersebut bisa diatasi melalui tiga tahapan yang masuk dalam program konservasi perairan. Yang pertama adalah dengan mengambil sampling air dan lingkungan. Sampling air harus dilakukan di beberapa titik untuk mengetahui status baku mutu kualitas air laut tersebut kemudian dapat dirumuskan langkah penanganannya. Sampling air harus diuji di laboratorium dan ditentukan tingkat pencemarannya. Jika masih dalam level pencemaran ringan, harus segera dilakukan pemulihan kualitas air laut tersebut, meliputi fungsi rekreasi, konservasi, dan tranportasi. Jika level pencemaranya sudah lebih parah, maka perlu dilakukan langkah pengembalian keseimbangan lingkungan pesisir dan laut dengan menghilangkan zat pencemar yang masuk dan mencegah pencemaran kembali. Cara ini bisa dilakukan dengan pembersihan limbah, penanaman mangrove di sepanjang pesisir, dan sosialisasi pentingnya kesehatan lingkungan daerah pesisir kepada masyarakat.

Selanjutnya, pemerintah perlu membuat perundangan yang berhubungan dengan konvervasi perairan dan kesehatan lingkungan guna memberikan peraturan yang jelas kepada masyarakat dan pelaku industri. Contoh peraturan tersebut adalah dengan mewajibkan pabrik-pabrik industri yang berdiri di daerah sekitar pesisir untuk mengolah limbahnya terlebih dahulu sampai aman dikeluarkan sebelum di buang ke sungai atau laut. Atau jika perlu mereka harus bisa membuat sistem industri yang benar-benar minim limbah dan ramah lingkungan. Masyarakat dan pelaku industri harus tahu bahwa bagaimanapun mereka memiliki ketergantungan yang besar terhadap daerah pesisir, karena itu mereka juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga kesehatan lingkungan tersebut. Sedangkan pemerintah harus berani mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar peraturan, membahayakan kesehatan lingkungan, dan melakukan tindakan yang merugikan kehidupan bersama. Ini semua demi kondisi daerah pesisir yang lebih baik dan kesehatan lingkungan secara keseluruhan yang lebih berkualitas.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s