Pentingnya Pengelolaan Sampah Organik

Pengelolaan sampah organik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mengurangi sampah di Indonesia dan di seluruh dunia. Hal tersebut disebabkan oleh jumlah konsumsi bahan organik oleh manusia sangatlah besar tetapi tidak keseluruhan bahan-bahan organik tersebut di konsumsi dan banyak yang tidak terpakai. Sebagai contoh adalah sayur-sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi manusia setiap hari. Kulit buah, batang, dan akar dari sayuran tersebut sebagian besar dibuang. Masih banyak lagi sampah-sampah organik yang dihasilkan terutama dibidang pertanian, peternakan, dan industri. Jika sampah organik ini dapat dibuat menjadi bahan yang berguna, maka jumlah sampah organik yang dibuang ke lingkungan akan menurun drastis.

Pengelolaan sampah organik sebenarnya sangat sederhana dan sangat mudah untuk dilakukan. Bahkan kiita dapat melakukannya di rumah kita. Hal ini disebabkan oleh zat organik yang dapat dengan mudah diuraikan dilingkungan. Sebagai contoh, jika kita membuangnya ke tanah, maka dalam beberapa hari, zat organik ini akan membusuk, diuraikan oleh bakteri, dan menyatu dengan tanah. Zat organik yang menyatu dengan tanah tidaklah merugikan. Justru zat organik ini akan meningkatkan kesuburan tanah. Tumbuh-tumbuhan anda akan tumbuh dengan lebih lebat dalam waktu yang lebih singkat. Anda tidak perlu lagi membeli pupuk kimia karena sampah yang telah terurai tadi telah menjadi pupuk bagi tanaman anda.

Tentunya akan sangat tidak indah dipandang mata jika kita membuang sampah organik begitu saja ke halaman. Akan diperlukan suatu cara pengelolaan sampah organik yang lebih tersistem sehingga menghasilkan keuntungan tanpa merusak pemandangan. Cara yang paling baik adalah kita melakukan pengomposan terhadap sampah organik tersebut ditempat yang khusus. Anda dapat menggali lubang di halaman belakang anda dan membuang sampah organik ke lubang tersebut. Jika sudah penuh, galilah lubang lain dan tutup lubang yang pertama dengan tanah galian lubang yang baru. Setelah beberapa lama, sampah pada lubang pertama sudah menjadi kompos yang siap digunakan dan dapat anda gali untuk sampah berikutnya. Jika anda tidak memiliki lahan tanah, pengkomposan dapat dilakukan pada kantong atau tempat khusus yang biasa disebut dengan dekomposer.

Sampah organik tidak hanya digunakan untuk membuat pupuk kompos saja. Masih banyak pengelolaan sampah organik yang dapat merubah sampah menjadi hal yang sangat berguna. Salah satunya adalah memanfaatkan gas yang dihasilkan oleh sampah tersebut sebagai bahan bakar atau digunakan untuk pembangkit listrik. Pengelolaan sampah seperti ini biasanya dilakukan untuk kotoran hewan pada peternakan. Kotoran hewan tersebut dikumpukan pada suatu kontainer besar yang tertutup rapat dan terdapat saluran gas untuk menyalurkan gas yang dihasilkan. Gas tersebut dapat disalurkan ke kompor gas dan menjadi alternatif bahan bakar pengganti LPG. Dengan semakin mahalnya gas alam, gas hasil pengelolaan sampah ini menjadi sangat berguna.

Walaupun sangat menguntungkan, mungkin anda tidak mau bersusah payah untuk melakukan pengelolaan sampah organik anda sendiri. Walau sebenarnya mudah, hal ini memang sulit dilakukan oleh orang-orang yang sibuk berkerja. Walaupun tidak dapat melakukannya sendiri, anda dapat membantu dengan cara memisahkan sampah organik anda dari sampah non-organik . Untuk kertas anda sebaiknya memisahkan bahan organik ini secara terpisah karena kertas dapat di daur ulang. Setidaknya, para petugas sampah akan lebih mudah untuk mengurus sampah anda. Jika anda ada waktu dan energi yang lebih, anda dapat mencari kelompok-kelompok yang melakukan proses pengkomposan sampah. Anda dapat berkonsultasi tentang kemungkinan anda untuk menyalurkan sampah organik anda ke tempat tersebut. Dengan begitu anda telah membantu bumi ini.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s