Sampah dan Ancaman bagi Lingkungan Hidup

Ada miliaran manusia yang hidup di bumi ini dan mereka menghasilkan sampah dalam jumlah yang tidak sedikit setiap hari. Sampah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan bisa menjadi ancaman serius bagi lingkungan hidup. Jumlah sampah yang berkembang pesat seiring dengan kebutuhan dan gaya hidup manusia harus bisa ditangani dengan pengolahan yang tepat dan cerdas. Jika sampah tidak dikelola dengan baik, kesehatan lingkungan bisa terganggu dan bisa menjadi ancaman besar bagi kehidupan manusia. Seberapa besarkah ancaman sampah ini dalam kehidupan kita?

Manusia menghasilkan sampah dan sampah tersebut bisa menjadi ancaman serius bagi manusia tanpa mereka sadari. Sampah yang menumpuk di pemukiman padat atau kota besar adalah ancaman yang tidak mudah ditangani karena jumlahnya yang tidak sedikit. Pemandangan seperti ini tidak sulit kita temukan di kota besar. Bisa Anda bayangkan betapa beratnya bertahan hidup di pemukiman kumuh dekat tempat pembuangan sampah dengan bau busuk setiap hari. Di balik kemegahan gedung-gedung yang tinggi, berton-ton sampah tertumpuk tak beraturan dan mengancam kesehatan penduduk pemukiman kumuh. Salah satu contoh yang cukup ekstrim adalah kasus yang terjadi di Eropa. Hampir separuh penduduk benua Eropa kehilangan nyawanya karena terserang penyakir menular yang dipicu oleh meningkatnya jumlah sampah. Suku Indian di benua Amerika juga mengalami nasib yang sama karena mereka belum mengenal cara yang tepat untuk mengelola sampah. Indonesia mungkin masih bisa sedikit lega karena belum pernah menghadapi kasus seekstrim kedua benua tersebut. Lingkungan yang kotor adalah tempat paling strategis bagi kuman untuk tumbuh dan berkembang biak. Sampah adalah sarang virus yang memicu berbagai masalah kesehatan.

Sebenarnya, sampah tidaklah berbahaya, tetapi sikap dan gaya hidup manusialah yang membuatnya berbahaya. Sampah adalah sebuah kepastian yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan kita. Setelah kita menggunakan sesuatu, sudah pasti ada sampah yang tertinggal. Sampah bisa menjadi ancaman karena pengolahan yang tidak tepat. Jika Anda membuang sampah sembarangan, hal ini menunjukkan ketidak pedulian Anda terhadap lingkungan hidup. Mungkin dampaknya tidak terlalu terasa jika hanya ada satu atau dua orang yang membuang sampah sembarangan. Namun, kebiasaan ini bisa menjadi ancaman serius jika dilakukan oleh banyak orang di satu tempat. Pemisahan sampah yang tidak efektif akan  mempersulit proses pengolahan sampah. Setiap jenis sampah memerlukan perlakuan dan pengolahan tersendiri. Sampah organik berbeda dengan sampah anorganik. Sampah kering berbeda dengan sampah basah.

Pengolahan sampah yang tepat adalah tanggung jawab semua orang dan siapapun yang ingin menikmati hidup sehat. Diperlukan usaha yang sangat keras untuk mengurangi sampah yang menumpuk bagaikan gunung. Namun, perubahan besar harus dimulai dengan hal kecil untuk mengurangi ancaman sampah terhadap lingkungan hidup. Anda perlu menghargai kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Sementara itu, tempat sampah harus disediakan di tempat- tempat umum, seperti taman kota, terminal, stasiun, atau pusat perbelanjaan. Tempat sampah harus ditempatkan di lokasi yang mudah diakses. Pemisahan sampah juga akan sangat membantu proses pengolahannya. Tempatkan sampah organik di wadah khusus untuk sampah organik. Jangan mencampur kedua jenis sampah dalam satu tempat karena setiap jenis sampah berbeda pengolahannya. Sebisa mungkin kurangilah penggunaan sampah plastik karena sampah ini tidak bisa terurai dengan mudah. Anda bisa membawa kantong plastik dari rumah sebelum pergi berbelanja sehingga Anda tidak membutuhkan kantong plastik baru.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s